
Hari sudah menjelang sore ,tapi tasia masih stay di sana dan mandi pu hanya tadi siang ,itu saja cuma beberapa menit.
Saat akan pulang dia melihat ada seorang perempuan yang terlihat kebingungan dia pun menghampiri nya.
"excuse me sis, is there anything i can help? ".Tanya nya pada perempuan itu.
Saat orang itu menatap tasia ,terlihat ekspresi kaget yang di berikan nya.
Tasia pun melambaikan tangan nya di wajah mbk nya..
Hampir saja perempuan itu hendak bicara tapi..
"Tasii".Panggil ars dari kejauhan. Tasia pun melambaikan tangan serta membalas dengan senyuman panggilan dari kembaran nya itu.
"Maaf mbk ,saya permisi ,mbk boleh tanya ke karyawan itu(menunjuk gina)".Ujar nya berlalu pergi.
Dengan setengah berlari dia menghampiri kembaran nya..
"Haii Ars".Ucap nya memeluk sang kembaran.
"Haii ,mari kita pulang".Ajak ars pada tasia.
"Baiklah".Ucap tasia berlalu..
"Di dia sangat mi rip Dengan de ly".Lirih perempuan tadi..
***
Kediaman Abraham
Dia membanting tubuh nya di kasur Kingsize milik nya..
"Mandi dulu by".Ujar dady tian melangkah kan kaki menghampiri tasia.
"Okay dad".Jawab nya berlalu ke kamar mandi.
Lima belas menit kemudian...
Tasia sudah rapi dengan jas nya ,sesaat sebelum mandi ada yang menghubungi nya ,Mengatakan jika cabang boutique indonesia sedang di landa masalah ,jadi dia harus meluncur segera.
Di ruang makan sudah ada dady tian ,Arka dan Ars..
"Dad".Panggil nya pada sang daddy.
"Loh by ,kau mau kemana?".Tanya daddy
"Tasi dapat telpon ,kata nya ,cabang indo sedang kritis dan keuangan nya meleset ,jadi tasi akan ke sana sekarang".Jelas tasia.
"Baiklah ,besok daddy akan menyusul mu ,pergilah dengan jet pribadi agar lebih aman".Ujar dady tian di angguki oleh tasia.
***
Di Apartemen
Dia menyempatkan istirahat terlebih dahulu.
Setelah 3 jam berlalu ,kini dia sudah bersiap dengan style santai nya..
**
Di boutique
Tasia sudah di sambut para karyawan dia sana..
"Good morning mis".Sapa manager keuangan di sana menghampiri tasia.
"Yah ,Pakai saja bahasa biasa".Ujar tasia
"Baik mis ,ini berkas keuangan yang mis minta".Ucap manager bernama Nita itu dengan menyodorkan berkas ke tasia.
"Baiklah ,temui aku di ruangan ku".Ujae tasia berlalu.
*
Tasia pun mengecek berkas keuangan itu ,dan terlihat menghela nafas dan memijat pelipis nya.
"Mis".Sapa nita membungkuk hormat.
"Kenapa ini semua bisa terjadi".Tanya nya menatap nita.
"Maaf miss ,tapi saya rasa ada yang berbuat curang di sini".Ucap nita menunduk.
"Apa ada hal yang mencurigakan hingga kau mengucapkan hal itu".Tanya tasia mengernyitkan alis nya.
"Yang saya tau ,semenjak ada karyawan magang ,ada beberapa hal yang menurut saya menjanggal miss".Terang Nita.
"Duduk lah di sini ,aku ingin tau apa saja yang terjadi disini selama aku tak ada".Ucap tasia di jawab anggukan oleh nita.
"Jadi mis ,ada dua karyawan magang yang saya rasa ada kaitan nya dengan ini semua".Nita menghela nafas terlebih dahulu. "Saya perhatikan jika ada pengecekan mereka akan sedikit gugup".Terang Nita yang sudah duduk di depan tasia.
"Lalu kenapa kau tak menolak nya".Tanya Tasia
"Maaf mis".Ucap nita menunduk.
"Panggil mereka sekarang".Ujar tasia dingin
"Baik miss".Nita pun bergegas keluar dan memanggil karyawan magang itu..
.....