Twint A

Twint A
Lihai



Sore hari nya. Tiga mobil mewah terparkir rapi di halaman rumah sakit. Keluarlah satu keluarga konglomerat itu.


“Wahh baby triplets cantik cantik sama ganteng ya mom”. Ucap Agatha memandangi wajah polos ketiga keponakan baru nya itu.


“Iya sayang ,lucu lucu semua”. Jawab Tasia yang menggendong keponakan nya ,Avian.


Arka dan Aisyah memiliki putri bernama Vivian. Namun ,sebuah kecelakaan membuat Vivian hilang entah kemana dan beberapa bulan kemudian di temukan jasad bayi yang di duga putri dari kedua pasangan itu.


Dan satu tahun setelah kejadian itu. Mereka di karuniai anak yaitu Avian. Satu tahun nya lagi mereka memiliki Baby triplets ini.


“Avian masih kecil lohh ,adik nya sudah tiga aja”. Ucap Agatha.


“Nama nya juga rezeki sayang”. Ucap Tasia menghampiri kakak ipar nya.


“Bagaimana kak persalinan nya lewat oprasi atau normal”. Tanya Tasia.


“Alhamdulillah normal dek ,Sebenar nya tadi dokter nyuruh oprasi aja. Tapi bagaimana pengalaman ini kan hanya terjadi satu kali. Apalagi langsung Jadi triplets itu”. Ucap Aisyah.


“Iya ya ,Kak arka mana kak”. Tanya Tasia.


“Lagi sholat deh tadi. Tapi tadi juga bilang mau beli makanan”. Ucap Aisyah.


“Avian rewel ga Dek”. Tanya Aisyah mengelus rambut putra nya yang tertidur di pangkuan tasia.


“Ga kok kak ,justru malah dari tadi tidur”. Jawab Tasia terkekeh.


“Dia memang suka banget tidur.” Ucap Aisyah.


“Nama baby triplets siapa kak”. Tanya tasia lagi.


“Nama yang pertama itu ,Andira Khumaira. Nomer dua itu nama nya ,Anitha Khumaira. Nomer tiga laki laki itu nama nya ,Muhammad Arsyah Al-Ilham”. Terang Aisyah sembari menunjuk satu persatu anak nya.


“Iya ,Papa nya yang buat. Kata nya nanti bisa di panggil syah”. Ucap Aisyah tak habis fikir dengan nama yang di berikan suami nya itu. Tapi ia juga tak bisa menolak. Jadi mau tak mau ia harus mau dan menerima.


Malam pun larut. Tasia dan yang lain pamit pulang. Avian minta tidur bersama sang bunda di rumah sakit jadi tasia pulang tanpa keponakan nya itu.


...••••...


Tasia kembali terjun ke dunia perbutikan ,kali ini ia di bantu sang putri yang juga pandai dalam ilmu perbutikan dan pintar memasak juga.


Sang putri yang mendunia i dunia permasakan. Ia memiliki ratusan cabang di seluruh titik penjuru dunia. Putri nya yang sangat ahli dan lihai dalam memasak tentu sangat di segani dan di hormati.


Hari ini cabang ke dua puluh yang berada di bagian negara kore. Kini dua puluh menit lagi akan segera di resmikan. Restourant ini akan menjadi restourant terpopuler di negara itu.


Krikk


Agatha menggunting pita ,sebagai tanda di buka nya cabang terbaru restourant milik nya.


“Congrast sayang”. Ucap Tasia memberi sebuket bunga kepada sang putri.


“Thnx momy ku sayang”. Ucap Agatha menerima buket dari tasia.


“Kakak mu ga bisa ke sini ,kata nya lagi ada kerjaan.” Ucap Tasia.


“Gapapa mom ,nama nya juga seorang marcel yang suka sekali bekerja.” Ucap Agatha yang sangat mengenal kakak nya itu.


“Iya ,persilahkan masuk dulu para tamu udah capek capek datang”. Ucap Tasia melihat para tamu menunggu.


“Maaf sebelum nya untuk semua ,silahkan masuk dan selamat menikmati hidangan di dalam. Untuk hari ini semua gratis ,semua boleh ambil sepuas mungkin ya”. Terang Agatha.


Para tamu pun memasuki restoran milik Agatha itu dengan antusias nya.