Twint A

Twint A
10#Kepulangan Delard



Selesai memeriksa keadaannya rey memutuskan untuk kembali ke ruang rawat vio karena tadi belum sempat melihatnya.


"Hey sayang ,kau tidak lelah berbaring apa badanku tidak sakit semu" Lirih rey sedih.


"Kau tau semua membutuhkan mu ,kau tidak merindukan ku dan anak anak kita"


"Sayang ayo bangunlah ,jaga anak anak kita rasanya aku tak sanggup jika mereka menjadi yatim piatu setelah kepergianku nanti"


"Bangunlah vio"


Namun setelah mengucapkan semua itu tidak ada respon apa apa dari vio dan itu membuat rey merasa sangat sedih dan menyalahkan dirinya sendiri atas semua ini.


"Pa" Panggil Andra baru saja datang


"Eh ndra"


"Keadaan mama gimana pa" Tanyanya


"Ya gitulah ndra belum ada perkembangan apa apa" Jawab rey


Huhh


Andra menghela nafas pasrah kenapa semua ini bisa terjadi pada keluarganya.


"Sebaiknya papa pulang dulu ,papa kan belum pulang dari kemarin ,ingat kesehatan papa" Ujar Andra tidak tega melihat papanya.


"Tapi papa masih mau disini ndra" Tolaknya


"Pahh ,papa harus mikirin kesehatan papa ,istirahat dulu pah" Lirihnya


"Yasudah lah tapi tolong jaga mama kamu dengan baik ya kalo ada apa apa hubungi papa" Ucapnya sebelum pergi


"Iya pa papa tenang aja nanti kalo ada apa apa Andra bakal hubungi papa"


"Hmm ,papa pergi dulu ,Assalamualaikum"


"Waalaikumsalam wr.wb" Jawab andre.


Setelah kepergian papanya andre memutuskan untuk menghubungi kakaknya delard karena dia berhak tau kondisi disini.


'*Hallo'


'Kak'


'Iya ndra ada apa'


'Semua baik baik aja kan'


'Ga kak ,semua ga baik baik aja'


'Emang ada apa ndra' ucap dekard mulai khawatir.


'Semua kacau kak'


'Ada apa nda ,cepat katakan' Ucap delard agak meninggikan suaranya.


'Kak ,mama sama dely sakit dan sekarang dirawat dirumah sakit'


'Astagfirullah ,yaudah kakak bakal berangkat sekarang juga' Ucap delard mengakhiri telpon dan langsung menuju bandara pribadinya.


tut tut tut*


Setelah 8 jam perjalan dari london ke indonesia delard memutuskan untuk menelpon Andra dia ingin menanyakan dimana letak rumah sakitnya.


'Iya kak'


'Kakak udah sampe di indonesia sekarang kamu sherlok lokasi rumah sakitnya ya'


'Yaudah aku sherlok dulu*'


Ucap Andra mengakhiri telpon dan langsung mensherlok lokasinya ke delard.


Delard yang mendapat notif dari Andra langsung membukanya dan langsung menuju lokasi yang dikirimkannya.


Akhirnya Delard sampai di rumah sakit tempat mama vio dan dely dirawat dan langsung menanyakan tempat mereka dirawat.


"Maaf sus ,ruangan tempat keluarga Alexander dirawat dimana ya" Tanyanya pada salah satu suster disana.


"Maaf anda siapa ya " Ucap suster karena mendapat perintah dari rey bahwa kalau ada yang mencari ruang rawat khusus keluarga ALX harus memberikan identitasnya terlebih dahulu.


"Saya Delard ALX" Ucapnya dengan mode dingin.


"Maaf tuan muda saya tidak tahu" Ucap suster itu gugup karena dia adalah anak dari pemilik rumah sakit ini.


"Tidak apa apa sekarang katakan dimana tempat keluarga AlX dirawat" Ucap delard karena sudah lelah berbicara dengan suster itu.


"Ada di lantai 40 tuan muda" Ucap suster dengan menunduk.


"Baiklah terimakasih" Ucap delard langsung pergi lewat lift khusus yang ditunjuk suster tadi.


Sesampainya dilantai 40 delard langsung keluar dari lift dan berlali menuju Andra yang dilihatnya itu.


"Ndra gimana keadaan mama sama dely" Tanya nya To the point ke Andra.


"Ini ruang rawat mama keadaan mama kritis dan disana ruang rawat Dely keadaannya sudah membaik tapi dia dinyatakan lumpuh karena tusukan cutter panjang yang membuat tulang belakangnya jadi geser". Jelas Andra


"Gimana kejadiaanya sih ndra sampai jadi kek gini" Tanyanya.


"Aku mulai dari Dely dulu". Ucap Andra diangguki oleh delard. dan Andra pun mulai menceritakan kejadian yang menimpa dely sampai berdampak ke mama nya itu.


"Terus dely udah tau belum keadaan mama" Tanyanya


"Udah tau dan dia langsung pingsan waktu itu" Jawabnya.


"Mending lo temuin dely deh kak pasti dia butuh seseorang buat menjadi penyemangatnya.


"Baiklah gue pergi dulu" Ucap delard langsung menuju ruang rawat dely.


Saat sudah ada didepan kamar rawat dely ,delard mendengar dely berteriak teriak dan delard pun langsung memebuka pintunya.


"Akhhh ,mama huaaa ,aku ga mau lumpuh khaaa" Jerit dely ,delard pun langsung memeluknya agar dia tenang.


"Dely" Lirih delard ,saat sudah berada di pelukan delard dely merasakan kehangatan dan mulai tenang.


"kak ,mama kak ,aku ga mau kehilangan mama dan aku juga ga mau lumpuh hiks,,,hikss" Isak dely masih dalam pelukan delard.


"Dek ,ini semua cobaan kamu yang kuat ya ,kamu ga mau bikin mama sedih kan ,ayolah tenangin diri kamu" Ucap delard berkaca kaca karena menahan air matanya agar tidak tumpah dihadapan adiknya.


"Kak ,aku ga mau hikss,, Aku ga mau" Lirihnya langsung pingsan setelah diberi obat penenang oleh dokter.


Delard pun ikut terlelap dengan menggenggam tangan dely.


...