Twint A

Twint A
Brukk



Pagi hari ,tasia bersiap untuk pergi ke butik nya.


"Sayang ,kamu di rumah baik naik ya ,jangan nakal ,dengerin apa kata mbak".Nasehat tasia membelai rambut putra nya yang sudah besar itu.


"Ar sudah besar mom ,jadi mom tenang saja".Ucap marcel.


"Baiklah ,anak mom sudah besar ,kalo gitu mom berangkat dulu boy ,cup".Tasia memberi kecupan di pipi marcel dan melangkahkan kaki keluar.


Di perjalanan ,tasia melihat seorang ibu ibu yang hendak menyebarang namun tak bisa ,karena banyak nya kendaraan yang lewat ,karena merasa kasihan ,tasia pun menepikan mobil nya dan turun menghampiri ibu ibu itu.


"Maaf bu ,apa ibu butuh bantuan".Tanya nya pada ibu itu.


"Saya ingin menyebrang tapi banyak kendaraan".Jawab ibu itu melas.


"Ibu mau saya sebrangin".Tanya tasia tersenyum.


"Emang ha ngrepotin nak?".Tanya ibu itu menatap tasia.


"Ga kok bu ,mari".Ajak tasia memegangi ibu itu.


Tak lama ia pun menemukan celah demi celah jalanan ,hingga sampailah ia di sebrangan.


"Makasih ya nak".Ucap ibu itu tersenyum tulus.


"Iya bu ,kalo gitu saya permisi ya bu".Ucap tasia tersenyum dan menyebrang jalan kembali.


Baru beberapa langkah ia menyebrang..


Brukkk


Tubuh tasia sedikit terpental karena mobil yang menabrak nya..


"Akhhh".Jerit tasia merasakan sakit di kaki juga tulang belakang nya.


"Astagfirullah".Pekik ibu tadi menghampiri tasia.


"Kamu ga papa nak".Tanya ibu itu berjongkok.


"Surya bantu gadis ini".Teriak ibu itu melihat mobil.


Turunlah seorang pria berpakaian serba hitam.


"I-iya nyonya".Ucap pria itu mendekat ke arah tasia dan ibu yang di panggil nya nyonya itu.


Tak beberapa lama ,turun lah seorang pria dengan kaca mata dan jas yang rapi ,dan dua bodyguard yang membawa payung ,untuk menghalau cahaya panas melewati pria tadi.


Tak kuat menahan sakit ,tasia pun pingsan.


"Ngapain berdiri di sana ,cepet turun ,bantu gadis ini".Bentak nyonya sekali lagi.


"Ba-baik".Dengan tergesa gesa surya pun menggendong tasia dan membawa nya ke mobil.


"Ar ,kau ikut mobil anak buah mu saja".Ucap nyonya pada pria berkarisma yang di payungi itu.


"Terserah mama".Ucap Arion dingin ,melangkahkan kaki ke arah mobil yang tak kalah mewah di belakang nya.


Kedua mobil mewah itu pun melesat dengan cepat ke arah rumah sakit.


"Bagaimana keadaan nya dok".Tanya nyonya khawatir.


"Apa pasien pernah mengidap penyakit berbahaya ,kangker mungkin".Tanya dokter itu.


"Saya tak tau dok ,saya bukan keluarganya".Ucap nyonya.


"Keadaan pasien memang tak terlalu serius ,tapi... mungkin pasien akan lumpuh untuk sementara karena benturan keras yang mengenai bagian tulang belakang dan kaki nya".Terang dokter.


"Baiklah dok".Ucap nyonya menghela nafas.


"Siapa gadis itu ma".Tanya Arion dingin.


"Apa kau tau ,dia tadi membantu mama menyebrang ,dan mobil mu malah menabrak nya ,awas saja jika terjadi sesuatu dengan gadis itu ,habis kau di tangan mama".Kencam nyonya meninggalkan putra nya.


Arion tak memperdulikan mama nya ,ia pun melangkahkan kaki ke arah parkiran ,tak lupa beberapa bodyguard yang menemani nya.


banyak pasang mata yang melihat ke arah nya ,bagaimana tidak ,laki laki berperawakan tinggi ,kulit putih mulus tak cacat ,rambut rapi ,jas bermerek Vx yang pasti harganya mencapai dua yunit mobil Isw 800 ,keluaran terbaru dan hanya ada tiga unit di dunia ,hanya jas saja sudah mengeluarkan banyak uang ,sepatu yang bermerek senada Vx yang mungkin harga nya lebih mahal.


Dengan wajah dingin nya ia memasuki mobil merberek Qenc ,mobil yang di khususkan untuk keluarga Klead ,keluarga yang memiliki segunung harta ,kekayaan yang hampir melewati kekayaan Abraham.


....