Twint A

Twint A
12#Berduka



Sesampainya dirumah Delard dan nathan membantu Dely untuk turun dan menaiki kursi rodanya.


"Pelan pelan"


Sebenarnya nathan ingin dia yang mendorong kursi roda dely tapi karena dely ingin delard yang mendorongnya maka nathan tak bisa berbuat apa apa.


"Dek kalo kamu butuh apa apa panggil kakak nathan atau bibi ya" Ujar delard mendapat anggukan dari dely.


"Yasudah kamu istirahat ,kakak sama nathan keluar dulu" Ucap delard sembari mengelus elus rambut adiknya.


"Ayo than kita keluar" Ajaknya pada nathan


Sekarang dely sendirian di kamar nya memilih untuk memejamkan mata.


Saat delard dan nathan asik mengobrol tiba tiba ponsel delard berbunyi dan dia melihat siapa yang menelponnya ternyata adalah Andra.


📞AndraTwint


Hallo kak


📞Delard


Iya ada apa ndra


📞AndraTwint


Mama kak


📞Delard


Mama ,kenapa sama mama ndree


📞AndraTwint


Mama hiks,,,hikss


📞Delard


Ada apa ndre ,cepet ngomong


📞AndraTwint


Mama ,hiks,, mama udah hiks,, Mama udah ga ada ,mama udah ga sama kita lagi kak ,hikss


📞Delard


Apa yang kamu bicarakan ndre ,itu ga mungkin ,ndre bercanda kamu ga lucu tau ga


📞AndraTwint


Aku ga bercanda kak aku serius,,,hikss


Refleks delard pun menjatuhkan telponnya karena kaget. Nathan yang melihatnya pun jadi khawatir


"Kak ,lo kenapa"


"Mama than ,,hiks"


"Ada apa kak"


"Mama udah ga ada hikss "


"APA!!"


"Gue harus kesana sekarang ,lo jaga dely ,jangan sampe dia tau hal ini ,gue pamit ,Assalamualaikum"


"Waalaikumsalam"


Nathan pun ikut sedih karena bagaimanapun mama vio juga mamanya yang ikut merawatnya waktu dia kecil.


"Ga ga gue ga boleh sedih ,gue janji ma bakal jaga vio ,atha janji" Ucap nathan dengan menghapus air matanya.


~BacktoDelard


"Ndra kenapa bisa kek gini ,bukanya tadi gapapa" Tanyanya pada Andra


"Gu gue ga tau kak ,hikss gue ga sanggup" Lirih Andra yang sudah berada di pelukan delard


"Terus papa mana" Tanyanya


"Justru karena itu mama meninggal" Teriak Andra


-FlashBackOn


Rey yang berada dalam perjalanan ke rumah sakit tiba tiba jantungnya terasa sangat nyeri akhirnya dia menghentikan mobilnya disamping jalan.


Dia pun pingsan dan orang orang yang berjalan disana melihatnya dan langsung membawanya kerumah sakit.


Sesampainya dirumah sakit rey langsung ditangani oleh dokter karena kondisinya semakin memburuk dan detak jantungnya mulai melemah.


"Kita harus siapin donor jantung untuk tuan besar" Ucap dokter gugup


Dokter sebenarnya tidak setuju karena pasti jika rey tau akan masalah ini kondisinya juga bisa drop lagi.


Mama vio memohon pada dokter dan dokter pun menyetujuinya tanpa tanda tangan dari keluarga yang lainya.


Akhirnya mama vio hidup dalam diri papa rey sekarang.


Dan mama vio sudah tenang disana tapi ada yang ganjal dihati mama vio karena nanti anak anaknya bisa saja membenci papa rey karena meninggalnya dirinya. dan pada Akhirnya Kejutan nanti di up selanjutnya ,oke!!


-FlashBackOff


"Tapi itu semua bukan sepenuhnya salah papa ndra ,lo cuman butuh nenangin diri lo ,dan pikirin semua ini nanti dengan kepala dingin ,gue ga mau papa sakit karena lo kek gini ndra ,dan inget dely ga boleh tau masalah ini dulu ,tunggu sampai dia benar benar bisa menerima kenyataan kelumpuhannya dulu baru nanti bisa kita jelaskan baik baik ke dia" Jelas delard ke Andra.


"Gue bingung kak ,gue bingung ,cuman masalah dely ketusuk cutter yang bahkan berukuran kecil dia bisa langsung kritis dan lumpuh kek gitu" Bingung Andra


"Tapi lo jangan nyalain siapa siapa so'al ini ,semua ini udah takdir ,dan untuk masalah cutter itu bakal gue selidiki" Ucap delard serius


"Hmm oke" Ucap Andra mulai tenang


"Maaf Tuan ,Almarhum Nyonya besar harus segera dimakamkan" Ucap suster dengan tertunduk


"Siapkan ambulance ,antar ke mansion utama jangan ke rumah" Ucap delard pada suster


"Baik tuan" Ucap suster hormat


"Mending kita ikut ambulance ndra" Ucap delard


"Hmm" Jawab Andra .rasanya dia sudah tidak sanggup untuk berbicara


Setelah itu mereka duduk disamping jenazah mamanya yang akan dibawa ke mansion untuk dido'akan terlebih dahulu baru nanti ke makam khusus keluarganya.


Andra sudah tidak menangis lagi ,berkat penjelasan dari delard dia mulai tenang dan dia sudah bisa menerima ,tapi dia masih memendam sedikit rasa benci kepada papanya yang menurutnya penyebab dari meninggalnya mamanya.


Setelah di do'akan jenazah mama vio pun disemayamkan di pemakaman Keluarga ALX.


"Gimana dengan dely ma ,mama tega ninggalin kita semua dan sekarang dely sangat butuh kasih sayang dari mama ,hiks" Ucap Andra mulai terisak lagi.


"Udah ndra ikhlasin mama ,biarin mama bahagia disana tanpa ada penderitaan" Ucap delard


Setelah andra puas melepas mamanya dia ingin menginap di mansion utama terlebih dahulu. Sebenarnya dia ingin langsung pulang ke rumah tapi karena matanya yang sembab jadi dia tidak ingin jika dely mengetahui semua ini sesuai pesan delard.


-BacktoNathan&Dely


Dely sudah bangun dari tidurnya ,dia sudah mulai tenang dan mulai menerima kelumpuhannya tapi masih ada sisa ketidak terimaannya atas semua ini.


tok tok tok


"Masuk" Ucap dely dari dalam


"Del" Panggil nathan


"Hmm" Jawabnya


"Oh ya tha ,kamu mau anter aku ke taman ga" Tanya dely dengan senyuman


"Boleh ayo" Jawab nathan langsung membantu dely duduk dikursi rodanya


"Tha ,kenapa gue jadi kepikiran mama" Ucap dely masih dengan pandangan keatas melihat langit yang biru


"Mama udah gapapa del" Jawab nathan


"Hmm ,mama sama siapa disana" Tanya dely membuat nathan terkejut


"Ya sama ,Andra ,papa ,dan tadi kak delard nyusul" Jawab nathan agak gugup. Karena dia tidak yakin jika dely tau kalau mama vio sudah meninggal ,siapa tau dely menanyakan siapa yang menemani mamanya yang ada dirumah sakit.


"Ga ,mama ga ada temennya mama sendirian disana" Ucap dely dengan mata berkaca kaca namun masih tetap senyum. Nathan yang mendengarnya pun terkejut bukan maen


"Ap apa maksud lo del ,mama udah ada yang jagain ada Andra, papa, sama kak delard".Ucap nathan ,menghapus pikiran ya jauh jauh.


"Mama sendirian tha ,mama sendirian" Ucap dely kesekian kali masih dengan pandangan fokus ke atas langit


"Mama sendirian tha ,aku mau temenin mama disana" Ucap dely merubah tatapannya menjadi kosong kedepan


"Del ,lo ga papa kan" Ucap nathan melihat dely


"Aku mau temenin mama ,mama sendirian ga ada temennya" Lirib dely merubah pandangannya lagi keatas


"Jadi kamu udah tau del" Ucap nathan meneteskan air mata..


"Mama sendirian tha aku harus nemenin mama" Ucap dely menatap nathan dengan tatapan sendu dan pucat


"Del kamu ga boleh ngomong kek gitu ,tenangin diri kamu" Ucap nathan dengan memeluk dely yang masih mengulangi kata katanya


"Aku mau nemin mama" Kata yang terus keluar dari mulut dely membuat nathan semakin sedih.


"Kamu ga boleh gini del ,kuatin diri kamu" Ucap nathan tidak dijawab oleh dely ,saat dia melihatnya betapa terkejutnya dia saat melihat dely pingsan dengan datang di hidung nya. Dia pun segera membopong tubuh dely dan membawanya ke rumah sakit.


....