
"Semua ini terasa seperti mimpi ,terjadi begitu cepat" Ucap delard memijat pelipisnya yang pusing
"Hufftt ,Kenapa ini semua terjadi ya tuhan" Teriak delard dimobil karena frustasi
"Astagfirullah ,delard" Ucapnya menyesal karena telah menyalahkan tuhan
"Sebaiknya aku nenangin diri dulu " Ucap delard langsung pergi ke mushola dekat disana
Dia melaksanakan shalat dzuhur disana
Saat berdzikir tiba tiba ada seseorang yang memanggilnya refleks dia pun melenghokkan kepalanya kebelakang
"Assalamualaikum akhi" Ucap wanita bercadar
"Waalaikumsalam" Jawab delard
"Maaf akhi tadi saya nemu dompet ini didepan dan disini hanya ada akhi jadi saya mau tanya apa ini milik akhi" Tanya wanita itu
"Ohh ,iya ini milik saya ,trimakasih" Ucap delard tersenyum
"Sama sama akhi ,kalau begitu saya pamit dulu ,Assalamualaikum" Ucap wanita itu berlalu pergi
"Waalaikumsalam" Jawab delard
"Masyaallah ,Baik sekali ukhti tadi ,jarang ada yang sepertinya" Ucap delard
Delard pun mengakhiri dzikirnya dengan bersujud
Setelah dirinya tenang ,delard memutuskan untuk pergi ke rumah sakit
Tak lama mobil delard sudah sampai dirumah sakit ,dan dia pun pergi ke ruang rawat dely
Disana dia berjumpa dengan nathan ,Andra tadi pulang dulu untuk mandi ,jadi nathan yang menggantikannya
"Assalamualaikum" Ucap delard
"Waalaikumsalam" Jawab nathan
"Eh kak delard dari mana kak" Tanya nathan
"Kakak cuman nenangin diri aja ,rasanya ini semua hanya mimpi bagi kakak" Jawab delard dengan nada lirih
"Yang sabar ya kak ,ini semua cuma cobaan dari allah ,pasti nanti akan ada hikmahnya" Ucap nathan ikut sedih
"Hmm ,Iya"
***
Saat asik berbincang ,ada dokter yang keluar dari ruangan dely ,dan delard meminta penjelasan tentang penyakit dely ini seperti apa yang tidak boleh dilakukan dan yang harus dilakukan oleh dely
Delad bertanya tanya kepada dokter tentang semua ini ,dokter menjelaskan jika penyakit leukimia ini Termasuk penyakit berbahaya yang dapat membahayakan hidup seseorang yang mengalaminya. Ditambah dely yang depresi karena meninggalnya mama vio juga sekarang dia lumpuh ,pasti sangat berat untuk menjalani semua ini.
"Begini tuan muda ,nona muda membutuhkan donor sumsum tulang bekakang dari saudara sedarah nya" Jelas dokter
"Sumsum tulang belakang dok?!?" Tanya delard memastikan
"Iya tuan muda ,tapi masih ada jalan keluar lainya ,nona muda harus rutin menjalani pengobatannya atau nona muda bisa dirujuk ke rumah sakit luar negri untuk penanganan lebih baik" Jelas dokter lagi
Karena delard diam saja jadi dokter permisi untuk keruangan pasien lainnya
"Baik dok" Jawab delard
'sumsum tulang belakang?!' Lirih nathan
'tolong sembuhkan dely ya Allah' Lirih delard
***
"Gue pamit ke ruang rawat papa dulu ya tha ,titip dely" Ujar delard yang ingin pergi
"Hmm ,tenang aja" Jawab nathan
***
Sesampainya diruang rawat papa rey..
"Delard" Lirih papa rey yang melihat delard
"Pa" Lirih delard lagihh
Delard langsung memeluk papa rey dengan sesegukan
"Pa" Lirih delard disela isak nya
"Ada apa lard" Tanya papa rey bingung
"Mama pa"
"Mama kenapa lard?" Tanya papa rey masih bingung
"Mama Hiks,,,hikss" Tangis delard melihat papa rey sekilas
"iya ,Mama kenapa ?." Tanya papa rey ketiga kali nya
"Mama udah ga ada pa hikss,,,,hikss." Jawab delard lemah
"Kamu ngomong apa sih lard" Ujar papa rey tak mengerti
"Mama udah ga ada pa ,mama udah ga sama kita lagi hiks,," Ujar delard
Papa rey yang mendengar pun merasakan sesak didadanya ,larat jantungnya..
Delard yang melihatnya pun kaget dan langsung memecet tombol merah di atas agar dokter datang.
Tak lama dokter pun datang dan langsung memeriksa papa rey.
"Begini tuan muda ,tuan besar mengalami serangan jantung lagi ,sebaiknya beliau jangan sampai setres atau mengetahui sesuatu yang mengagetkannya ,karena tuan besar baru saja sadar dari koma nya ,jadi keadaannya masih belum sepenuhnya pulih ,untuk saat ini tuan besar saya kasih obat pemenang agar beliau bisa istirahat ,kemungkinan besok pagi beliau sudah sadar ,dan karena keadaan tuan besar tadi baru saja sadar ,jadi beliau tidak akan mengingat kejadian tadi. Saya sarankan nanti jika tuan besar sadar jangan diingatkan lagi akan hal yang mengagetkannya tadi." Jelas dokter panjang kali lebar ke delard
Delard yang mendengarnya pun menghela nafas dan mengangguk
"Terimakasih dok" Ujarnya pada dokter.
"Baik tuan muda ,kalau begitu saya permisi ,jika nanti ada apa apa segera panggil saya" Ujar dokter berlalu pergi
...