Twint A

Twint A
Bab alay



Skip sampai mansion


Mama fika mendorong kursi roda dely menuju ke kamar nya.


"Istirahat dulu".Ujar mama fika


"Iya ma".Jawab dely


"Oh ya ma".Panggil dely


"Iya sayang?".Tanya mama


"Dely manggil mama bunda boleh ga?".Tanya dely dengan ekspresi menggemaskan.


"Tentu boleh dong ,kamu boleh panggil mama dengan sebutan apa saja ,asal kamu bahagia dan nyaman".Ujar bunda fika


"Makasih bunda".Ucap dely langsung memeluk bunda


"Iya ,sekarang dely istirahat yaa".Ujar bunda sembari melepaskan pelukan dely.


"Oke bunda".Jawab dely langsung berbaring dan memejamkan mata nya.


bunda pun keluar dari kamar dely untuk pulang..


Setelah bunda pulang..


"Assalamualaikum".Ucap delard juga papa rey yang baru saja sampai


"Waalaikumsalam tuan".Jawab bibi bibi di sana.


"Dely mana bi?".Tanya papa rey


"Nona muda ada di kamar nya tuan".Jawab salah satu bibi


"Ohh".


Delard dan papa rey pun pergi ke kamar dely yang ada di lantai empat dengan menggunakan lif


Di lif


"Kamu nanti temuin dely dulu ,masih ada yang harus papa urus".Ujar papa rey


"Oke".Jawab delard


Skip kamar dely


Bab alay..


"Assalamualaikum".Ucap delard sembari mendorong pintu kamar dely.


"Dely kamu uda ma,,,".Belum sempat delard melanjutkan kalimat nya dia melihat dely yang sedang terlelap di atas tempat tidur membuat nya tersenyum ke arah nya.


Setelah itu delard menaikkan selimut dely dan menambah nya dengan selimut lagi agar dely merasa hangat.


Bukan hangat yang dely dapatkan namun gerah di seluruh badan nya karena memang dia tidak pernah tahan dengan panas nya udara ,kecuali pada saat dia sakit pasti dia sangat setia menyembunyikan badan nya di dalam selimut.


"Hmmmhuffft,,,".Keluh dely kepanasan dan langsung membuka mata nya.


"Eh kak ,sejak kapan disini?".Tanya dely dengan suara serak nya.


"Sejak kamu tidur".Jawab delard tersenyum kearah nya. dely pun hanya mengangguk.


"Maaf ya jadi ngebuat kamu bangun".Ujar delard tersenyum sembari mendaratkan bokong nya ke samping dely.


"Ga papa ,lagian aku juga bangun karena laper".Jawab dely cengengesan


"Emang sebelum tidur kamu belum makan?hmm".Tanya delard lembut


"Belum ,tadi kan aku dari rumah sakit terapi buat kaki aku kak".Jelas dely


"Ya udah ,kamu mau makan apa?".Tanya nya lagi


"Bubur ayam aja kak".Jawab dely antusias membuat delard geleng geleng serta terkekeh dibuat nya.


"Dari kecil emang itu aja ya makanan yang kamu suka".Ujar delard


"Pasti dong kak ,udah buruan buatin khusus untuk adik mu ini".Ujar dely dengan wajah menggemaskan


"Iya adik kecil kakak yang kakak sayangi".Ujar delard sambil terkekeh geli dengan ucapan nya itu.


"Udah gausah ngalay dulu kak ,aku dah lapar nihh".Ujar dely mulai kesal


"Iya iya".Jawab delard langsung pergi meninggalkan kamar dely serta dely nya..


15 menit kemudian


"Bubur ayam yang lezat dahh datang".Ujar delard dengan membawa nampan berisi bubur ayam air putih juga obat dely.


Dely yang sedang menonton tv itu pun langsung mengalihkan pandangan nya pada delard yang membawa bubur ayam itu.


"Makan dulu nihh".Ujar delard sembari menyajikan bubur ayam nya ke meja dely.


"Iya".Jawab nya


"Nanti habis makan minum obat kamu dulu baru nanti kamu bisa tidur ,oke".Ujar delard


"Oke kakak ku sayangg".Jawab dely terkekeh dan langsung menyantap bubur ayan buatan kakak tersayang nya itu.


"Suapin dong kak".Ujar dely cemberut karena melihat kakak nya yang ingin melangkahkan kaki nya keluar itu.


....