
Dikantin sekolah toton dan Nando sedang sibuk membicarakan guru baru yang mengajar dikelas mereka hari ini.
"Ibu Natuna itu cantik banget ya ton"
"Iya Nando, tadi belajar aja aku kurang fokus. Habis cantiknya itu kebangetan"
"Penting ya harus bahas tentang guru baru itu, cantik juga nggak, apa yang menarik coba dari tuh guru"
"Ya ampun Lexy, Ibu Natuna kamu bilang nggak cantik"
"Parah banget nie si Lexy, guru secantik bu Natuna nggak tertarik"
"Cantik darimana, biasa-biasa aja tuh"
"Wah parah nie matanya Lexy, harus segera diperiksa kedokter mata"
"Bener banget tuh ton, aku setuju"
"Apa sih kalian, mataku masih sehat tau"
"Sehat darimana, ibu Natuna yang cantik banget itu kamu bilang biasa-biasa aja"
"Iya parah tuh si Lexy"
"Yang harus diperiksa mata itu kalian berdua, ibu guru yang nggak cantik dibilang cantik"
"Susah ngomong sama kamu Lexy"
"Iya, guru cantik dibilang biasa-biasa aja"
"Memang nggak cantik, biasa aja"
"Awas ya Lexy kalau nanti kamu sampai suka sama ibu Natuna"
"Iya"
"Nggak mungkin aku akan suka sama guru baru itu"
"Kita lihat aja nanti, apa benar kamu nggak akan suka sama ibu Natuna"
"Siapa takut"
"Ok, kita tunggu aja ton, pasti nanti si Lexy juga suka sama ibu Natuna"
"Iya Nando, aku yakin nanti juga Lexy suka sama ibu Natuna"
"Kalian yakin, aku bakalan suka sama guru baru itu"
"Tentu kami yakin"
"Lihat aja nanti apa yang kami katakan pasti akan benar-benar terjadi sama kamu Lexy"
"Lihat nanti"
"Ok"
Tak berapa lama orang yang sedang mereka bicarakan muncul dan menghampiri kearah mereka berada saat ini.
"Nando"
"Apa ton?"
"Ibu Natuna"
"Jangan bercanda deh ton, nggak mungkin ibu cantik itu makan dikantin ini. Pasti kamu salah lihat kalik ton"
"Siapa yang salah lihat sih Nando, lihat aja sendiri"
"mana"
"Itu, sepertinya ibu Natuna berjalan kearah kita"
"Serius kamu ton"
"Iya Nando, tuh lihat"
"Benar banget kamu ton, gimana dong ini"
"Ya ampun biasa-biasa aja kalik nggak perlu drama gitu"
"Ini bidadari Lexy, bukan orang biasa"
"Bidadari apa nya, biasa aja tuh"
"Susah ngomong sama kamu Lexy"
"Sebaikanya kamu diam aja Lexy kalau kamu nggak suka"
"Setuju ton"
"Terserah kalian deh"
Ibu Natuna tiba dan menyapa mereka
"Siang semua" sambil tersenyum
"Siang juga ibu cantik" sapa toton
"Ya ampun ton senyumnya itu lo manis banget" bisik Nando
"Setuju Nando sama kamu"
"Dasar dua orang yang aneh"
"Kamu diam aja lexy kalau nggak suka"
"Iya nie Lexy, ngerusak suasana doang"
"Setuju"
"Permisi"
"Iya ibu cantik"
"Maaf kalau ibu mengganggu kalian"
"Nggak gangu kok bu"
"Iya nggak ganggu kok ibu cantik"
"Ibu boleh bergabung disini"
"Apa?" Toton terkejut
"Kenapa?, nggak boleh ya"
"Siapa bilang, boleh kok bu. Tadi si toton cuma kaget aja, iya kan ton"
"Iya"
"Cari tempat lain aja disini sudah penuh" jawab Lexy dengan santai
"Oh gitu, ya sudah ibu cari tempat lain aja, maaf sudah menganggu kalian"
"Itu tau"
"Jangan pergi bu" cegah toton
"Iya bu jangan pergi, tempatnya nggak penuh kok, Lexy asal bicara aja tadi"
"Minta maaf Lexy"
"Untuk apa?"
"Lexy"
"Sudah nggak apa-apa kok"
"Silahkan duduk bu"
"Iya"
Lexy meletakkan kakinya ke atas tempat duduk
"Sudah penuh disini, cari tempat lain aja"
"Lexy, singkirkan kakimu"
"Iya Lexy, singkirkan kakimu sekarang. ibu Natuna mau duduk disitu, cepat singkirkan kakimu"
"Cari tempat lain aja"
"Lexy"
"Apa lagi??"
"Turunkan kakimu sekarang"
"Nggak mau"
"Lexy"
"Ibu nggak apa-apa"
"Ibu maklumin kok"
"Kalau begitu duduk disamping toton aja bu"
"Jangan duduk disamping Nando aja bu"
"Lexy jangan buat ibu Natuna berdiri terus dong"
"Benar Nando, cepat Lexy angkat kakimu dari situ"
"Nggak mau"
"Ton angkat kaki Lexy"
"Kamu aja ton"
"Kok aku, kita berdua dong"
"Kamu aja ton, tanganku lagi sakit"
"Sama aku juga"
Ibu Natuna hanya tersenyum melihat tingkah laku ketiganya.
"Sudah-sudah biar ibu saja yang angkat kaki teman kamu"
"Tapi bu"
"Jangan bu, biar toton aja"
"Nando aja bu"
"Ibu bisa kok"
"Kenapa sikap kalian seperti ini, memuakkan sekali"
"Kami begini karena ulah kamu Lexy"
"Iya Lexy, ini salah kamu juga. Kasihan kan ibu Natuna jadi berdiri terus"
"Benar banget itu ton, aku setuju sama kamu"
"Kalian berdua berlebihan"
"Kamu yang berlebihan Lexy"
"Biarkan ibu Natuna duduk bersama kita"
"Iya Lexy"
"Jangan bertengkar gara-gara ibu"
"Tapi ini kesalahan Lexy"
"Iya bu, ini salah Lexy"
"Ibu nggak apa-apa"
"Minta maaf Lexy"
"Untuk apa?"
"Kamu harus minta maaf"
"Nggak mau, orangnya juga protes tuh"
"Lexy, kamu keterlaluan"
"Kok jadi aku yang disalahkan"
"Sudah-sudah, ibu nggak apa-apa. Jangan bertengkar lagi"
"Tapi bu"
"Ibu nggak apa-apa ton"
"Yakin bu"
"Iya ton"
"Syukurlah kalau ibu nggak tersinggung atas kelakuan teman kami ini"
"Ya ampun cuma gara-gara gini doang jadi panjang masalahnya" Lexy berbicara pelan
"Jadi ibu harus duduk dimana?"
"Kalau Lexy nggak mengizinkan ibu duduk disamping, ibu duduk disamping Nando aja nanti toton yang pindah duduk disamping Lexy"
"Kamu aja Nando yang pindah, ibu Natuna duduk disamping toton"
Ibu Natuna kembali tersenyum melihat tingkah mereka. Lexy akhirnya mengizinkan ibu Natuna untuk duduk disampingnya.
"Duduk disini aja" Lexy menurunkan kakinya dari tempat duduk
"Terima kasih Lexy" ucap ibu Natuna sambil tersenyum kearah Lexy
"Gitu dong Lexy dari tadi, jadikan ibu nggak harus lama-lama berdirinya"
"Setuju Nando sama kamu"
"Cerewet banget kalian berdua cuma gara-gara gini doang"
"Harus dong, ini kan salah kamu juga, benar kak ton"
"Setuju Nando"
"Sudah-sudah jangan ditambah panjang lagi masalahnya, sekarang ibu sudah duduk kan"
"Iya bu"
"Ibu Natuna mau makan apa nanti toton dan Nando pesankan untuk ibu cantik" jawab toton
"Iya bu, ibu mau makan apa nanti biar kami berdua yang pesankan" jawab Nando
"Apa tidak merepotkan kalian berdua?"
"Tentu tidak bu, kami berdua tidak merasa direpotkan sama sekali ibu cantik"
"Dasar manja"
"Lexy, jangan bicara seperti itu" jawab Nando
"Iya nie Lexy, nggak sopan banget. Ibu Natuna itu guru kita"
"Memang kenyataannya manja, pesan sendiri kan bisa. Kenapa kalian berdua yang harus repot-repot segala"
"Lexy jahat banget ngomongnya"
"Iya jahat ton"
"Kasihan kan ibu Natuna"
"Untuk apa harus kasihan, dia kan udah dewasa"
"Lexy, Lexy"
"Jangan bertengkar lagi, ibu nggak apa-apa"
"Tapi Lexy keterlaluan bu"
"Iya Lexy keterlaluan banget"
"Nggak apa-apa"
"Orangnya biasa-biasa aja, kenapa kalian berdua yang repot"
"Jangan dengarkan apa yang dikatakan Lexy bu, memeng Lexy suka begitu" jawab Nando
"Iya bu jangan didengarkan, Lexy memang gitu orangnya rada nyebelin sedikit tapi sebenarnya dia anaknya baik kok bu"
"Jangan khawatirkan hal itu, ibu sudah terbiasa mendengarkannya"
"Maafkan teman kami bu Natuna"
"Panggil ibu natu saja supaya lebih akrab"
"Bukanya ibu tuna, hahaha"
"Lexy jangan seperti itu" jawab toton
"Jangan didengarkan ibu Natuna" jawab Nando
Ibu Natuna hanya bisa terus tersenyum tanpa sedikitpun tersinggung akan perkataan Lexy terhadapnya.