This Love My Teacher

This Love My Teacher
Eps. 27 - Kembali jahat



Lexy meminta ibu Natuna untuk masuk kedalam gudang kosong. Ibu Natuna hanya mengikuti apa yang dikatakan oleh Lexy tanpa tau apa yang sedang direncanakan olehnya.


"Kenapa kita kesini Lexy???"


"Disini lebih nyaman untuk kita bicara jadi jangan banyak bertanya dan cepat masuk"


"Tapi kamu yakin Lexy, gudang ini sudah lama kosong kalau terjadi sesuatu bagaimana???"


"Tidak akan terjadi apa-apa, masuk saja dulu"


"Baiklah"


"Setelah dia masuk baru aku kunci, selamat menikmati kegelapan disana Natuna Clara, hahahaha" batin Lexy


Ibu Natuna masuk lebih dulu kedalam gudang, disaat ibu Natuna masuk dengan cepat Lexy menutup pintu gudang itu dan menguncinya. Seketika itu ibu Natuna panik karena keadaan didalam gudang sangat gelap dan saat itu dia tidak membawa ponsel.


"Lexy, apa yang kamu lakukan???. Buka pintunya sekarang Lexy, kamu jangan bercanda seperti ini. Lexy cepat buka"


"Nikmati saja waktumu didalam sana Natuna, hahaha"


"Lexy jangan pergi, Lexy buka pintunya. Lexy jangan seperti ini"


"Mau teriak seperti apa pun aku tidak peduli, nikmati saja hukuman itu Natuna. Hahaha"


"Lexy..Lexy kamu jangan pergi, Lexy buka pintunya"


Lexy berlalu begitu saja tanpa memperdulikan ibu Natuna yang terus saja memanggil namanya.


"Rasakan itu, pasti sekarang Natuna ketakutan. Hahahah"


"Lexy apa maksudmu???"


"Toton, sejak kapan kamu disini???"


"Jelaskan dulu apa maksud perkataan mu itu"


"Kamu itu bicara apa, tidak jelas"


"Jangan pura-pura tidak tau tadi aku mendengar dengan jelas kamu menyebut nama ibu Natuna"


"Pasti kamu salah dengar ton, aku sama sekali tidak menyebut namanya"


"Lexy, katakan saja apa yang kamu lakukan kepada ibu Natuna"


"Aku tidak melakukan apa-apa"


"Jangan berbohong Lexy, katakan saja yang sejujurnya apa yang sebenarnya kamu lakukan kepada ibu Natuna"


"Ada apa ini ton???"


"Tanyakan saja Lexy dia pasti tau apa yang sedang aku tanyakan padanya"


"Lexy, apa yang sebenarnya terjadi bukannya tadi kamu bersama ibu Natuna dan sekarang kemana dia???"


"Mana aku tau, mungkin sudah kembali"


"Jangan berbohong Lexy, katakan saja yang sejujurnya apa yang sedang terjadi"


"Jangan-jangan dugaan toton benar pasti kamu melakukan sesuatu kepada ibu Natuna kan, ayo jawab yang jujur Lexy"


"Sudah aku katakan bahwa aku rusak tau kemana dia"


"Percuma saja Nando, pasti Lexy tidak akan mengatakan yang sebenarnya"


"Lexy jangan membuatku melakukan hal yang dapat melukai mu"


"Lakukan saja Nando jika itu yang jamu inginkan, gara-gara guru baru itu persahabatan kita hancur jadi lakukan saja apa yang kamu mau aku akan menerimanya"


"Sudah cukup, kamu memang keterlaluan Lexy"


"Kamu juga menyalahkan ku juga ton, kalian berdua sudah Dibutakan oleh guru murahan itu"


"Cukup Lexy!!!!!, kamu sudah sangat kerterlaluan. Berubah lah sebelum kamu menyesalinya nanti"


"Berubah????, untuk apa Nando. Semuanya percuma saja jadi untuk apa aku harus melakukannya. Sekarang saja kalian lebih mementingkan guru itu dibandingkan aku sahabat kalian sendiri"


"Kami berdua memang dulu selalu mendukung apa pun yang ingin kamu lakukan Lexy tapi untuk kali ini kami tidak bisa melakukannya lagi"


"Pasti karena guru baru itu kan, dasar munafik kalian"


"Lexy cukup!!!, katakan saja dimana ibu Natuna sekarang!!!!"


"Mana aku tau, cari saja sendiri"


"Kamu itu memang harus dikasih pelajaran"


"Lakukan saja Nando, jika kamu ingin melakukannya"


"Lexy!!!!!"


"Tenangkan dirimu Nando kita bisa bicarakan ini baik-baik"


"Bagaimana bisa tenang, pasti Lexy melakukan sesuatu kepada ibu Natuna"


"Terserah kalian berdua mau percaya atau tidak yang jelas aku tidak melakukan sesuatu kepada guru itu"


"Ok, kita lihat saja apa yang kamu katakan itu benar atau tidak. Ayo kita cari lagi ibu Natuna ton"


"Iya"


"Lexy!!!!!"


"Tenangkan dirimu Nando, lebih baik kita cari ibu Natuna lagi"


"Kamu benar juga, kita cari dari arah gudang saja firasatku mengatakan bahwa Lexy membawa ibu Natuna kesana"


"Baiklah, ayo kita pergi sekarang"


Didalam gudang yang begitu gelap itu Natuna terus saja memanggil nama Lexy berulang kali tetapi hal itu hanya sia-sia karena orang yang dipanggil tidak terdengar lagi suaranya.


"Lexy buka pintunya, Lexy kamu jangan bercanda seperti ini. Lexy tolong buka pintunya"


Karena putus asa Natuna Clara mencoba berbagai cara untuk membuka pintu gudang itu. Disisi lain toton dan Nando terus mencari keberadaannya.


"Nando, apa kamu yakin ibu Natuna disekitar sini"


"Firasatku mengatakan kalau ibu Natuna ada disekitar sini, bersabarlah ton pasti kita menemukan keberadaan ibu Natuna"


"Tapi tempat itu cukup gelap Nando, apa kamu tidak takut???"


"Demi menemukan ibu Natuna rasa takut akan aku buang jauh-jauh"


"Benar juga, aku harus seperti mu Nando jangan jadi penakut. Ini semua untuk ibu Natuna. Ayo kita cari kesana"


Sudah berbagai cara dilakukan untuk membukakan pintu gudang itu dan akhirnya usaha Natuna berhasil walaupun tangan dan kakinya terluka.


"Akhirnya aku bisa bebas juga, tapi kemana Lexy???. Kenapa dia melakukan hal ini kepadaku, sebenarnya apa yang terjadi????"


"Apa kamu yakin kalau ibu Natuna disekitar sini Nando???"


"Ikuti saja aku pasti sebentar lagi kita pasti bertemu ibu Natuna"


"Baiklah, kalau sampai nanti kita tidak bertemu ibu Natuna sebaiknya kita kembali ke kelas"


"Ok"


Dengan kaki yang terus mengeluarkan darah Natuna tetap berusaha untuk berjalan menyusuri koridor yang begitu gelap seorang diri.


"Natuna kamu harus kuat, sebentar lagi kamu keluar dari sini. Jangan pingsan dulu Natuna luka seperti ini tidak akan membuat mu lemah"


"Ton, tunggu dulu"


"Ada apa ton???"


"Apa kamu mendengarkan suara langkah kaki dari arah sana????"


"Aku tidak mendengarkan apa pun"


"Suaranya terdengar cukup jelas toton, ayo kita kesana"


"Ok"


Keduanya pergi kearah suara itu berada dan tampak tekejut melihat ibu Natuna berjalan dengan kaki yang penuh darah.


"Ibu Natuna!!!!"


"Ternyata dugaanmu benar Nando"


"Cepat ton, pasti terjadi sesuatu"


"Iya, kamu benar sekali Nando"


Natuna cukup lega karena sudah bertemu toton dan Nando.


"Toton...Nando, akhirnya ibu bisa bertemu kalian berdua"


"Apa yang terjadi buk Natuna???"


"Tidak terjadi apa-apa ton"


"Jangan berbohong ibu Natuna pasti sudah terjadi sesuatu, apa Lexy yang menyebabkan ini semua" tanya Nando


"Aku tidak bisa mengatakan yang sejujurnya, kasihan Lexy pasti dia akan terkena masalah kalau sampai aku mengatakan yang sejujurnya. Maaf kan ibu untuk kali ini harus berbohong kepada kalian bedua" batin Natuna


"Ibu Natuna katakan saja pasti Lexy yang melakukan hal ini" jawab toton


"Katakan saja apa yang sejujurnya ibu Natuna, jangan menutupi kesalahan Lexy kalau benar dia yang telah melakukan ini semua" jawab Nando


"Bukan Lexy yang melakukan ini semua, ibu hanya terpeleset saat ingin menolong seekor anak kucing yang terjebak"


"Sejak kapan ada kucing yang berkeliaran disekitar sini, ibu Natuna pasti berbohong"


"Percayalah dengan apa yang ibu katakan ton, memang benar ada kucing disekitar sini"


"Tunggu dulu dari mana ibu bisa tau kalau ada kucing disekitar sini bukankah tadi ibu bersama Lexy" jawab Nando"


"Iya memang tadi ibu bersama Lexy tapi setelah itu ibu dan Lexy berpisah disini karena ibu mendengar suara seekor kucing"


"Kalau seperti itu kami berdua akan percaya buk" jawab toton


"Sebaiknya kita ke uks sekarang untuk mengobati lukanya"


"Iya"


Untuk saat ini Natuna bisa merahasiakan apa yang sebenarnya terjadi.