
Gosip tentang guru baru pun mulai menyebar dikelas mereka dan hal itu yang sedang toton dan Nando bahas.
"Lexy"
"apa ton"
"sudah dengar tentang gosip terbaru belum?"
"gosip tentang apa lagi ton?"
"ya ampun Lexy ini gosip terbaru sekali masa kamu belum tau"
"Nggak penting kan aku harus tau, gosip murahan itu. Paling-paling hal yang membosankan lagi"
"yakin nie, nggak mau tau Lexy. Ini bukan gosip yang membosankan tapi sangat uptude pasti kamu tertarik mendengarkannya Lexy, percaya sama toton. Ini nggak akan mengecewakan"
"apa untungnya aku harus tau, buang-buang waktu aja. Paling gosip nggak bermutukan ton"
"terserah kamu nggak apa tau, yang jelas itu gosip terpopuler sekarang"
"Nggak tertarik ton, cowok kok suka gosip sih. Nggak bermutu banget"
"Lexy"
"sekarang apa lagi Nando, jangan ganggu aku mau istirahat dong"
"minuman dan sapu tangan dapat darimana?"
"ini"
"iya, dapat darimana?"
"Nggak tau dikasih sama siapa, yang jelas minuman dan sapu tangan ini sudah ada sana"
"jangan-jangan hantu lagi, hahaha"
"ada-ada aja kamu ton, memangnya hantu punya sapu tangan"
"bisa jadi kan Lexy. Sekarang ada hantu yang eksis , hahahahaha"
"sudah-sudah jangan ganggu aku, kalian berdua berisik sekali"
"jangan didengarkan kalau nggak suka Lexy"
"Iya, dasar si Lexy"
"sudah jangan hiraukan dia. kita lanjutkan apa yang kita bahas tadi"
"ok"
Toton dan Nando melanjutkan obrolan mereka yang sempat tertunda.
"Ton menurut kamu guru yang mengajar dikelas kita hari ini cantik
atau nggak"
"Mereka bilang sih cantik"
"iya semoga aja benar ton"
"kalian berdua lagi bicarakan tentang apa, sepertinya serius sekali"
"tadi bilangnya nggak mau tau, sekarang kamu Kepo Lexy"
"iya memang tadi aku nggak mau tau urusan kalian berdua, tapi melihat kalian sepertinya serius jadi aku mulai penasaran apa sebenarnya yang sedang kalian berdua bicarakan"
"menurut gosip yang toton dengar kalau hari ini ada guru baru lagi yang akan mengajar dikelas kita"
"masih ada juga guru yang berani mengajar dikelas kita"
"Mereka bilang gurunya cantik sekali, iya kan ton"
"siapa yang bilang"
"tadi kamu kan yang bilang sendiri kalau gurunya cantik"
"kapan aku ngomongnya, perasaan tidak ada"
"sudah-sudah kenapa kalian berdua yang jadi ribut karena masalah ini"
"toton tadi yang bilang kalau gurunya cantik"
"Memangnya aku ngomongnya seperti itu ya tadi"
"toton, toton, mulai deh"
"mulai apanya"
"kebiasaannya kambuh lagi" jawab Lexy
"maksudnya"
"Dasar si toton pikunnya kambuh lagi, barusan kamu bilang kalau guru barunya cantik"
"Hahaha, bukanya toton orangnya seperti itu"
"maksud kamu Lexy?"
"ingat nggak waktu ibu Malika mengajar dikelas ini"
"ibu Malika yang dandannya menor itu kan"
"iya hahaha"
"jangan-jangan lebih parah lagi dari Ibu Malika"
"bisa jadi, hahaha"
"kenapa aku harus percaya omongan si toton sih"
"baru sadar sekarang Nando"
"iya baru sadar, waktu itu kan toton bilang kalau ibu Malika itu cantik jadi bisa jadi yang toton lihat itu sama seperti ibu Malika bahkan lebih parah dari itu"
"itu kamu tau Nando, jadi masih percaya"
"Nggak lagi deh, kapok aku Lexy"
"hahahaha, toton sama Nando nggak ada bedanya"
"aku sama toton beda kalik"
"yakin beda"
"yakinlah"
"hahaha"
"malah tertawa lagi"
"kalian lagi ngomomongin aku ya"
"Nggak kok, tanya aja sama Nando kalau kamu nggak percaya ton"
"pasti kalian lagi ngomongin toton kan, jujur aja kalian berdua"
"perasaan kamu aja ton, iya kan Lexy"
"iya, apa yang dikatakan Nando benar kok"
"awas ya kalau kalian berdua ngomongin aku lagi"
"Di omongin pun nanti kamu juga lupa ton"
"hahaha,benar banget tu Lexy"
"apa aku bilang kalau si toton itu pikun orangnya"
"iya juga, kenapa dari dulu aku nggak sadar juga ya, hahahaha"
"mau sadar gimana, kamu sama toton kan sama"
"Sial kamu Lexy"
"hahaha, bercanda"
"sudah-sudah aku tau kok kalian pasti lagi ngomongin aku kan, aku tau kok kalau diantara kita bertiga aku yang paling tampan diantara kalian"
"Iya, iya, ton. Diantara kami berdua kamu yang paling tampan"
"benar apa yang dikatakan Lexy, ton"
"tapi?"
"kok ada tapinya sih Lexy"
"harus ada dong ton"
"tapinya apa?"
"toton itu tampan tapi kalau dilihat dari sedotan, hahahaha"
"iya benar banget tu, hahahaha"
"sial kalian berdua"
"hahahaha, cuma bercanda"
"iya aku tau, kalian berdua memang suka iseng"
"syukurlah kalau kamu tau ton" jawab Lexy
"tapi toton tenang aja tonton tetap urutan pertama yang paling tampan diantara kami berdua"
"Lexy setuju"
"tapi nggak lihat dari sedotan kan"
"iya nggak lah ton, jangan dianggap serius gitu dong yang tadi kan cuma bercanda"
"tadi itu bercanda ton"
"awas kalau kalian berdua berbohong lagi"
"Nggak kok ton, percaya sama kami berdua"
"iya, nggak bohong kok ton, kan Lexy"
"percaya sama kita berdua, kapan coba kita berdua bohong sama kamu, nggak pernah kan"
"awas aja kalau berbohong"
"kami janji"
"iya, aku sama Nando janji"
"aku ingat ya janji kalian berdua"
"ok"
"setuju"
Seseorang membuka pintu kelas. Semua mata tertuju kearah pintu yang mulai terbuka.
"Mau taruhan"
"ok, siapa takut Lexy"
"apa taruhannya?"
"kamu yakin Nando"
"siapa takut, apa taruhannya?"
"Traktir makan apapun dikantin selama seminggu, gimana?"
"ok setuju, siapa takut"
"kamu ikut nggak toton"
"Nggak deh"
"penakut banget kamu ton"
"bukanya takut cuma modal lagi menipis nie, kamu tau sendirian kondisi ekonomi ku"
"iya deh ton"
"kalian berdua aja yang taruhan aku nggak mau ikut-ikutan"
"ok"
"Jadi menurut kamu guru yang mengajar dikelas kita hari ini cantik atau nggak"
"Nggak cantik, pasti lebih buruk dari ibu Malika"
"ok"
"kalau menurut kamu Nando"
"lebih cantik dari ibu Malika"
"kita lihat aja nanti siapa diantara kita berdua yang jadi pemenangnya"
"pasti Nando yang menang"
"jangan seyakin itu Nando"
"lihat aja nanti pasti Nando yang jadi pemenangnya"
"ok, siapa takut"
Akhirnya orang ditunggu telah masuk kedalam kelas. Kelas yang tadinya berisik seketika menjadi tenang.
"Selamat pagi anak-anak" ibu Natuna menyapa sambil tersenyum
tidak ada suara satupun yang terdengar dari mereka
"selamat pagi, kalian semua bisa berbicara kan" tanya ibu Natuna
yang tadinya tampak tenang kembali terdengar suara yang memebalas sapaan ibu Natuna secara bersama.
"pagi buuuuuu" jawab murid serempak
"begitu dong pagi-pagi harus semangat jangan lesu. Perkenalkan, ibu adalah guru baru yang akan mengajar dikelas kalian hari ini mengantikan ibu Malika. Semoga kita bisa menjadi lebih akrab"
"iya buuuuu" jawab toton dengan penuh semangat
"kamu semangat sekali, saya suka semangat kamu"
"terimakasih bu" jawab toton dengan malu-malu"
"ada yang ingin kalian tanyakan, silahkani, sebisa mungkin saya akan menjawabnya"
"ibu" sapa tonton
"iya kamu yang semangat tadi mau tanya apa"
"ibu cantik sekali" jawab tonton
"hahahah" seketika murid didalam kelas tertawa melihat tingkah lucu toton
"Sudah-sudah tetap tenang, ada yang ingin ditanyakan lagi dan untuk kamu terimakasih atas pujiannya"
"sama-sama ibu cantik" jawab toton dengan polosnya
"masih ada yang ini bertanya"
"saya bu" Nando mengangkat tangan
"iya kamu, mau tanya apa,"
"Ibu belum memperkenalkan nama"
"oh iya, ibu sampai lupa.perkenalkan nama ibu Natuna Carla, kalian bisa panggil ibu Natu atau pun ibu Natuna"
"kalau ibu tuna, boleh kan" jawab Lexy dengan santainya
"tentu saja boleh, kalau kamu suka dengan nama itu, ibu tidak permasalahkan hal itu selagi kita bisa lebih mengenal satu sama lain kenapa tidak kan"
"parah nie Lexy, ibu secantik ini dipanggil tuna" jawab salah satu murid
"iya parah banget nie Lexy" jawab murid yang lainnya
"Apanya yang salah coba, nama ibunya Natuna ada kata tunanya, jadi tidak salah dong kalau aku panggil ibu tuna, kenapa kalian yang protes. Ibunya juga biasa-biasa saja"
"tapi itu keterlaluan Lexy"
"iya benar banget tuh"
"berisik ya kalian berdua, ibunya juga tidak protes kok"
"sudah-sudah jangan diperdebatkan lagi, sebaiknya ibu absen dulu supaya nanti ibu bisa mengenal kalian lebih dekat lagi"
"Siap bu" jawab toton dengan penuh semangat
"ibu mulai mengabsen ya"
"iya buuuu" jawab toton kembali dengan penuh semangat
"Nando Priyadi"
"hadir bu"
"Toton Suroton"
"hadir ibu cantik"
"Mita Anggranita"
"hadir bu"
"Lexy Artama"
"hadir"
"Semuanya sudah ibu absen jadi kita mulai saja belajarnya. bagaimana masih semangat"
"iya bu masih semangat" jawab serempak murid laki-laki kecuali Lexy
"baiklah kalau begitu ibu mulai sekarang"
Pelajaran akhirnya telah dimulai,untuk saat ini ibu Natuna masih selamat karena Lexy belum bertindak.