
Toton terlebih dahulu tiba dikelas, dan setelah itu Nando menyusul setelah toton terlebih dahulu masuk kedalam kelas.
"toton, kamu itu darimana saja kenapa baru kembali kekelas"
"Saya mengantar ibu Natuna keruangannya buk Mika"
"Tadi kamu meminta izin untuk pergi ke toilet dan kenapa tiba-tiba kamu mengantarkan ibu Natuna keruangannya. Tolong jelaskan apa yang sebenarnya kamu lakukan dari tadi toton"
"Akan saya jelaskan apa yang sebenarnya saya lakukan buk Mika"
Nando masuk kedalam kelas dengan santainya tanpa menghiraukan toton yang sedang berbicara kepada ibu Mika.
"Siang buk"
"Nando darimana saja kamu, kenapa jam segini baru kembali kekelas"
"Apa lagi sekarang???, pasti ibu Mika akan mulai ceramahnya lagi dan itu pasti memerlukan banyak waktu" batin Nando
"Nando kenapa kamu masih berdiri disitu, cepat kemari ibu harus mendengarkan penjelasan darimu juga"
"Baik buk"
"Ternyata Nando juga baru kembali dari kelas, apa mungkin orang yang ditemuinya itu adalah Lexy???. Setelah urusan ini selesai aku harus mencari tau apa yang sebenarnya terjadi" batin toton
"Toton tolong fokus jangan sering melamun nanti kamu kerasukan hantu"
"Saya tidak melamun buk"
"Kamu pandai sekali mencari alasan ya toton, pantas saja kalau kamu itu menjadi anak yang kurang menghargai waktu"
"Jangan bicara seperti itu buk Mika, saya itu selalu menghargai waktu dengan sangat baik"
"Kalau kamu menghargai waktu, kenapa baru sekarang kamu kembali ke kelas"
"Saya punya alasannya buk, dan saya akan menjelaskan semuanya"
"Baiklah kalau seperti itu coba kamu jelaskan sebenarnya kenapa kamu bisa terlambat kembali kekelas"
"Akan saya jelaskan buk Mika"
"Tolong jelaskan sekarang juga karena waktu ibu tidak banyak lagi"
"Iya buk, saya akan menjelaskan semuanya. Sebenarnya saya ingin kembali kekelas tetapi ditengah perjalanan saya bertemu ibu Natuna dan Pak Willy. Ibu Natuna ingin kembali keruangannya tapi karena kondisinya kurang sehat jadi saya ingin membantu ibu Natuna"
"Pak Willy bisa membantu ibu Natuna dan kamu bisa kembali ke kelas. Apa susahnya, jangan mencari alasan untuk tidak ingin mengikuti pelajaran ibu. Apa kamu ingin selamanya tidak mengikuti pelajaran ibu"
"Tidak seperti itu juga buk, tentu saja saya ingin selalu mengikuti pelajaran ibu Mika. Hanya saya juga harus menolong orang yang sedang kesusahan kan ibu Mika. Dan saat itu Pak Willy juga sedang sibuk makannya saya yang membantu ibu Natuna. Kalau ibu Mika tidak percaya tanyakan saja ibu Natuna apa yang sebenarnya terjadi"
"Jika kamu mengatakan yang sebenarnya kamu boleh kembali duduk toton"
"Tentu saja saya mengatakan yang sebenarnya buk"
"Kalau seperti itu kamu boleh kembali duduk"
"Kalau saya bagaimana buk" tanya Nando
"Kamu tidak boleh duduk sebelum kamu menjelaskan semuanya"
"Syukurlah ibu menyebalkan ini suasana hatinya lagi baik kalau tidak pasti selamanya aku tidak bisa mengikuti pelajarannya lagi" batin toton
"Toton kenapa kamu masih berdiri disini, apa kamu ingin tetap disini dan tidak ingin kembali ke tempat dudukmu"
"Iya buk, saya akan duduk sekarang"
"Cepat sana, jangan buang waktu lagi ton. Ibu masih ada urusan dengan Nando"
"Iya buk, ini juga saya mau kembali ketempat duduk saya"
Toton membisikkan sesuatu kepada Nando sebelum dirinya kembali ketempat duduknya.
"Semoga beruntung Nando"
"Pikirkan saja dirimu sendiri, jangan perdulikan orang lain"
"Kamu ini kenapa sih Nando, apa kamu sedang punya masalah denganku???"
"Bahasnya nanti saja, aku sedang ada urusan sekarang. Sudah pergi sana"
"Dasar pemarah"
Toton merasa kecewa atas sikap Nando hari ini. Dia pun kembali ketempat duduknya dan mulai memikirkan sesuatu tentang perubahan Nando saat ini.
"Apa yang sebenarnya terjadi???, kenapa Nando bersikap seperti itu???. Sebaiknya aku tanyakan saja nanti setelah pelajaran ini"
"Nando bisa kamu jelaskan kenapa kamu bisa terlambat kembali ke kelas"
"Saya mengantarkan Lexy ke uks buk Mika"
"Memangnya apa yang terjadi dengannya???"
"Tadi saat saya ingin kembali ke kelas saya menemukan Lexy tergelak pingsan dikoridor buk. Karena saya takut terjadi sesuatu denganya, saya memutuskan membawa Lexy ke uks dan ditengah perjalanan menuju ke uks saya bertemu dokter Derin dan dokter Derin membantu saya membawa Lexy ke uks. Kalau ibu tidak pecaya ibu bisa tanyakan dokter Derin"
"Kalau seperti itu kamu boleh kembali ketempat dudukmu"
"Baik buk"
"Anak zaman sekarang pandai sekali mencari alasan, sebaiknya setelah ini aku harus mencari tau semua kebenarannya. Apakah kedua anak ini berkata jujur atau hanya mengarang cerita saja" batin ibu Mika
"Nando, bisa kita bicara???"
"Nanti saja ton, ini masih jam pelajaran aku tidak mau belajar ku terganggu"
"Tapi bukannya kamu tidak terlalu memikirkan masalah pelajaran"
"Untuk saat ini penting ton, jadi diamlah dan fokus saja dengan pelajaran"
"Baiklah"
"Hihihihi, akhirnya aku berhasil. Pasti mereka berdua sedang bertengkar"
"Ternyata ada mangsa baru nie hihihihi"
"Kamu itu tuli ya, cepat masuk kembali kelasmu sekarang"
"Baiklah, hihihihihi"
"Hantu!!!!!!!"
"Dia pingsan, hihihihi. Sebaiknya aku pergi sekarang" menghilang begitu saja tanpa jejak sedikit pun"
"Suara apa itu???, cepat kalian cek"
"Tidak mau buk, saya takut kalau ternyata dia bukan manusia bagaimana"
"Dasar penakut kamu Fikri, Deon coba kamu lihat dari arah jendela"
"Baik buk"
Dengan mengumpulkan keberanian Deon mengeluarkan sedikit kepalanya ke keluar jendela untuk mengetahui siapa orang yang tadi berteriak.
"Siapa Deon????"
"Deon tidak melihat siapapun buk"
"Apa kamu sudah melihat disekitarnya Deon????"
"Sudah buk tapi...tapi yang saya lihat sekarang itu..."
"Hihihihi, ayo sini ikut aku hihihihi"
"Deon apa yang kamu lihat???"
"Saya lihat..."
"Hihihihihi, ikut aku"
"Deon kamu kenapa???, apa yang kamu lihat???"
"Saya lihat....han..han..han"
"Han apa Deon????, coba bicara lebih jelas lagi ibu benar-benar tidak mengerti apa yang sedang kamu bicarakan"
"Saya melihat hantu" Deon pingsan begitu memberitahu apa yang tadi dilihatnya"
"Deon, ayo tolong Deon"
"Baik buk"
Karena khawatir terjadi sesuatu, ibu Mika meminta murid yang lainnya untuk membawa Deon ke uks.
"Sekarang kita harus apa buk???"
"Bawa saja Deon ke uks, karena sepertinya tadi kepalan sedikit terbentur"
"Baik buk"
"Toton, Nando tolong bantu Fikri untuk membawa Deon ke uks"
"Baik buk"
"Ayo Nando"
"Iya"
"Nando, kenapa sikapmu berubah seperti ini. Apa terjadi sesuatu????"
"Nanti saja dibahasnya, ini keadaan yang sangat darurat"
"Tapi Nando..."
"Kalian berdua kenapa masih berdiri disitu saja, ayo cepat bantu Fikri"
"Iya buk, toton kesana sekarang"
"Karena keadaan tidak memungkinkan untuk melanjutkan pelajaran, ibu cukup kan saja sampai disini dan sekarang kalian boleh istirahat"
"Horeeee, akhirnya istirahat juga"
"Tapi bagaimana dengan kami buk???"
"Setelah mengantarkan Deon ke uks kalian bertiga boleh istirahat, tapi ingat satu hal kalian bertiga harus mengantarkan Deon sampai ke uks dan jangan sampai kalian seperti Lexy yang meninggalkan Collin tergeletak begitu saja di koridor"
"Sepertinya ibu Mika salah orang"
"Kenapa kamu bisa berkata seperti itu Nando????, coba kamu jelaskan"
"Saat Collin pingsan Lexy sedang bersama kami dikantin"
"Jangan bercanda Nando, jelas-jelas ibu melihat dengan sangat jelas bahwa Lexy yang bersama Collin waktu itu"
"Tapi buk, apa yang dikatakan Nando benar. Kami bersama Lexy sampai istirahat selesai"
"Terus saya saya temui bersama Collin itu siapa????"
"Mungkin saja hantu buk"
"Jangan asal bicara Fikri"
"Saya mengatakan yang sebenarnya ibu Mika"
"Lebih baik cepat kalian antar Deon ke uks"
"Dasar ibu Mika, dikasih tau tidak percaya. Awas saja nanti kalau bertemu hantu sungguhan" batin Fikri
Ketiganya membawa Deon menuju ke uks tapi langkah mereka berhenti saat mendengar keramaian dari arah luar kelas mereka.