
Dengan santainya Lexy memberitahu kepada toton dan Nando kenapa dia tidak memberikan cokelat itu kepada mereka bedua.
"Cepat katakan yang sebenarnya Lexy, kenapa kamu hanya diam saja dari tadi"
"Sabar ton, ini juga aku mau mengatakan yang sebenarnya"
"Jadi benar apa yang dikatakan oleh ibu Natuna kalau kamu tidak pernah memberikan cokelat itu kepada kami berdua"
"Tunggu dulu ton, ada alasannya kenapa aku berbohong tentang cokelat itu"
"Memangnya apa alasannya sehingga kamu berbohong dan mengatakan bahwa cokelat yang kamu bawa itu bukan milik kami berdua"
"Aku melakukan itu, karena aku khawatir terjadi sesuatu setelah kalian memakan cokelat pemberian si tuna itu. Jadi aku berbohong saja kalau cokelat itu bukan milik kalian bedua"
"Lexy kenapa kamu bisa berkata Sepeti itu padahal kamu tidak ada buktinya kalau cokelat itu berbahaya"
"Tapi itu semua sudah jelas ton, untuk apa tiba-tiba dia memberikan cokelat pasti ada niat yang tidak baik"
"Lexy, jangan menuduh ibu Natuna seperti itu. Tidak mungkin ibu Natuna melakukan hal buruk seperti itu"
"Jangan telalu percaya ton, kamu itu sudah dipengaruhi si tuna itu. Sikapnya yang baik hanya sebagai topengnya saja jadi kamu tidak boleh tertipu begitu saja"
"Aku tidak akan percaya dengan apa yang kamu katakan Lexy, buktinya aku tadi memakan cokelat itu tidak tejadi apa-apa"
"Mungkin efeknya belum berkerja tapi lihat beberapa jam lagi kamu juga akan merasakan ada hal aneh pada dirimu setelah memakan cokelat beracun ini jadi sebaiknya buang saja"
"Lexy cukup, ibu Natuna tidak mungkin menbuat cokelat beracun jadi jangan mencemarkan nama baik ibu Natuna sebelum kamu ada buktinya"
"Tonton, kamu itu benar-benar keras kepala. Tetap saja kamu membelanya apa kalau terjadi sesuatu si tuna itu mau menolongmu"
"Sudah Lexy, benar apa yang dikatakan toton tidak mungkin ibu Natuna melakukan perbuatan jahat seperti itu jangan mengada-ngada Lexy kalau ada yang salah paham bagaimana???"
"Kita buktikan saja kalau memang benar cokelat itu tidak beracun"
"Baik, aku akan memakannya sekarang"
Toton membuka cokelat yang berada didalam kotak dan langsung memakannya satu persatu tanpa henti.
"Lihat Lexy, aku sudah makan beberapa cokelat tapi aku baik-baik saja. Jadi lebih baik kamu minta maaf karena sudah menuduh ibu Natuna seperti itu"
"Apa kamu yakin tidak tejadi sesuatu toton???"
"Aku baik-baik saja Nando saat memakan cokelat ini"
"Tapi ton, terlalu banyak memakan cokelat juga tidak baik ton"
"Iya aku tau itu Nando, tapi apa yang dikatakan Lexy tentang cokelat ibu Natuna itu beracun tidak benar sama sekali"
"Pasti kamu sedang berpura-pura tidak merasakan sesuatu kan ton"
"Kamu itu benar-benar keras kepala ya Lexy, sudah berapa kali aku katakan tidak tejadi apa-apa saat aku memakan cokelat ini"
"Kita lihat saja untuk beberapa saat pasti tejadi sesuatu kepadamu ton"
"Sudahlah Lexy, kalau kamu kalah itu yang mengaku kalau saja"
"Seorang Lexy akan mengaku kalah tidak akan, apa yang aku katakan itu benar kalau cokelat itu pasti beracun ton"
"Terserah kamu saja Lexy, berdebat dengamu tidak akan pernah selesai yang jelas kami sudah mengetahui bahwa yang ibu Natuna katakan itu benar"
"Lain kali kalau ibu Natuna menitipkan sesuatu kepadamu dan memintamu memberikannya kepada kami berikan saja dan jangan menyimpannya karena itu bukan hak mu"
"ya ampun Nando, gara-gara cokelat aneh seperti ini kalian bedua rela melakukan apa pun"
"Bukan seperti itu Lexy, sesuatu yang diberikan dengan penuh rasa akan berbeda jika kamu memilikinya jadi mulai sekarang jangan melakukan hal seperti itu lagi"
"Toton, seharusnya kalian bedua berterimakasih kepadaku bukannya menyalahkanku"
"Tapi apa yang kamu lakukan itu salah Lexy"
"Salah bagaimana???, aku itu menyelamatkan kalian berdua. Kalau misalkan aku memberikan cokelat itu pasti akan tejadi sesuatu hal yang buruk"
"Tapi setelah kami memakan cokelat ini tidak tejadi apa-apa, kami berdua baik-baik saja sampai sekarang"
"iya ton, aku setuju dengan apa yang kamu katakan. Mulai sekarang jangan mengatakan hal buruk tentang ibu Natuna"
"Kalian bedua benar-benar sudah dipengaruhi si tuna itu aku harus segera bertemu dengan sekarang"
"Apa yang ingin kamu lakukan Lexy??"
"Jangan ikut campur dengan urusanku"
"Tapi apa yang ingin kamu lakukan Lexy"
"Sudah aku katakan jangan ikut campur ton"
"Nando, bagaimana ini???. Pasti Lexy akan melakukan sesuatu hal buruk kepada ibu Natuna"
"Jangan sampai Lexy melakukannya ton"
"kalau begitu kita harus menghentikan Lexy bagaimanapun caranya"
"Iya Nando, kamu benar"
Keduannya bergegas mengikuti Lexy tetapi usaha keduannya gagal karena mereka tidak menemukan keberadaan Lexy.
"Bagaimana ini ton, kita kehilangan jejak"
"Jangan panik seperti ini Nando, sebaiknya kita berpencar saja"
"Baiklah, semoga kita bisa bertemu Lexy sebelum dia bertemu ibu Natuna"
"Iya Nando, kalau begitu aku pergi ke arah sana dan kamu pergi kearah sini"
"Baik ton, kita berpencar sekarang sebelum terlambat"
"Kalau kamu sudah menemukan Lexy cepat hubungi aku"
"Siap, ayo kita berpencar sekarang"
"Iya ton"
"Semoga kita bisa bertemu Lexy lebih dulu"
"Aku juga berharap begitu ton"
Setelah berpencar ke berbagai arah Lexy keluar dari persembunyiannya.
"Hahaha, Toton dan Nando kalian tidak bisa menemukan ku. Kalian lihat saja apa yang akan aku lakukan kepada si tuna itu"
"Lexy, kenapa kamu masih disini???. Bukannya sebentar lagi pelajaran akan segera dimulai"
"Jangan mengagetkan ku seperti ini tuna, sejak kapan kamu berdiri disampingku"
"Ibu baru saja lewat sini dan tidak sengaja melihatmu disini. Apa yang sedang kamu lakukan disini Lexy???"
"Bisa ikut Lexy sebentar"
"Memangnya kamu mau mengajak ibu kemana Lexy???"
"Ikut saja dan jangan banyak bertanya, ada yang ingin Lexy bicarakan"
"Tapi kita bisa membicarakan ini setelah pelajaran usai Lexy, kamu bisa menemui ibu diruangan ibu nanti"
"Tidak bisa"
"Kenapa tidak bisa Lexy???"
"Ini hal penting yang harus Lexy bicarakan, jadi ikut saja sekarang"
"Baiklah jika ini keadaan yang sangat mendesak ibu akan pergi bersamamu Lexy"
"Si tuna ini mudah sekali dibohongi" batin Lexy
Ditempat lain toton dan Nando sedang sibuk mencari keberadaan Lexy yang tidak kunjung mereka temukan keberadaannya.
"Bagaimana ton??, apa kamu sudah menemukan keberadaannya??"
"Tidak ada tanda-tanda keberadaannya Nando, bagaimana denganmu???"
"Aku juga sama sepertimu ton, tidak menemukan tanda-tanda keberadaan Lexy"
"Sebenarnya anak itu pergi kemana???, aku takut dia nekat melakukan sesuatu yang buruk kepada ibu Natuna"
"Semoga saja apa yang kamu pikirkan itu tidak terjadi ton"
"Nando, apa kamu sudah mencari Lexy diruangan ibu Natuna???"
"Sudah, tetapi Lexy tidak berada disana"
"Apa ibu Natuna juga tidak ada diruangan nya???"
"Ibu Natuna tidak ada diruangan nya ton"
"Apa jangan-jangan ibu Natuna sudah bertemu Lexy sebelum kita Nando"
"Sepertinya tidak ton, tadi aku sudah bertanya dengan beberapa guru disana"
"Apa yang mereka katakan Nando???"
"Mereka mengatakan ibu Natuna sudah pergi mengajar"
"Kamu yakin???"
"Toton ku sayang kamu masih tidak mempercayaiku"
"Aku percaya Nando, lebih baik kita mencari Lexy lagi. Firasatku mengatakan kalau Lexy sedang bersama ibu Natuna"
"Baiklah, jika itu yang kamu inginkan kita akan mencari Lexy lagi"
Toton dan Nando kembali mencari keberadaan Lexy.