This Love My Teacher

This Love My Teacher
Eps. 24 - Cokelat yang sama



Ibu Natuna menghampiri toton dan Nando yang sedang berdiri didepan pintu kelas..


"Toton dan Nando bisa ke sini sebentar"


"Ton, apa aku tidak salah dengar. Ibu cantik memanggil kita berdua"


"Kamu tidak salah dengar Nando, ibu Natuna memang memanggil kita berdua. Tapi kenapa ibu Natuna ingin bertemu kita berdua"


"Mungkin saja ibu Natuna merindukan kita ton"


"Jangan sembarangan bicara Nando, mana mungkin ibu Natuna merindukan kita berdua. Khayalan mu itu telalu tinggi Nando"


"Tidak apa-apa ton, siapa tau menjadi kenyataan kita kan tidak pernah tau kalau hal itu bisa terjadi. Kalau Tuhan sudah berkehendak semua yang tidak bisa terjadi bisa terjadi kan ton"


"Terserah kamu saja, aku mau bertemu ibu Natuna dulu"


"Aku juga mau bertemu ibu Natuna ton, tunggu aku dong jangan meninggalkan aku sendirian disini"


"Makanya kalau jalan itu jangan lambat dong Nando"


"Lambat bagiamana, ini juga sudah cepat ton"


"Itu kurang cepat Nando, ayo lebih cepat lagi"


"Kamu itu manusia atau robot sih ton, jalannya cepat sekali"


"Manusia yang kuat seperti robot"


"Hahahahaha"


"Kenapa kamu tertawa Nando??"


"Tidak ada apa-apa, ayo kita kesana sekarang"


"Awas saja kalau sampai kamu memikirkan hal yang aneh-aneh tentangku"


"Tidak akan sayang, percaya lah padaku"


"Nando!!!"


"Hahahah"


Keduanya menghampiri ibu Natuna yang sedang berdiri tidak jauh dari kelas mereka.


"Toton dan Nando kenapa pergi menghampiri si tuna itu, aku jadi pensaran apa yang ingin mereka bicarakan. Tapi bagaimana aku bisa mengetahui apa yang sedang mereka bicarakan saat ini, tidak ada tempat untuk bersembunyi dan mendengarkan pembicaraan mereka. Hari ini aku benar-benar sial, sebaiknya aku menunggu mereka berdua kembali dan mengetahui apa yang sebenarnya terjadi"


Lexy masuk kedalam kelas dan duduk dengan tenang ditempat duduknya sambil menunggu toton dan Nando kembali.


"Ibu Natuna tadi memanggil kita berdua"


"Iya ton, ada sesuatu yang ingin ibu berikan untuk kalian berdua"


"Tapi hari ini bukan ulang tahun Nando atau pun toton buk, jadi untuk apa ibu memberikan kami berdua sesuatu"


"Terima saja sebagai tanda terimakasih dari ibu Natuna"


"Tapi toton tidak melakukan apa-apa buk jadi toton nggak bisa menerima apa pun dari ibu"


"Iya buk, benar apa yang dikatakan oleh toton. Kami merasa tidak pantas menerima sesuatu dari ibu Natuna tanpa melakukan yang bisa membantu ibu Natuna"


"Tapi kalian berdua sudah banyak membantu ibu Natuna"


"Memangnya kami membantu ibu Natuna???, tapi apa buktinya buk kalau kami berdua sudah membantu ibu Natuna" tanya toton


"Kalian berdua lupa ya"


"Maksud ibu???"


"Beberapa hari ini kalian sudah membantu ibu memberikan informasi tentang Lexy"


"Kami memberitahunya karena kami yakin ibu bisa merubah Lexy menjadi anak yang lebih baik lagi"


"Nando juga setuju dengan apa yang dikatakan oleh toton, kami berdua juga bisa terbebaskan dari semua kelakuan jahat Lexy untuk beberapa hari ini. Kami melakukan hal itu karena permintaan Lexy, jika kami berdua tidak melakukan apa yang Lexy inginkan pasti Lexy akan marah besar dan membenci kami berdua buk"


"Ibu mengerti jika diposisimu Nando, tapi kamu juga bisa menolak jika kamu tidak mau melakukan hal itu"


"Beberapa kali ingin menolak tapi mulut tidak bisa untuk mengatakan buk, jadi kami berdua bisa menurut saja dengan apa yang diinginkan oleh Lexy"


"Iya buk, Nando berkata yang sebenarnya sulit sekali untuk menolak perintah Lexy buk"


"Lain kali lebih berani untuk mengatakan tidak jika kamu tidak ingin melakukannya ton"


"Nando juga akan berusaha seperti Toton juga buk"


"Baguslah kalau kalian punya semangat seperti itu, jadi ibu minta terima hadiah ini untuk kalian berdua dan jangan menolaknya karena ibu membuatnya sendiri dan ini ibu buatkan spesial untuk toton dan Nando"


"Wah, beruntung sekali kita berdua ton. Jadi tidak sabar ingin mencobanya pasti rasanya enak"


"Bukannya kalian berdua sudah mencobanya???"


"Mencoba apa buk??" Tanya toton


"Cokelat buatan itu"


"Ibu tidak pernah memberikan kami berdua Cokelat"


"Iya buk, benar apa yang Nando katakan kami tidak pernah menerima cokelat buatan ibu Natuna dari siapapun dan hari ini pertama kalinya kami bisa merasakan cokelat buatan ibu Natuna"


"Tapi ibu pernah menitipkan cokelat itu kepada Lexy, apa Lexy tidak memberikannya kepada kalian berdua"


"Ibu yakin memberikan cokelat itu kepada Lexy"


"Yakin ton, waktu itu ibu berniat memberikannya cokelat tapi Lexy menolak cokelat itu dan mengatakan bahwa dia tidak suka memakan cokelat jadi ibu sarankan dari pada dibuang lebih baik berikan kepada temanmu saja dan dia menyetujuinya"


"Tapi buk yang Lexy katakan itu berbeda"


"Memangnya apa yang dia katakan Nando??"


"Lexy mengatakan kalau cokelat itu milik seseorang dan kami berdua tidak boleh memintanya"


"Iya buk, Lexy mengatakannya seperti itu padahal Lexy sangat menyukai cokelat"


"Jadi yang dikatakan Lexy itu tidak benar kalau dirinya tidak terlalu menyukai cokelat ton"


"Iya buk, sepertinya Lexy berbohong soalnya ibu kesayangan selalu membuatkan cokelat seperti ini dan rasanya juga hampir sama jadi Lexy berbohong dan mengatakan kalau dia tidak menyukai cokelat padahal dia sangat suka sekali makan cokelat"


"Cokelat itu adalah resep dari seseorang bibi yang ibu kenal mungkin saja resepnya hampir sama seperti buatan ibunya"


"Mungkin saja buk" jawab toton


"Oh iya ibu minta kepada kalian jangan bahas apa pun tentang cokelat yang ibu berikan kepada Lexy"


"Memangnya kenapa buk???"


"Mungkin saja Lexy lupa membagikannya kepada kalian berdua ton"


"Tapi buk disaat kami berdua ingin meminta cokelat itu Lexy langsung mengatakan bahwa cokelat itu milik orang lain jadi sudah jelas bahwa cokelat itu tidak ingin diberikan kepada kami berdua"


"Nando setuju apa yang toton katakan buk, kami berdua akan mengujinya apakah Lexy akan berkata yang sejujurnya atau mungkin berbohong lagi. Ibu jangan khawatir tidak akan terjadi apa-apa"


"Baiklah, jika itu yang ingin kalian berdua lakukan ibu juga tidak bisa mencegahnya. Semoga saja tidak terjadi apa-apa"


"Kalau begitu kamu berdua pergi dulu buk, sepertinya Lexy sudah menunggu kami bedua didalam kelas"


"Iya Nando, ibu juga akan pergi untuk mengajar"


"Terimakasih untuk cokelatnya buk pasti toton dan Nando akan menghabiskannya"


"Sama-sama ton dan jangan lupa bagikan cokelat ini kepada Lexy siapa tau dia mau memakannya"


"Iya buk, nanti toton bagikan cokelat ini kepada Lexy jika dia menginginkannya"


"Dan satu hal lagi jangan telalu memaksakan Lexy untuk berkata yang sejujurnya tentang cokelat yang ibu berikan, siapa tau dia belum siap untuk mengatakan kebenarannya"


"Ibu jangan khawatir, kami cukup mengenal Lexy buk jadi kami berdua yakin Lexy pasti bisa mengatakan semuanya dengan jujur jadi ibu tidak perlu khawatir dan merasa bersalah seperti itu karena sudah mengatakan semua kebenarannya kepada kami berdua"


"Iya buk benar apa yang dikatakan toton, ibu jangan khawatir serahkan semuanya kepada kami berdua pokoknya semuanya beres deh"


"Baiklah, kalau begitu ibu pergi dulu"


"Iya buk"


"Sekali lagi terimakasih atas cokelatnya"


"Sama-sama ton, ibu pergi dulu"


"Baik buk"


Keduannya kembali kedalam kelas dengan suasana hati yang sangat bahagia karena cokelat pemberian dari ibu Natuna.