This Love My Teacher

This Love My Teacher
Eps. 14 -Mulai ada rasa



Lexy terus saja memberikan pertanyaan kepada toton, hal itu membuat toton sulit untuk menjawabnya. Sampai pada akhirnya Nando melihat beberapa cokelat berada ditangan Lexy.


"Cepat ton, apa pertanyaan ku itu sangat sulit sampai-sampai kamu bingung ini menjawabnya"


"Bukan begitu Lexy"


"Ayo jawab saja ton apa susahnya"


"Kamu itu ya Nando seenaknya saja kalau bicara, aku harus mengatakan apa kepada Lexy. Aku benar-benar bingung sekarang"


"Kalau kamu tidak bisa biar aku saja yang menjawabnya"


"Apa kamu yakin Nando???"


"Kamu tidak percaya denganku ya ton"


"Bukannya begitu Nando, kalau kamu salah bicara bagaimana. Masalahnya akan semakin bertambah panjang nantinya"


"Serahkan saja semuanya padaku, ini pasti berhasil ton. Kamu tenang saja dan lihat apa yang akan aku lakukan"


"Baiklah, jika itu yang kamu inginkan. Tapi ingat satu hal jangan sampai apa yang kamu lakukan menambah masalah"


"Tenang saja ton, serahkan semuanya kepadaku. Ini pasti berhasil, lihat saja nanti"


"Apa kalian berdua akan terus berbisik seperti itu dan mengabaikanku seperti ini"


"Jangan marah dulu Lexy, kami berdua hanya sedang memikirkan satu hal iya kan ton"


"Iya..iya, kamu benar sekali Nando"


"Memangnya apa tau sedang kalian pikirkan"


"Begini, apakah kami berdua boleh meminta cokelat yang berada ditangan mu itu"


"Cokelat ini bukan punyaku jadi aku tidak bisa memberikan ini untuk kalian berdua"


"Ya sayang sekali, padahal aku kira itu cokelat punya mu. Bukanya kamu tidak menyukai cokelat kenapa sekarang kamu malah membelinya Lexy"


"Kamu itu tuli ada pura-pura tuli sih Nando, tadi aku sudah katakan kepadamu kalau cokelat yang aku pegang sekarang ini bukan milikku"


"Iya aku tau, memangnya siapa pemilik cokelat itu" tanya toton


"Kalian berdua itu terlalu banyak tanya ya, sebaiknya aku pergi saja dari sini"


"Kamu mau kemana???" Tanya Nando


"Mau kemana pun aku sekarang kalau tidak harus tau kan"


"Iya...iya, kami berdua minta maaf Lexy" jawab Nando


"Simpan saja maaf kalian untuk nanti, sekarang aku sangat sibuk jadi aku minta jangan mengangguku dulu. Bukanya aku ingin menjauh dari kalian berdua tapi untuk saat ini aku hanya ingin menghabiskan waktu ku sendirian"


"Baiklah, kami mengerti Lexy. Kamu sedang banyak masalah sekarang. Jadi kami berdua memakluminya jangan terlalu dipikirkan kami tau apa yang kamu lakukan sekarang ini yang terbaik untukmu" jawab toton


"Iya benar, jangan telalu dipikirkan kami mengerti dengan kondisi mu sekarang. Tapi ingat satu hal Lexy kalau kamu membutuhkan kami berdua kami akan selalu ada untukmu dan jangan pernah memendam masalahmu sendirian karena kami berdua selalu ada untukmu kapan pun kamu inginkan kami ada selalu ada untukmu jadi jangan lupakan kami berdua ya" jawab Nando


"Akhirnya temanku yang satu ini bisa bijak juga ya"


"Kamu baru tau ton, kalau aku bisa berbicara seperti itu. Memangnya kamu saja yang bisa mengatakan hal seperti itu juara kelas"


"Baru dipuji sedikit saja langsung pamer, kamu itu ya Nando selalu saja begitu"


"Kalau kamu sudah tau bagaimana sifat ku kenapa kamu harus bertanya lagi, dasar si toton selalu memperpanjang masalah"


"Siapa juga yang memperpanjang masalah Nando, kamu itu ya jangan asal menuduh seperti itu. Aku hanya memujimu bukan berbuat salah kepadamu"


"Iya...iya, jangan marah begitu dong ton. Aku hanya bercanda"


"Tapi bercanda mu itu sudah keterlaluan Nando"


"Ton jangan marah dong, iya..iya. Kalau kamu selalu marah-marah nanti kamu..."


"Cepat tua seperti kakekmu begitu kan maksudmu Nando"


"Tepat sekali, tebakan yang benar selamat ada mendapatkan uang tunai 2 juta tapi ingat pajak ditanggung pemenang ya, hahaha"


"Tidak lucu sama sekali"


"Itu menurutmu ton, tapi kalau menurutku lucu-lucu saja iya kan Lexy"


"Kenapa sekarang aku yang dibawa-bawa, itu urusan kalian berdua kan"


"Kamu itu ya Lexy, menyenangkan hati teman saja tidak bisa"


"Bukanya tidak bisa Nando, tapi tidak ada waktu untuk melakukan hal itu sekarang"


"Iya..iya, aku mengerti apa yang kamu katakan"


"Kalian berdua masih mau disini kan"


"Iya" jawab Nando


"Kalau begitu aku pergi dulu, ada urusan yang harus aku selesaikan"


"Baiklah, aku dan toton akan disini dulu. Iya kan sayangku"


"Sayang???, kamu itu sudah tidak waras ya Nando"


"Jangan begitu sayangku, aku sungguh mencintaimu jadi jangan campakan aku seperti Lexy ya sayang"


"Menjijikkan sekali, ya sudah aku pergi dulu lanjutkan saja kisah percintaan kalian berdua aku tidak ingin ikut campur"


"Baiklah, hati-hati dijalan ya sayangku"


"Apa sayangku????, tidak akan itu terjadi Nando"


"Kenapa tidak bisa, aku kan juga mencintaimu Lexy"


"Cepat pergi Lexy, jangan hiraukan Nando. Sekarang dia kurang waras jadi bertingkah sangat aneh"


"Baiklah, aku pergi dulu. Selamat menempuh hidup baru"


"Jangan marah ton, aku hanya bercanda. Aku pergi dulu"


"Iya"


"Sampai bertemu dikelas"


"Sayangku Lexy, hati-hati ya"


"Hentikan itu Nando, menjijikkan sekali aku melihat tingkahmu seperti itu"


"Jangan seperti itu, kalau kamu jatuh cinta bagaimana"


"Amit-amit deh, aku masih waras ya Nando"


"Hahahaha"


"Aku pergi, lama-lama disini aku semakin aneh saja"


"Selamatkan dirimu Lexy"


"Kamu juga ton, selamatkan dirimu"


"Tidak akan bisa, toton bersamaku sekarang. Apa kamu juga ingin bergabung Lexy???"


"Sepertinya tidak, aku harus segera pergi sekarang"


"Kenapa terburu-buru, waktunya masih panjang kan. Apa urusan mu sepenting itu sampai kamu tidak bisa menundanya???"


"Tidak bisa, aku harus pergi sekarang"


Lexy berlalu pergi meninggalkan toton dan Nando.


"Hahahaha"


"Kenapa kamu tertawa???, cepat lepaskan pelukan mu kalau orang lain melihat pasti akan salah paham nantinya"


"Baiklah sayangku, akan aku lepas"


"Hentikan tingkah mu itu Nando"


"Memangnya kenapa sayangku???"


"Aku tidak menyukainya, sejak kapan kamu mulai bertingkah aneh seperti ini"


"Sejak aku mulai merasa getaran cinta dihati ini"


"Nando, aku serius"


"Yang aku katakan itu serius sayang"


"Dasar aneh"


"Aku bersikap aneh seperti ini karena aku sangat mencintaimu"


"Hentikan itu sekarang juga Nando, aku benar-benar tidak menyukainya"


"Untuk saat ini kamu tidak menyukainya tapi kalau sudah terbiasa kamu juga akan suka"


"Jangan sampai"


"Hahahaha"


"Dasar aneh, sebaiknya aku pergi saja dari sini. Lama-lama disini bersamamu membuatku menjadi sangat aneh"


"Hahaha, bukannya aneh tapi semakin cinta kan"


"Apa????, tidak akan"


"Kamu mau kemana sayang, jangan tinggalkan aku sendirian disini"


"Jangan ganggu aku, pergi sana dasar orang aneh"


"Sayangku...sayangku jangan tinggalkan aku sendirian disini. Tunggu aku sayang"


"Menjauh dariku Nando, tingkah aneh mu membuatku takut"


"Kenapa harus takut sayang, cintaku ini tulus untukmu"


"Aku tidak butuh cintamu, cari orang lain saja untuk kamu cintai"


"Tidak ada orang lain yang bisa menggantikan kamu sayang. Aku hanya mencintaimu saja"


"Aku tidak perduli, apa yang akan kamu katakan"


"Jangan seperti itu sayang, aku sangat tulus mencintaimu"


"Hentikan Nando, hentikan sekarang juga"


"Jangan begitu sayang, aku hanya ingin selalu bersamamu itu saja. Apa itu terlalu berat bagimu"


"Sangat berat, jadi hentikan sekarang juga"


"Jangan seperti itu sayang, apa yang kamu katakan membuat hatiku terluka"


"Mau terluka atau tidak itu bukan urusanku"


"Sayang jangan seperti itu"


"Hentikan omong kosongnmu itu nando"


"Sayang jangan seperti itu"


"Nando hentikan sekarang juga"


"Hahahaha"


Nando cukup puas mengganggu kedua temannya itu.