This Love My Teacher

This Love My Teacher
Eps. 38 - Libur mendadak



Ibu Alimah mulai mengumumkan kepada semua murid bahwa untuk beberapa hari kedepan sekolah akan diliburkan.


"Selamat siang anak-anak, hari ini ibu Alimah akan mengumumkan hal yang sangat penting jadi di mohon untuk anak-anak sekali tetap fokus untuk mendengarkan pengumuman ini"


"Ton"


"Apa Fikri???"


"Tidak jadi"


"Kamu itu kalau mau bicara dipikir-pikir dulu"


"Iya ton, tapi kan kamu tau aku orangnya pelupa"


"Bisa tidak jalannya lebih cepat, Deon ini sangat berat. Kalau kalian berdua ingin bicara nanti saja dan jangan membuang waktuku seperti ini"


"Nando kamu ini kenapa sih, lagi datang bulan ya marah-marah terus kerjaannya"


"Itu bukan urusanmu ya Fikri, fokus saja dengan tugasmu saat ini. Deon itu kan sahabatmu jadi seharusnya yang membawanya ke uks itu kamu bukannya aku. Sudahlah lebih baik aku pergi saja sekarang"


"Eh Nando kamu mau kemana???, jangan seperti ini dong. Kalau kamu pergi sekarang akan aku laporkan kepada ibu Mika"


"Terserah kamu saja Fikri, lakukan saja apa juga tidak akan takut dengan ancaman mu itu"


"Fikri sudahlah jangan diperpanjang lagi masalah kecil seperti ini"


"Tapi ton, Nando itu sudah keterlaluan sekali. Kenapa hanya hal sekecil ini dia marah"


"Untuk saat ini suasana hati Nando kurang baik, jadi maklumi saja Fikri"


"Kamu bicara seperti itu karena Nando itu sahabatmu kan"


"Fikri, sudahlah jangan terlalu dipikirkan. Lebih baik kita segera mengantar Deon ke uks"


"Tapi ton"


"Kamu itu keras kepala sekali ya, sudah aku katakan lupakan saja tapi kamu selalu membahasnya. Kalau seperti ini kamu sendiri saja yang membawa Deon ke uks, aku pergi"


"Jangan seperti ini dong, masa kamu mau meninggalkan ku begitu saja disini"


"Mungkin itu hal yang terbaik Fikri, sudahlah sekarang jam istirahat dan perutku sangat lapar sekali jadi kamu lanjutkan sendiri saja"


"Tapi..."


"Kamu pasti bisa melakukannya Fikri, semangat"


Toton pergi menyusul Nando yang sudah pergi lebih dulu. Fikri sangat kesal atas sikap keduannya yang meninggalkannya bersama Deon dikoridor sekolah.


"Dasar keterlaluan, bisa-bisanya mereka meninggalkanku. Awas saja nanti aku akan membalas perbuatan mereka berdua"


"Fikri, kenapa aku bisa berada disini???"


"Deon, akhirnya kamu sadar juga"


"Memangnya aku kenapa Fikri???"


"Ceritanya nanti saja Deon, kita harus pergi sekarang dari sini"


"Baiklah"


Fikri tampak sangat lega karena Deon sudah sadar dan keduannya pergi menuju kantin sekolah.


"Nando tunggu aku"


"Mau apalagi ton, aku harus pergi ke uks sekarang untuk menjenguk Lexy disana"


"Aku juga akan ikut denganmu Nando, Lexy juga sahabatku"


"sahabatmu?????, apa aku tidak salah dengar???"


"Nando, sebenarnya apa yang sedang terjadi???. Kenapa sikapmu sekarang aneh seperti ini???"


"Kamu mau tau alasannya???"


"Tentu saja Nando, cepat katakan apa yang sebenarnya terjadi"


"Tadi setelah pergi meninggalkanku, kamu pergi kemana setelah itu???"


"Aku pergi mengantarkan ibu Natuna keruangnya, memangnya apa yang sedang kamu lakukan Nando????"


"Apa kamu yakin tidak mendengarkan apa pun???"


"Mendengarkan apa maksudmu????"


"Aku berteriak sangat keras memanggilmu untuk meminta bantuanmu tetapi kamu mengabaikanku begitu saja ton. Apa kamu sengaja ya"


"Tapi aku tidak mendengarkan apa pun Nando"


"Jangan berbohong seperti itu"


"Aku tidak berbohong Nando, yang aku dengar hanyalah suara aneh yang menakutkan"


"Suara aneh seperti apa???"


"Aku tidak mendengarkan suara apa pun ton"


"Tentu saja kamu tidak mendengarkannya karena saat ini ada yang menutup telingamu Nando"


"Jangan bicara aneh seperti itu ton, tidak mungkin ada hantu disekitar sini"


"Tapi Nando sekarang dia berada tepat dibelakangmu, lihat saja kalau kamu tidak percaya"


"Jangan bercanda seperti itu ton, disini cuma ada kita berdua saja"


"Nando aku serius, dia sekarang berada dibelakangmu"


"Baiklah, kalau kamu mengatakan hal seperti itu"


Nando menyentuh bagian belakangnya tapi tidak ada siapapun yang berada dibelakangnya saat ini.


"Bagaimana Nando???, apa kamu merasakan hal yang aneh saat menyentuh belakangmu???"


"Tidak ada apa pun ton, kamu itu hanya berhalusinasi saja"


"Mungkin saja, tapi sudah beberapa kali aku mengusap mataku tapi tetap saja bayangan putih itu berada dibelakangmu"


"Sudahlah ton jangan terlalu dipikirkan pasti cuma perasan mu saja sebaikanya kita menjenguk Lexy sebelum jam istirahat berakhir"


"Iya Nando"


"Maaf untuk sikapku yang tadi, ternyata itu cuma salah paham saja"


"Tidak apa-apa Nando, aku juga bisa mengerti kenapa kamu bisa bersikap seperti itu"


"Kenapa mereka tidak takut sama sekali denganku, padahal sekarang aku berada tepat dihadapan mereka saat ini, apa sekarang Kekuatanku sudah berkurang. Sebaiknya aku cari mangsa yang lain saja, kalau seperti ini bisa-bisa Kekuatanku semakin melemah"


Ibu Alimah mulai menjelaskan pengumuman apa yang akan dikatakan nya pada hari ini.


"Untuk anak-anak sekalian ibu akan memberitahukan bahwa beberapa hari kedepan sekolah akan diliburkan sementara. Jadi dimohon untuk semuanya setelah pulang sekolah nanti memberitahukan hal itu kepada orang tua kalian. Sekian pengumuman dari ibu kalau masih ada yang belum paham segera langsung keruangan ibu Alimah"


Keduannya tiba diuks, sebelum pergi ke uks keduannya mampir dulu ke kantin untuk membelikan makanan dan camilan kesukaan Lexy.


"Apa semuanya sudah kamu bawa ton???"


"Sudah, kamu tenang saja"


"Semoga Lexy sudah sadar sekarang aku khawatir terjadi sesuatu dengannya karena saat aku menemukannya dia sudah tergeletak pingsan dan dikepalanya terdapat luka yang cukup besar. Aku takut kalau hal itu menimbulkan masalah yang serius ton"


"Jangan berpikiran seperti itu, aku yakin Lexy akan baik-baik saja Nando. Hanya luka seperti itu tidak akan membuat Lexy mengalami hal buruk"


"Semoga saja tidak tejadi apa-apa"


Tidak berapa lama keduannya sampai ke uks. Toton meminta Nando untuk membuka pintu uks tapi Nando tidak menghiraukan apa yang sedang dikatakan oleh Nando dan masuk begitu saja tanpa memperdulikan toton yang kesusahan membawa banyak makanan untuk Lexy.


"Nando tolong buka kan pintu ini untukku"


Nando tidak mendengarkan apa yang diperintahkan oleh toton.


"Minggir ton, aku harus masuk sekarang"


"Aku juga mau..."


Nando masuk kedalam uks seorang diri meninggalkan toton yang sedang kesusahan.


"Nando aku mau masuk juga, ya ampun anak ini apa dia sengaja melakukannya hanya untuk membalas ku. Atau mungkin ada hantu yang sedang menutup telinganya, memikirkan hal itu saja membuatku takut. Memikirkannya saja sudah membuatku takut, sebaiknya aku masuk sekarang sebelum hantu itu mengangguku lagi"


"Toton, dari mana saja kamu aku menunggumu cukup lama"


"Aku terjebak diluar, apa kamu tidak mendengarkan kalau aku memintamu untuk membuka kan pintu untukku"


"Apa tadi kamu memintaku untuk membuka kan pintu???, tapi yang aku dengar kamu hanya memintaku untuk masuk lebih dulu karena kamu sedang menunggu seseorang"


"Kamu yakin mendengar seperti itu???"


"Tentu saja, makanya aku masuk lebih dulu"


"Ini pasti perbuatan hantu itu, pasti dia yang membuatmu meninggalkanku"


"Ya ampun ton kamu itu masih saja percaya hal-hal seperti itu, tidak ada hantu ton disini. Sudah aku katakan jangan terlalu memikirkan hal itu, bisa-bisa kamu stres karena hal seperti ini"


"Tapi apa yang dikatakan tonton itu benar Nando"


"Lexy, akhirnya kamu sadar juga"


"Syukurlah tidak terjadi apa-apa ya ton"


"Kenapa aku bisa disini????, bukannya tadi aku sedang berada dikoridor"


"Nando menemukan mu dalam keadaan pingsan dan langsung membawamu ke uks" jawab toton


"Apa kepalamu baik-baik saja Lexy????"


"Memangnya kepalaku kenapa Nando???"


Lexy menyentuh kepalanya yang sudah diperban dengan sangat rapi oleh dokter Derin.