This Love My Teacher

This Love My Teacher
Eps. 10 - Bertemu papa



Hari yang telah ditentukan untuk bertemu akhirnya datang juga. Pak Artama tetap setia menunggu kedatangan anaknya. Sesuai dengan kesepakatan keduanya hanya bertemu berdua saja dan hal itu dituruti oleh Pak Artama demi bertemu anak kesayangannya itu. Tak berapa lama Lexy tiba ditempat itu, terlihat wajah bahagia yang terpancar dari Pak Artama saat dirinya bisa bertemu anaknya itu.


"Lexy, akhirnya kita bisa bertemu lagi. Papa sangat merindukanmu, apa makan mu teratur sayang????. Apa uang saku mu masih ada???, selama ini kamu tidur dimana sayang???"


"Lexy baik-baik saja Pa, papa jangan khawatir kan soal itu"


"Begitukah, tapi papa selalu khawatir tentang kamu Lexy. Sebaiknya kamu pulang saja jangan pergi-pergi seperti ini lagi, papa mohon Lexy pulanglah kerumah"


"Untuk saat ini Lexy belum bisa pulang kerumah pa"


"Apa karena mama mu???"


"Bukan soal itu pa, Lexy hanya ingin menjadi anak yang lebih mandiri lagi itu sebabnya Lexy pergi dari rumah. Papa tolong mengerti keputusan Lexy"


"Tapi Lexy, papa selalu khawatir tentang kamu. Papa masih bisa membiayai semua keperluan mu jadi papa minta kamu pulang saja jangan menjauh lagi dari papa"


"Maaf Pa, Lexy tetap nggak bisa pulang"


"Apa itu hanya alasan untukmu menjauh dari papa Lexy semenjak papa memutuskan untuk menikah lagi???"


"Papa akan tau kenapa Lexy bersikap seperti ini, jadi papa terima saja keputusan Lexy untuk menjadi anak yang mandiri Pa"


"Tapi Lexy, papa nggak bisa melakukan hal itu. Semenjak mama meninggalkan kita untuk selama-lamanya kamu sekarang menjadi tanggung jawab papa jadi papa mohon jangan bersikap egois seperti ini Lexy, jangan buat papa sedih"


"Papa jangan khawatir, Lexy nggak akan buat papa sedih lagi jadi papa fokus saja dengan pekerjaan papa dan jangan terlalu mengkhawatirkan Lexy"


"Mana bisa papa nggak khawatir sama kamu Lexy, kamu itu anak papa jadi papa akan selalu mengkhawatirkan keadaan anak papa. Papa sayang kalian berdua jadi papa nggak akan bisa mengabaikan salah satunya"


"Pa, papa harus menerima semua keputusan ini. Lexy mengajak papa untuk bertemu saat ini adalah ingin membahas soal ini jadi Lexy minta sama papa terima apa pun keputusan Lexy dan juga Lexy mau papa jangan ikut campur apa pun yang akan Lexy lakukan selama Lexy nggak melakukan hal yang membuat papa malu"


"Tapi pulanglah kerumah dan jangan menghindar seperti ini, papa nggak mau berpisah terlalu lama sama kamu Lexy. Kamu itu adalah anak laki-laki satu-satunya dikelurga ini jadi papa nggak bisa mengabaikan kamu begitu saja sayang jadi pulang saja dan kita bahas lagi nanti"


"Lexy tetap nggak bisa Pa, papa harus menerima keputusan Lexy"


"Tapi nggak bisa masalah ini kita bicarakan dirumah saja Lexy semuanya lebih jelas"


"Nggak ada yang perlu diperjelas lagi Pa, sekarang papa terima saja keputusan Lexy untuk menjadi anak yang mandiri"


"Apa kamu yakin bisa melakukannya Lexy, papa khawatir kamu sulit untuk melakukannya"


"Lexy tau dulu Lexy anak yang selalu menyusahkan papa tapi sekarang Lexy ingin merubah Pa, jadi papa harus terima semua keputusan Lexy. Lexy nggak mau selalu membuat papa malu dengan apa yang selama ini Lexy lakukan"


"Papa tau apa yang kamu lakukan dulu hanya ingin mendapatkan perhatian dari papa. Papa tau itu Lexy, maaf jika selama ini papa selalu sibuk berkerja tanpa memperdulikan kamu Lexy. Maafkan papa atas apa yang pernah papa lakukan kepadamu"


"Lexy tau apa yang papa lakukan juga untuk kebahagiaan keluarga kita, jadi papa jangan menyalahkan diri papa seperti itu"


"Terimakasih sayang selama ini kamu telah menjadi anak yang bisa mengerti tentang papa mu ini"


"Iya Pa, Lexy juga berterima kasih atas kasih sayang yang selalu papa berikan untuk Lexy walaupun Lexy selalu buat papa kecewa"


"Selagi kamu bersikap baik papa nggak mempermasalahkan hal itu Lexy, tapi kamu harus janji nggak akan melakukan hal yang membuat papa kecewa lagi kalau sampai kamu melakukan hal itu lagi papa nggak akan mengizinkan kamu untuk pergi kemana pun"


"Akan Lexy usahakan Pa"


"Kamu harus bisa berubah Lexy, ini untuk kebaikanmu juga jadi papa minta jangan melakukan hal yang akan menyakiti diri mu"


"Iya Pa, papa jangan khawatirkan soal itu"


"Apa kamu sudah makan Lexy???"


"Belum Pa"


"Ya sudah pesan makanan dan minuman yang ingin kamu nikmati biar papa yang bayar semuanya"


"Jangan Pa, Lexy masih punya cukup uang untuk membayar apa pun yang ingin Lexy makan"


"Simpan saja uang itu untuk keperluan mu kalau nanti uangnya sudah mulai habis cepat hubungi papa akan papa tambahkan lagi uangnya"


"Uang Lexy masih cukup untuk membiayai kehidupan lexy pa jadi biarkan Lexy yang membayar makanan hari ini"


"Ya sudah, kalau itu yang kamu inginkan"


"Apa yang kamu pesankan papa akan makan itu???"


"Ok, papa yang minta ya. Lexy pesan dulu ya Pa, papa tunggu disini"


"Lexy"


"Iya Pa"


"Terima kasih untuk hari ini"


"Iya Pa, Lexy juga berterima kasih karena papa bisa meluangkan sedikit waktu sibuk papa untuk bertemu Lexy disini"


"Lexy selama ini kamu tinggal dimana???"


"Papa jangan khawatirkan soal itu Lexy tinggal ditempat yang nyaman dan aman"


"Kalau perlu sesuatu jangan sungkan untuk menghubungi papa"


"Iya Pa, Lexy pergi pesankan makanan dulu papa tunggu saja disini dan jangan kemana-mana Lexy nggak bakalan lama kok"


"Siap"


Setelah kepergian Lexy ponsel milik Pak Artama berdering.


"Hallo"


"Pa, papa dimana sekarang????"


"Bertemu teman ma, memangnya ada apa???"


"Kelly Pa"


"Kenapa lagi dia????"


"Kelly pingsan Pa sekarang masih belum sadar, mama harus apa sekarang sepertinya penyakit Kelly kambuh lagi Pa"


"Apa sudah membawanya kerumah sakit???"


"Sekarang mama sudah menuju kesana Pa, papa sebaiknya pergi kerumah sakit mama tunggu disana cepat ya Pa"


"Iya ma, papa akan segera kesana. Mama jangan panik"


"Papa jangan lama-lama, mama takut terjadi apa-apa sama Kelly Pa"


"Iya ma, papa langsung menuju kesana. Mama tetap tenang dan jangan panik"


Dengan berat hati Pak Artama harus meninggalkan Lexy tanpa sempat memberitahunya tentang apa yang sebenarnya terjadi. Sebelum pergi pak Artama meninggalkan beberapa uang untuk membayar makanan yang telah dipesan oleh Lexy.


"Maaf Pa, lama menunggu"


Lexy tampak terkejut saat melihat papanya sudah tidak berada ditempat itu.


"Pa, papa kemana???"


Lexy mulai bertanya kepada orang yang berada ditempat itu untuk memastikan keberadaan papanya yang tiba-tiba menghilang tanpa kabar.


"Permisi Pak, apa anda melihat orang yang tadi berada disini"


"Sepertinya dia pergi terburu-buru, mungkin ada keperluan yang mendesak"


"Terima kasih atas informasi nya Pak, maaf kalau saya menganggu waktu bapak"


"Nggak apa-apa nak"


"Kalau begitu saya permisi dulu Pak"


"Iya nak"


Setelah mengetahui apa yang sebenarnya terjadi Lexy duduk kembali ketempatnya memandang makanan dan minuman yang telah dipesankan dengan wajah yang sedikit kecewa Lexy memandanginya. Kini usai lah sudah waktu kebersamananya. Lexy meninggalkan makanan dan minuman itu tanpa sedikitpun mencobanya dan berlalu pergi.