
" Sungguh, a- aku tidak enak hanya saja ka- kau memeluk ku sa- sangat erat dan i- ibu berteriak te- pat di samping te- telingaku " Ucap Shizuka tertahan karena sesak napas. Mendengar itu membuat Kazumi melepaskan pelukannya dan nyengir kuda dan Shizuka mengambil napas dengan rakus dengan wajah poker face nya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Mereka sudah duduk disofa serta 2 orang tadi yang tak lain adalah Kakek serta nenek Shizuka dan Kenzo Orang tua dari Sang Ayah, Haiden.
" Bagaimana kabarmu " Ucap sang kakek
" Baik " Singkat Shizuka datar.
( HIRAUKAN MATANYA YANG BERWARNA ITU, GANTI MENJADI WARNA BIRU )
Xiao Zang Jackson, Kakek dan ayah dari Haiden. Pemilik Perusahaan Jackson dan Raja pengusaha serta King Mafia pada masanya. Memiliki sifat yang sulit ditebak dan misterius.
( WARNA MATA DIUBAH MENJADI HITAM )
Crystal Kireina Jackson, nenek dan Ibu dari Haiden. Seorang CEO pengusaha sukses dan juga seorang Queen Mafia pada masanya. Memiliki sifat Dingin dan cuek diluar namun kebalik didalam.
BACK TO TOPIC
" Permisi Tuan, Nyonya , Nona ! Makanan siang sudah di siapkan " Ucap Maid datang.
" Baiklah kalau begitu ayo kita makan " Ucap Kazumi. Dan mereka segera ke ruang makan yang sudah tersaji beberapa jenis makanan yang menggugah selera walau itu bukan makanan mewah seperti daging premium atau microgreens tetapi makanan sehat atau yang biasa orang orang pada umumnya.
Mereka duduk ditempat masing masing dan mengambil makanan yang tersaji, Shizuka tak melupakan tugasnya sebagai istri jadi dia menyiapkan makanan untuk Michael, Yang lain juga istri mengambilkan makanan untuk suaminya masing masing kecuali Papa Martin.
Papa Martin melihat semua yang mereka lakukan hanya mengenang masa lalu dimana ia pernah diambilkan juga oleh sang istri. Shizuka melihat papa mertuanya melamun sembari melihat seperti anjing tunggal yang kesepian, mengambilkan makanan juga untuknya.
" Makan " Datar Shizuka. Seharusnya yang mengatakan itu adalah kakek Xiao, tapi mendengar nadanya seperti memerintah yang nyatanya hanya untuk papa Martin agar memakan makanan yang sudah disiapkannya tapi membuat mereka yang memakannya entah kenapa dan mereka segera makan dengan keadaan hening agar bisa menjadi kenyamanan tersendiri.
Seusai makan mereka kembali lagi keruang tengah untuk berbincang.
" Bagaimana pendidikanmu disana " Tanya Sang ayah, Haiden.
" Baik, besok saya akan melanjutkan pendidikan di Seoul University dan langsung ke semester 8 " Jelas Shizuka sedikit panjang tapi masih datar.
" Apa kau ikut kelas akselerasi sebelumnya " Tanya Michael datar.
" Tidak, tapi entah kenapa mereka cepat cepat ingin menaikkan kelasku padahal aku masih kelas 2 saat itu " Polos Shizuka dengan datar.
" Apa kau membawa ijazah kelulusanmu " Tanya Kakek Xiao. Shizuka tak menjawab dan ia merogoh sesuatu di tasnya dan memberikan sebuah Buku yang tak lain adalah ijazahnya.
Kakek Xiao memeriksa ijazahnya dan beberapa menit kemudian ia melototkan matanya membuat semua orang penasaran.
" Bisakah aku melihatnya ayah " Tanya Papa Haiden, Kakek Xiao memberikannya kepada Papa Haiden dan ekspresinya pun sama hanya saja kali ini Papa Haiden berusaha menahan tawanya.
" Biar aku melihatnya " Kazumi mengambil dan membacanya dengan ekspresi yang sama dan membagikan agar semua membacanya.
" Kau membuat kami bangga " Ucap papa Haiden sembari menepuk pelan kepala Shizuka sayang.
" Bahkan nilaimu saja mengalahkan nilai kakekmu yang sangat pintar itu " Ucap Nenek Crystal bangga membuat Kakek Xiao cemberut namun tak ayal di sangat bangga pada cucunya itu.
" Emangnya nilaiku berapa " Polos Shizuka bertanya membuat semua yang ada disana menahan gemas.
" Benarkah, padahal aku tak pernah melihat nya " Polos Shizuka.
" Wah.. ternyata anakku ini pintar bahkan sangat " Senang Kazumi.
" Shizuka, papa ingin tahu ! apa kau sudah siap menjadi CEO " Ucap Papa Haiden serius.
" Siap, hanya saja saya mau menyamar terlebih dahulu " Serius Shizuka datar.
" Mengapa kau ingin menyamar, dan kau ingin menyamar menjadi apa ? " Heran Nenek Crystal.
" Sepertinya seru jika kita bermain main sedikit, saya akan menyamar menjadi laki laki " Shizuka menjawab membuat semua orang kaget.
" Itu lebih baik dari pada menjadi nerd " Singkat Michael.
" Lalu apa rencana mu " Tanya Papa Martin menatap menantunya itu.
" Saya akan menjadi CEO serta mahasiswa dalam bentuk penyamaran tetapi jangan membuat media terlalu menyoroti ku karena akan timbul masalah nanti " Jelas Shizuka singkat namun detail dan mereka mengerti.
" Apa nama penyamaranmu " Kazumi bertanya.
" Kenzi Young Jackson, berperan sebagai kakak Kenzo agar orang tak curiga " Ucap Shizuka sembari mengambil cangkir yang sudah ada air tehnya dan meminumnya, Sungguh berbicara panjang itu harus membutuhkan tenaga bagi Shizuka karena memang ia tak bisa berbicara terlalu panjang dan berbicara terus. Melihat tingkah Shizuka membuat semua nya terkekeh geli.
...BRAK.....
...GEDEBUK.....
...KRAK.....
...MEOW.....
...HAH.....
Mereka mendengar suara keributan menghampir menoleh dan melihat Kenzo lari kocar kacir seperti dikejar maling.
" KAKAK... ! " Teriak Kenzo berlari kearah Shizuka dan memeluknya erat seperti Kazumi tadi membuat Shizuka susah bernapas dengan wajah menggelap. Mereka hanya terkekeh melihat wajah Shizuka sudah berekspresi jelek.
" Lep-as ! " Ucap Shizuka sedikit dingin. Membuat Kenzo melepas pelukannya ia takut mendengar nada dingin itu dan hanya menyengir kikuk.
" Saya tidak bisa napas bodoh " Ucap Shizuka datar sembari menepuk kepala Kenzo dan dibalas senyum, cengengesan.
" Maaf kak " Ucap Kenzo meminta maaf. Shizuka mengalihkan pandangannya kearah Seseorang yang duduk di sebelah Papa Martin, dia adalah Caroline.
" Apa kabar adik ipar " Datar Shizuka membuat Caroline tertegun Sama saja dengan kakak, es balok 😐 Batinnya yang bisa didengar oleh yang bisa baca batin dan mereka hanya terkekeh diam diam.
" Baik kakak ipar " Ucap Caroline sedikit tersenyum.
" Kakak apa kau bawa kan aku oleh oleh " Kenzo berharap.
" Tidak " Singkat Shizuka membuat ia kembali suram dan ngambek.
" Permisi nona, ini barang barang anda dari LA " Ucap seseorang tiba tiba membuat mereka mengalihkan perhatian.
" Terima kasih, kau boleh kembali " Ucap Shizuka sembari berterima kasih kepada bawahannya itu, bawahannya pun pergi.
" Tidak salah lagi maksudnya " Ucap Shizuka melanjutkan ucapannya yang tadi ke Kenzo membuat semua berbinar.
" Masing masing sudah ada tertera namanya disana supaya nggak bertengkar ngambilnya " Ucap Shizuka datar.
" Terima kasih Shizuka / Kakak " Ujar mereka senang kepada Shizuka, dibalas dengan deheman serta senyum kecil namun mereka tak menyadarinya karena terfokus dengan hadiah oleh olehnya