
Happy Reading...
๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ
Sebuah mobil melaju di jalan dengan kecepatan yang sedang. Di dalam mobil tersebut suasana hanya sunyi namun terasa sedikit dingin, semua ditimbulkan oleh sang pria yang sedang mengemudi di sebelah sang gadis.
" Hei " Panggil sang gadis.
" ... " Sang pria itu tidak menjawab dan terlihat mengacuhkan gadis itu. Sang gadis pun diam dan menatap depannya yang memperlihatkan betapa megahnya gedung-gedung pencakar langit disana.
Sekarang mereka ada di London, menggunakan helikopter pribadi membuat mereka mudah untuk berpindah negara.
" Shizuka " Panggil Michael dingin namun Shizuka tak menjawab.
" Apakah saya berbuat salah? " Tanya Michael yang tak menyukai sikap Shizuka yang menyuekinya.
" ... "
Ckit...
Brak...
Michael yang tak dapat mengontrol emosinya pun mendrift mobilnya ke pinggir jalan dan memukul sisi kursi Shizuka dengan kedua tangannya. Shizuka sedikit terkesiap ketika Michael memajukan wajahnya, Michael menumpukkan kedua lututnya disisi paha Shizuka, menatap Shizuka tajam namun didalamnya penuh putus asa.
" Sy tanya sekali lagi, sy punya salah? " Dingin Michael, Shizuka diam sejenak.
" Tdk " Sangat singkat dari Shizuka.
" Hah " Micharel menghela napas pasrah dan memperbaiki duduknya kembali.
Cup...
Untuk meredakan emosionalnya, Michael mengecup pipi putih Shizuka yang tak ada rasa bahan Shizuka apapun. Michael suka Shizuka apa adanya, natural yang cocok di terapkan untuk Shizuka.
Shizuka tidak bereaksi apapun namun menatap datar Michael.
Mobil bermerk Lamborghini ini pun kembali membelah jalan.
Sesampai ditempat yang dituju, mobil merekapun menjadi pusat perhatian.
Didalam mobil, Michael dan Shizuka sedang berbicara tentang topeng yang digunakan untuk masuk kesana. Ya, bisa dibilang acara ini adalah acara pesta topeng.
" Shizuka, kau pakai ini! " Seraya memberikan topeng yang berpasangan dengan miliknya.
" Terima kasih " Ucap Shizuka sambil memakai topeng tersebut.
" Pakai ini juga " Memberikan sebuah earphone berwarna bening yang hampir tak terlihat, anggota inti miliknya ia suruh merancang sebuah earphone yang hampir tak kasat mata agar tak dapat di lihat maupun dilacak.
' Untung aku menyuruh Galaxy merancang ini, teknologi pun semakin meninggi tiap harinya ' Monolognya.
Mereka pun turun, dan yah jadi pusat perhatian semua orang di sana. Tatapan kagum, lapar, maupun penuh intrik dan intimidasi tak membuat mereka gentar.
" Aku sudah membuat kelompok mafioso untuk bersembunyi di kegelapan, akan ada kejadian seru tepat pada pukul 00. 00 p. m. " Bisik Michael yang hampir tidak didengar, untung Shizuka mempunyai pendengaran tajam.
" Selamat datang, terima kasih sudah datang diacara kami " Ucap seseorang tiba-tiba. Michael menatap sang empu dengan dingin, sama halnya dengan Shizuka.
" Ouh... siapa wanita cantik ini, perkenalkan nama saya adalah Deesly Arkanda, seorang pengusaha legal dibawah tanah " Percaya diri pria itu sambil mengambil tangan Shizuka.
" Wah, tangan anda sangat indah dan cantik. Pasti wangi " Deesly ingin mengecup punggung tangan Shizuka namun tangannya disentak dengan sangat keras.
" Ah hahah... maaf-maaf, tapi saya tidak bisa menahan untuk mengecup tangan adikmu tuan " Nyengir Deesly membuat Michael menatap nya tajam sedangkan Shizuka melihat sekitar berupaya menahan kekehannya.
" Ekhem... sebenarnya dia adalah- " Sambil merangkul, ucapan Michael terpotong.
" Saya keponakan nya, benarkan paman " Goda Shizuka membuat Michael menatap nya tajam terima.
" Kurang ajar " Rendah Michael, sedangkan Deesly tertawa dan Shizuka terkekeh dengan anggun hanya sebagai formalitas.
" Tidak saya bercanda, kami sepasang kekasih " Shizuka tersenyum menawan membuat Deesly terpesona. Michael menutup bibir Shizuka dengan telapak tangannya yang besar itu, mata Shizuka menatap mata Michael yang melotot kearahnya.
" Oh, kalian sepasang kekasih. Maafkan saya jika lancang tapi katakan kepada saya kalau kalian sudah tidak berhubungan lagi yah " Bisik Deesly saat perkataan terakhir, tentu Michael mendengarnya dan hanya bersabar tak mau membuat tangannya untuk menumpahkan darah seseorang.
' Sabar, belum waktunya ' Batin Michael menahan geramannya.
" Silahkan kalian masuk, sebentar lagi acara utamanya " Michael dan Shizuka berjalan masuk dan memang sedari tadi mereka menjadi pusat perhatian pun menjadi objek yang sangat berharga bagai harta dunia.
Bagaimana tidak, siapa yang tidak mengenal seorang pria disamping Shizuka, calon raja bisnis milik keluarganya serta seorang raja dalam dunia bawah tanah dikenal sebagai leader penguasa bawah tanah yang sampai saat ini bertahan dari posisi nya. Bahkan mereka mengenal ayah nya yang dulunya sama berkuasa dan besar nya itupun dapat dikalah oleh sang anak sendiri.
Michael, entah kenapa menjadi percaya diri...
" Kau dengar itu, seharusnya kau bangga mempunyai suami yang sudah seperti raja ini " Bisik Michael dengan bumbu sombong, memang benar adanya.
" Sy menyukai suami apa adanya " Bisik Shizuka seadanya karena malas mendengar kesombongan seorang Michael apa lagi suami nya sendiri.
Michael tertegun mendengar bisik an Shizuka, sang istri melihat suami nya pun berjalan jauh karena Michael sudah mulai dikerubuni untuk membahas bisnis.
Duduk disudut ruangan dekat atau di tempat bar, terlihat botol-botol berisi air alcohol tersusun rapi di rak lemari dengan berbagai aneka jenis.
Shizuka duduk sambil membelakangi meja bar, menumpu siku kiri nya di meja sambil menyilangkan kakinya dengan elegan. Terlihat sexy menurut orang-orang yang berada di negara paling bebas seperti ini, bahkan banyak pria berkulit eksotis menatap nya lapar.
" Hai nona " Panggil seseorang di belakangnya. Shizuka membalikkan duduk nya dan menatap sosok itu datar.
" Mau pesan apa? Koktail, wine, wiski, anggur merah, tequila, sampanye, sake, atau bir? " Ucap bertender itu sambil mengocok shaker di tangannya dengan profesional.
" I'm not an ****alcoholic****, I don't drink like this! " Datar Shizuka membuat bertender itu menatap nya.
Artist: Saya bukan peminum alkoholik, Saya tidak pernah minum seperti ini!.
" Wah, aku baru tahu jika anda tidak meminum minuman keras seperti ini " Ucap bertender itu.
" Have we met before? " Shizuka menaikkan alisnya membuat bertender itu terdiam.
Arti : Apa kita pernah bertemu sebelumnya?
" A-ah, aku mengerti itu. Maksud saya baru kali ini menemukan pelanggan yang tidak memesan apa pun " Gagap bertender itu sambil nyengir.
" You think I'm a customer, I feel I'm not " Bertender lagi-lagi terdiam.
Arti : Kau mengira Saya pelanggan? Saya merasa tidak.
" Wah kau terdengar seperti orang sombong, namun menurut ku kamu unik sekali " Tanpa ragu bertender itu ber ucap.
" Silahkan, kau harus mencoba koktail ini "
" Ini non alkohol, kamu bisa meminum nya " Senyum bertender itu membuat seseorang disana menatap interaksi mereka dengan dingin.
" Buatkan aku juga " Dingin seorang pria yang tiba-tiba datang dan duduk disebelah Shizuka. Bertender itu diam-diam bergidik ngeri karena aura suram dan gelap yang dikeluarkan pria itu sangat pekat, namun dia taken dapat menahan sesuatu yang dia tahan.
" Mr. M, kamu si raja bawah tanah itu kan! " Michael jadi bingung...