The Transmigration Of The Goodness Death

The Transmigration Of The Goodness Death
( CHAP 22 )



Happy Reading...


πŸ‘‰πŸ‘‰πŸ‘‰πŸ‘‰πŸ‘‰πŸ‘‰πŸ‘‰πŸ‘‰


Seoul University...


Jam menunjukkan waktu untuk beristirahat, berbunyilah bel dan para mahasiswa/ i keluar dari kelas. Kenzi berjalan disepanjang lorong koridor kampus diselingi para tatapan kagum dan memuja dari sang kaum hawa sedangkan iri dari kaum adam.


Pundak Kenzi ditepuk oleh sebuah tangan dan Kenzi siap membanting orang tersebut tapi terhenti ketika sang empu bersuara dengan paniknya.


" Bo..bos, ini saya " Dong Pyo yang menepuk pundak Kenzi dan yang lain hanya minyak dibelakang nya.


" Hei Pyo, lu nekat banget. Enggak takut dibanting bos kah ? " Ucap Aldo dengan ledeknya.


" Ish, berisik " Galak Dong Pyo sembari memutar bola matanya malas.



" Ck, kalau kalian berdebat waktu terbuang sia" " Singkat Agus tapi pedas.


Sedangkan Kenzi telah berlalu dengan dinginnya. Mereka mengikutinya dari belakang memperlihatkan mereka seperti genk most wanted sang primadona.


Seseorang menatap Kenzi dalam diam dengan tatapan kucingnya yang siap menerkam mangsanya.


Sesampai dikantin, seperti biasa Aldi dan Liora yang pergi membeli makan siang.


Kenzi duduk sembari memakai earphone dan memainkan ponselnya tanpa memedulikan sekelilingnya.


Aldo dan Liora datang membawa makanan dan minuman, mereka makan dengan tenang. Tak lama dengan itu, tiba tiba Kenzi merasakan pakaiannya basah membuat sekitar seketika melotot.


" Hei, apa yang kau lakukan ! " Sentak Liora sembari menggebrak meja.


" Maaf " Seolah tak dosa, seseorang itu adalah seorang perempuan yang terlihat seperti loli.



Alessandra ☝


Mereka menatap datar sosok yang wajahnya setengah tertutup oleh topi memperlihatkan hidung dan bibirnya yang tertindik.


Sedangkan Kenzi menghela napas berusah mengontrol emosi dan rautnya menjadi tenang.


" Maaf apa kau baik - baik saja " Ucap gadis itu sembari membersihkan tumpahan yang ada dibaju Kenzi tapi segera ditepis oleh sang empu.


Kedua temannya dibelakang membelalakkan matanya ketika temannya ini meminta maaf seperti itu.


" Hei Ales, ada apa dengan dirimu. Kenapa kau meminta ma-af " Ucapan temannya itu terhenti ketika melihat sosok Kenzi.



" JU-JUNGKOOK ! " Pekiknya dan segera mengerumuninya.


" Kyaa ! kamu sangat cute~ "



Natalie ☝


" Hei Nata, kamu tidak tahu malu " Deliknya tak terima.


" Tapi kamu benar, dia sangat imut dan hot " Lanjutnya dalam sembari mengelus pipi Kenzi.


" Kamu benar Adre "



Andrena ☝


" Menjauh " Suara dingin itu terdengar tapi bukan dari Kenzi melainkan dari gadis yang namanya Ales tadi.


" Ara - ara~ tenang saja kami tak akan merebutkannya. Tapi, kita berbagi ok " Centil Andre dan diangguki Nata.


" Hei apa kalian tidak malu " Galak Amber dan mereka hanya terkekeh.


" Apakah saya pernah bilang ' saya JK ' " Datar Kenzi sembari menyeritkan dahinya tipis.


" Wah ternyata kau bukan sang bintang idol itu " Kagum Nata.


" Suara Jungkook jernih setinggi langit, sedangkan suara mu boy serak basah sedalam samudra " Goda Andre.


" Dan sifat Jungkook itu pendiamnya sama seperti kamu tapi dia manis dan soft, dan dia mempunyai tato dan tahi lalat sedangkan kamu mulus semulus pantat bayi " Tambah Nata.


" Cih, bi*ch " Gumam pedas Agus malas.


" Hei kami memang bi*ch, tapi kami masing waras " Bisik Nata sambil meniup telinga Agus menggoda tapi Agus menatap tajam Nata. Sampai kapanpun dia tak akan tergoda oleh godaan yang dibuat gadis loli ini.


Kenzi berdiri dan membuka earphone nya dan menelpon seseorang.


Tut...


' Hallo '


" Kau melihatnya bukan "


' Should i kill him hm ?! '


" Tch, no need. Let him live ! "


' Saya akan mengirimkanmu pakaian '


" Mic, kau lanjut kerja "


' Kau perhatian '


" Why, kalau begitu saya tak akan sperti itu lagi "


" Tak boleh -... '


Tut...


Ya, Kenzi menelpon Michael karena ia yakin suaminya itu melihat apa yang ia kerjakan. Sebelum Michael mengoceh alias membacot, dia segera mematikan tak ambil pusing ketika pulang nanti di omeli.


Sedangkan keberadaan Michael...


" Shizuka, berani - beraninya... " Geram Michael.


" Hah, untung istri kalau tidak. Sudah aku ku buang kau kejalanan " Gerutunya gemas.


Michael merasakan tangannya bergetar tanda hp nya berdering kemudian ia mengangkatnya.


Tut...


' Jangan kau mengumpatiku dibelakang kalau tidak sudah ku tebas sumber ' keperkasaanmu ' itu. Your understand hm '


Tut...


Glek...


Seketika pikiran Michael melayang ke satu arah yang membuat ia bergidik ngeri. Ia menatap kebawah dan menatap ' nya ' dengan mengiba.


" Mike, kau tenang saja aku akan melindungimu " Gumamnya konyol.


Kembali ke Kenzi...


" Maaf tuan saya terlambat, ini pakaian anda " Kenzi mengambil papper bag yang ada ditangan seseorag yang tertutupi pakaian hitamnya.


" Saya permisi " Kenzi hanya acuh dan pergi ketoilet biasanya ia berganti pakaian.


Sedangkan ke 3 gadis loli tadi menatap kagum punggung tegap Kenzi dan satunya menatapnya obsesi.


' Kau akan menjadi milikku ' ~ Smirk


' Kau tak akan bisa merebutnya dariku bi*ch ' - Someone 1.


' Menarik, permainan pertama dimulai kekeke ' ~ Someone 2.