
Assalamualaikum, bagi muslim...
Dan selamat... pagi, siang, sore, malam...
Bagi yang nggak baca ini, nyesel loh π !...
Saya ingin memberitahukan....
Eps... nya nggak bisa berlanjut....
Karena... author hiks... π
Monyet bilek : Lebay lu... ππ.
Author bilek : Diem lu nyet... π.
Karena author nggak bisa untuk tidak melanjutkan eps ini...
GARING SUMPAH ! πΏ
MENG-CAPEK πππ
Dahlah...
Lanjut...
Disebuah rumah yang mirip istana...
" Siapa kau ? " Dingin seorang pria menatap tajam dan mengerikan ke seseorang didepannya ini.
" Saya adalah Ketua mafia ke 5 terbesar dan raja bisnis ke 10 " Sopan orang itu.
" Nama "
" Tao Zhang Asgerald "
Bibir Michael berkedut tipis, kenapa pria ini sangat bodoh. Memberitahukan identitasnya, namun dilihat dari pancaran matanya ada ambisi yang sangat besar. Entah apa yang diobsesikannya itu, dia merasakan firasat buruk yang akan terjadi karena pria ini. Dia harus waspada dengan orang sepertinya.
" Untuk apa anda datang kemarkas kami " Arogan Michael sambil melipatkan kedua tangannya didepan dada. Pria dipanggil Tao itu diam diam menggertakkan giginya, pria ini terlalu angkuh.
" Kami ingin mafia kita menjalin kerja sama " Michael tak menjawab namun berjalan ke arah rak yang isinya adalah koleksi pistol miliknya yang berharga fantastis itu.
Mengambil pistol The Eagle Gold miliknya dan memainkannya dengan memutarnya dengan jari. Tao menatap semua pergerakan yang dibuat Michael dan menunggu jawaban dengan tidak sabar.
Cklit...
Dor...
Pyar...
" Apa kau yakin " Ucap Michael dengan smile devil miliknya yang ia gunakan didunia bawah tanah seperti ini, sangat - sangat mengerikan melebihi sang Lucifer dan Dewa Yama.
Tao sendiri dalam hati sudah menciut, namun dia santai seolah olah tak takut.
" Sangat yakin, pasti akan menguntungkan kedua belah pihak " Yakin Tao. Michael membelakangi Tao sambil tersenyum sinis dan aneh.
" Saya pikirkan nanti " Michael menghadap kedepan dan sedikit terkesiap. Ada seseorang tak jauh dari mereka duduk dengan menggunakan topeng nya. Tak sengaja tatapan mereka bertemu, Michael tertegun karena tatapan itu sangat dingin dan terasa asing tapi entah kenapa ia mengenal orang tersebut.
Orang tersebut membuka sebagian topengnya perlahan menggunakan tangan kanannya.
' Shizuka ' Batinnya terkejut namun bersikap normal kembali.
Drap...
Drap...
Drap...
Tao mengalihkan pandangannya dan melihat seseorang yang menggunakan topeng. Terlihat dari postur tubuhnya, dia seorang wanita.
" Sorry sir, I am a girl not yet mature women phase " Dingin Shizuka membuat Tao terkesiap mendengar suara tersebut.
Arti : Maaf tuan, saya seorang gadis belum fase wanita dewasa.
" Oh, sorry miss. But how do you know what I'm talking to myself? " Heran Tao bertanya.
Arti : Oh, maaf nona. Tapi bagaimana kau mengetahui apa yang aku bicarakan dalam hati?.
" Just guess " Cuek Shizuka.
Arti : Asal nebak.
Michael yang menatap interaksi mereka pun segera melerai.
" Apa yang kau lakukan disini ? " Michael ingin bertanya tentang dari mana istrinya ini mengetahui markas tersembunyi miliknya, namun ia mengubah topik agar Tao tak bertanya banyak dan mencurigainya.
" Berkunjung " Acuh Shizuka sambil melihat dan berkeliling ruangan. Tapi Shisuka melakukan itu karena ada maksud terselubung.
" Baiklah " Tao menatap punggung Shizuka merasa tak asing. Ada satu nama yang terlintas di pikarannya, dan itu membuat dia tak percaya dan ragu.
' Ming Mayleen, apa itu dia. Tapi dia kan sudah aku musnahkan bersama denganku agar bereinkarnasi. Dengan melebur kekuatan miliknya, itu membuatku cepat untuk bereinkarnasi dan dia sudah tak dapat hidup di kehidupan selanjutnya. Apakah aku salah orang ?! ' Batinnya termerenung dan didengar oleh Michael dan Shizuka.
Michael tertegun tak menangkap apa yang dimaksud Tao tadi.
' Apa maksudnya ? Ming Mayleen, siapa itu ? Dan kenapa terdengar tak asing dan apa maksud dengan reinkarnasi itu ? ' Batinnya sambil menatap Shizuka agar bisa sedikit melihat jawaban yang mungkin dapat dia mengertikan.
Namun sebuah manik mata membuatnya mematung dan linglung, seketika pikirannya kosong. Tao menatap aneh Michael yang terlihat seperti patung batu mematung disana.
' Ada apa dengan dirinya ? ' Bingung Tao namun dia mendapat pesan dari seseorang dan ia ingin pergi sekarang.
" Kalau begitu saya akan kembali. Semoga kita dapat bekerja sama " Tao mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan. Namun seolah tak ada jiwa dalam tubuhnya, Michael tak membalas dan hanya mematung.
Tao yang menggeram namun ia buru - buru jadi berlalu saja, meninggalkan ruangan tersebut dalam keadaan hening.
Shizuka menatap dingin Michael dengan manik berwarna merah yang samar namun hilang kemudian. Mendekat karena Tao sudah pergi, Shizuka memapah Michael agar berbaring dikasur ruangan miliknya.
" Saat ini, kau belum boleh mengetahui sesuatu dengan cepat. Biarkan waktu yang akan memberitahumu, semoga kau menjadi lebih kuat agar mengalahkan ' nya ' " Ucapan Shizuka bagai sedikit petunjuk di teka - teki. Shizuka merapikan topeng nya dan berlalu.
Sedangkan keadaan Michael, matanya terbuka dengan tatapan dingin dan lebih misterius dari biasanya.
' Gadis itu hm, kita bertemu lagi ' ~ smirk