
Happy Reading...
👿👿👿👿👿👿👿
.
.
.
" Siapa kau? "
" Yo, wassup man! "
Brandon Ing Frasisco...
" ? "
" Dia yg menolongku " Michael menatap tajam pria itu.
" Hohoho... tenang bung, bukan bermaksud apa pun " Ucap pria itu dengan cengirannya.
Dahi Michael menyerngit tipis merasa heran dengan pria yang dengan mudahnya masuk ke dalam dimensi ini. Apakah pria ini bukan manusia biasa? sungguh dia harus waspada sekarang.
" Bukan aku yang menolong gadis ini. Aku terdampar disini sejak beberapa hari yang lalu, entah kenapa ini sungguh tak masuk akal " Jelas Brandon membuat pikiran Michael dipenuhi pertanyaan.
" Kau- "
DUAR!...
" Hah... hah... hah... BERANINYA KAU MANUSIA HINA, MENGINJAK-INJAKKU TANPA MENYADARI DIRIMULAH YANG HARUS DIHANCURKAN! "
" Raebin? " Dahi Shizuka menyerngit melihat pria itu tak terkendali dengan tubuh yang sudah mengenaskan.
" Kau mengambil jantungnya!? " Teriak Brandon merasa syok ketika melihat dibagian dada tubuh Raebin terlihat kosong dan berlubang.
" Grr... benar-benar manusia merepotkan " Desis Michael dengan suara serak rendahnya.
BRUKH...
" Tak akan ku biarkan salah satu dari kalian hidup, GRA!!!... "
DUAR!!!...
" AWAS! " Teriak Michael ketika melihat tangan besar Raebin ingin menghantam Shizuka.
**BRUKH...
ZRASH**...
" ... "
Michael terpaku, matanya tajamnya terlihat kosong dengan menatap kearah tempat Shizuka berdiri tadi sebelum dihantam oleh tangan besar itu.
Deg...
" HAHAHAHA... DASAR LEMAH, TINGGAL KALIAN BERDUA LAGI! "
DUAGH...
" SIALAN KAU MAKHLUK HINA, BERANINYA KAU MELUKAI GADIS INI! " Teriak Michael murka. Michael mengerahkan kepalan tangan nya dan memukul kepala Raebin.
" ARGH!... GRR... " Raebin membalas pukulan Michael tetapi...
" APA! " Raebin terkejut ketika Michael berhasil menahan pukulannya.
" Hei manusia, apa kau lupa siapa diriku " Ucap Michael dengan pandangan gelapnya.
Deg...
" Sudah? "
" ... "
" Biarkan saya yg melanjutkannya " Tubuh Michael terdorong jauh hingga terjatuh di sebelah Brandon hang terdiam sedari tadi.
" Gadis itu " Gumam Brandon di sebelah Michael.
BUGH...
DUAGH...
DUAGH...
DUAGH...
" Raebin... kau tahu... " Shizuka terus memukul Raebin tanpa ampun.
" Kau begitu lemah... "
" Tak bisa bersanding dengan Cosa Nostra " Bisiknya dan membuat pukulan telak hingga Raebin terkapar tak bisa berbuat apa-apa lagi karena seluruh tulangnya sudah remuk tak berfungsi.
" Uuiiih... Mengerikan~ " Ngeri Brandon.
Shizuka menatap datar Raebin yang sudah tak bergerak.
Prok..
Prok..
Prok..
" Bravo... sangat bravo! "
" King Black Cloaked Mafia "
" !!! "
" HAHAHA!... Ternyata kalian juga ya. Pantas saja Zafier sialan itu kalah bermain dengan kalian, benar-benar semut lemah " Manik Emerald itu menajam menatap Shizuka.
Tiba-tiba pria itu muncul dihadapan Shizuka dan mendekatkan bibirnya ke daun telinga Shizuka.
" Rhiannon Everard, ingat namaku gadis menarik " Setelah mengatakan hal itu, tiba-tiba terjadi guncangan hebat disana.
" Oh tidak, dunia ini akan hancur " Panik Brandon.
' Sial, kekuatanku belum pulih sepenuhnya. Aku tak dapat membuat portal ke perbatasan dunia nyata ' Umpat Michael dalam hati.
" Hey boy... "
" Papa " Pria itu menyeringai.
" Kami datang untuk menolong kalian " Ucap Killian yang berada di samping nya.
" AYO SEGERA MASUK, PORTALNYA BELUM SEMPURNA JADI WAKTUNYA TAK AKAN BERSELANG LAMA! " Pekik Caesar dan mereka pun masuk.
Sring...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
" Dari mana kalian mengetahui kami berada? " Tanya Michael sangat dingin.
" Shizuka yang memberitahukan nya kepada kami " Ucap Abraham sambil tersenyum.
" ? " Menatap Shizuka dengan penuh tanda tanya.
" Bos, apa kau akan melupakan kami? " Ucap seseorang dengan sok sedih.
Ya mereka adalah anggota inti dari mafia milik Michael, siapa lagi kalau bukan Twins Alex, Leon, bahkan semua orang terdekat mereka hadir dimarkas Cloaked Black Mafia.
" Ya " Jawaban singkat itu benar-benar menusuk mereka, padahal mereka kan hanya niat bercanda.
" Feleric " Panggil Michael.
" Ya King? " Sahutnya sambil menundukkan kepala nya dengan sopan.
" Cari informasi tentang Cosa Nostra sampai ke inti nya " Ucap Michael sambil menatap manik Shizuka dengan tak dapat diartikan.
" ... "
" Btw, pria ini siapa? " Tanya Arandra sambil menatap Brandon.
" Ah maafkan aku... Hai semua, perkenalkan namaku Brandon Ing Frasisco hehe... " Brandon jadi kikuk ketika banyak pandangan berbeda menatap dirinya seorang.
" Anak nya Freaczon Ing Frasisco? " Dahi Martin mengerut.
" Wah, ternyata anda mengenal ayah saya " Ucap Brandon dengan sumringah.
" Ya, karena dia salah satu musuh bebuyutanku " Cuek Martin.
" Eh... " Wajah sumringah itu kembali kaku.
" M-maafkan aku " Martin hanya cuek namun didalam hatinya ia sangat waspada dengan sosok pria itu.
Sosok nya yang nampak seperti Albino begitu menipu, padahal itu adalah keturunan dari pasangan monster 'itu'. Seperti dua insan disatukan, bila digabung menjadi satu semua nya akan turun ke satu hal tersebut dan pria ini adalah sosok nya, lebih berbahaya...