The Transmigration Of The Goodness Death

The Transmigration Of The Goodness Death
( CHAP 42 )



Happy Reading...


👿👿👿👿👿👿👿


.


.


.


Berita panas hari ini...


Seorang pria bernama Tao Zhang Asgerald yang dikenal dengan CEO perusahaan terkenal di bidang perhotelan kini sedang mengalami kritis di sebuah rumah sakit akibat terjatuh dari gedung perusahaan miliknya...


( Maaf tapi author tak tahu memberitakan sebuah berita dengan benar 🙏😭 )


Seorang pria mendengar berita tersebut dengan wajah tanpa ekspresinya.


Tok...


Tok...


Tok...


Cklek...


Mata merah darah gelap itu menatap tajam sebuah mata berwarna hitam legam itu sebelum menetralkan tatapannya menjadi datar.


" Kau tak sekolah? " Tanya Michael ke istri pemilik tubuhnya ini.


" Tdk " Michael menatap Shizuka dalam diam.



" Kau bau darah " Michael mendekatkan hidungnya kebatang leher Shizuka dan mengendus bau disana. Aromatherapy yang khas darinya sungguh menenangkan, pantas saja manusia itu begitu menyukai wanita ini, monolog Michael dalam hati.


" ... " Shizuka hanya diam dan menyandarkan tubuhnya sambil memejamkan mata.


Michael menatap Shizuka, entah kenapa perasaan nya bergetar. Selama ini ia tertidur di dalam tubuh sang manusia yang berasal dari abad 21 dan melihat bagimana kehidupan disini.


Damai tanpa hukum rimba, jarang melihat rakyat yang miskin dan tidak semena-mena kepada derajar yang rendah. Namun ia masih melihat banyaknya keserakahan serta penghianatan dimana-mana.


Ia lebih tertarik lagi dengan para penjahat didunia ini atau bisa dibilang mafia, pembunuh bayaran, gangster dan lainnya. Dia sudah mendengar berbagai strategi yang pernah ia dengar dimana saja dari dalam tubuh dan yang diucapkan oleh Michael sendiri, persenjataan yang menurutnya unik, dan tak ada menggunakan kekuatan aura spiritual. Semuanya serba manual namun berbahaya, itulah yang membuat ia tertarik.


Kemudian bertemu dengan seorang gadis berkaca mata yang tak lain adalah Shizuka. Penampilannya dulu begitu culun dan polos tetapi sangat cantik tak membuat nya tertarik. Dan ia datang dengan segala perubahan yang begitu drastis membuat ia begitu terkejut.


Ctak...


Michael mengerjap dan menatap Shizuka yang juga menatap nya dengan datar.


" Ada apa dengan tatapan bodohmu itu? " Datar Shizuka membuat Michael dengan segera menetralkan raut bodohnya tadi.


" Apa kau tak mengerjakan dokumenmu? " Tanya Shizuka.


" Sudah, dan itu sungguh membosankan "


" Kau... "


Menatap Michael dengan alis sebelah terangkat.


" Benar, dokumen disini lebih menarik dari pada disana " Shizuka terdiam.


" Hah, sudahlah... " Shizuka beranjak dan ingin berlalu dari sana.


" Kemana? "


" Pulang " Shizuka terhenti dan berbalik.


" Apa kau mau ikut? " Datar Shizuka.


" ... "


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


" Apakah aku benar-benar harus memakai ini " Ragunya ketika melihat pantulan dirinya dicermin.


Shizuka menatap Michael dari atas dan kebawah.


" Tubuhmu terlalu kekar " Gumam Shizuka. Mengambil sebuah hoodie kebesaran dilemarinya dan memakaikannya di badan Michael.


Saat ini penampilan Michael nampak sangat manis tetapi...


" Wajahnya... " Monolog Shizuka tak berdaya ketika melihat raut dan wajah Michael yang tak bersahabat selalu.


" Ayo " Menarik Michael dan memasukkan kedalam mobil.


" Kau yg mengendarainya " Michael hanya diam dan menuruti kemauan Shizuka, mengendarai mobil itu dengan bantuan smart map yang telah diatur nya.


Sesampai nya...


" Ini... "


" Kita liburan " Michael tertegun melihat keramaian di luar sana.


" Mike " Michael mengalihkan kepalanya dan menatap istri nya dengan penuh tanda tanya.


" Maafkan saya tapi... "


" Puuft... "


Tap...


Deg...


Mata Michael terpaku ke Shizuka. Pipinya terasa hangat dan... perasaan dan hatinya juga menghangat.


" Pipimu sudah merah, kau nampak manis "