
Happy Reading...
👉👉👉👉👉👉👉👉👉
Lanjut...
Grep...
" ... " Pria itu terkejut setengah mati karena tak menyangka ia mendapatkan pelukan hangat dari sang gadis.
" Bagaimana " Suara rendah itu terdengar lembut ditelinganya membuat ia menggeram dalam hati.
" A.. apa yang kau lakukan " Pertanyaan keluar dari mulut pria itu dengan bodoh.
" Menurutmu " Tanya balik yang terdengar meledek ditelinganya. Michael hanya terdiam, Shizuka melepaskan pelukannya membuat Michael merasakan kesepian didekapannya.
" Kenapa dilepaskan ? " Tanya Michael.
" Saya kira kau merasa tak nyaman " Datar Shizuka.
" Ee... bisakah kau memelukku hingga tertidur " Pinta Michael.
" Apakah harus " Tanya balik Shizuka.
" Siapa tahu nanti saya bisa tertidur didalam pelukanmu " Acuh Michael.
' Berlagak acuh tapi pipinya tak bisa berbohong hm ' Batin Shizuka melihat rona tipis dipipi putih Michael
" Sini " Ucap Shizuka sembari merentangkan tangannya dan segera Michael masuk dan menenggelamkan wajahnya diceruk leher Shizuka.
' Aroma serta pelukannya sangat menenangkan dari batin hingga fisik ' Batin Michael menutup matanya dan menghirup aroma tubuh Shizuka yang sangat memabukkan membuat ia kepayang. Shizuka menaruh dagunya diatas kepala Michael dan perlahan mengelus kepalanya dengan sangat lembut dengan jari jarinya yang lentik.
Perlahan Michael menutup matanya yang terasa berat dan tanpa sadar ia tertidur dengan pulas, persis dengan kejadian diruang keluarga rumah utama Michael. Penyakit insomnia yang terus menggentayanginya kini hilang kemana sejak berada di dekat Shizuka.
" Wǎn'ān " Gumam Shizuka dan perlahan menutup matanya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Satu minggu pun berlalu, saat itu mereka melewati hari seperti biasa. Namun mereka tetap pisah kamar tapi Shizuka terlebih dahulu menidurkan Michael dan pergi kekamarnya, Michael seperti bayi saja yang harus ditenangkan dan tertidur dengan pulas.
Hari ini adalah hari H - Shizuka. Hari dimana ia akan menjabat sebagai CEO perusahaan milik ayahnya. Sekarang ia bersiap - siap usai sarapan.
" Woah... saya tak menyangka kau setampan ini " Ucap Michael tak bisa menutupi kekagumannya dari sosok didepannya tapi ia berusaha menyembunyikan rasa keminderannya sebagai lelaki tulen.
" Saya pinjam parfum, saya belum beli " Datar Shizuka aka Kenzi yang sedang mencari cari parfum di laci laci tempat parfum mahal milik Michael.
" Tapi apa harus memakai sepatu itu " Ucap Michael sedikit ragu dengan alas kaki yang digunakan Istrinya yang berubah menjadi ironman.
" Ada apa dengan sepatuku " Acuh Shizuka.
" Bukannya pakaian kantor harus menggunakan sepatu pantofel " Ucap Michael.
" Itu gayamu, ini gayaku. Kita memiliki gaya fashion berbeda beda " Datar Shizuka sambil mengambil salah satu parfume berbau maskulin.
' Lain kali, aku menggunakan parfume baby saja seperti digunakan bocah itu hah ' Batin Shizuka. Shizuka hanya menyemprotkan dibagian ketiak, leher, dan pergelangan tangannya dan ia gosokan. Shizuka melihat suaminya menyemprotkan parfum disegala sisi tapi cukup.
' Wow, apa pria itu tak tahu cara menggunakan parfume dengan baik '
" Kau terlalu berbau menyengat " Datar Kenzi.
" Benarkah " Serius Michael.
" Lain kali kau pakai yang berbau cendana saja " Kenzi mengusulkan sesuatu yang ia ingat dulu dizamannya pria bangsawan selalu menggunakan pewangi beraroma cendana yang aslinya dibuat dari negara benua barat.
" Baiklah, sepertinya kau benar " Ucap Michel dengan anggukan.
" Kau menggunakan tindikan anting, apakah tidak apa apa "
" Sejak kapan kau jadi ragu begini " Tanya Shizuka sambil meledek ke Michael.
" Entahlah " Ucap Michael sembari mengedikkan bahu acuh.
" Tapi saya tetap tampan " Narsis samar dari Shizuka.
" Kau itu perempuan " Seru Michael.
" Saya tahu " Malas Shizuka.
Nih Michael...
( weh.... mirip Kriss Wu yak )
" Kau naik mobil yang mana "
" Saya yang BMW saja " Datar Michael dan memasuki mobilnya tanpa menggunakan sopir untuk mengantarnya ke perusahaan.
" Baiklah " Kenzi memasuki mobil yang bermerk Audi itu.
" Saya duluan " Ucap Michael.
" Hm " Michael pun berlalu. Kenzi masih belum menjalankan mobilnya karena ia memanaskannya dulu.
" Setidaknya telat sedikit bisa mengulur waktu untuk tidak bertemu para penjilat " Gumamnya dan melajukan mobilnya setelah berdiam beberapa menit.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Disini lah Kenzi berada, disebuah pencakar langit yang tak lain adalah perusahaan Jackson. Banyak orang yang berlalu lalang di lobby kantor karena menghadiri konferensi pers. Kenzi keluar dan menjadi bahan sorotan yang ditunggu tunggu, para wanita yang hadir langsung berteriak histeris. Kenzi hanya menampilkan raut datar dan tiba - tiba seseorang yang berpakaian seperti bodyguard tapi terlihat tampan tapi masih tampankan Michael, Kenzo dan Kenzi berjalan menghampiri Kenzi.
Kenzi melempar kunci mobilnya kearah pria itu tanpa dilihat membuat para wanita semakin histeris, bahkan ada juga para pria yang merasa minder akan itu.
Hap...
" Parkir mobil itu, jangan sampai lecet " Dingin Kenzi.
" Baik " Datar Pria bodyguard itu dan masuk kedalam mobil itu tanpa sungkang.
' Damage nya nggak main - main ' Batin Michael yang melihat semua kejadian tadi karena sekarang pria itu berada di ruang CEO yang akan sebentar lagi menjadi milik Shizuka aka Kenzi.
" Permisi bos, kita sekarang harus ke ruang Konferensi " Ucap seorang pria yang sedari tadi menunggunya. Pria itu adalah asistennya sekaligus kaki tangannya di di dunia mafia.
Justin Ming
Pria dengan kelahiran dari China berdarah Canada ini merupakan seorang anak pengusaha terkaya pertama di Canada. Berumur 24 tahun dengan tinggi 1, 78 cm. Lulusan S3 di Oxford University dengan nilai yang terbaik diangkatannya.
Back to Story...
Ruang Konverensi...
Cklek...
Hawa dingin menusuk ketika seorang pria datang dari pintu masuk. Michael menatap dingin semua orang yang ada diruangan dan berjalan ke kursinya. Semua yang didalam diam dan menahan napas ketika pria diktator itu datang.
Cklek...
Terdengar keributan diluar dan terbukalah pintu ruangan memperlihatkan bodyguard yang tergesa - gesa dan menyuruh seseorang masuk.
" Tuan cepat masuk " Desak bodyguard itu. Dan masuklah seorang pemuda yang sangat tampan itu.
" Maaf terlambat " Ucap pemuda itu yang tak lain adalah Kenzi dengan coolnya ia memperbaiki pakaiannya yang berantakan karena dikerumuni saat ingin ke ruang Konverensi tadi membuat ia harus berdesak desakan dengan para wanita - wanita Yang mungkin mencalonkan diri sebagai fans Kenzi.
Semua disana menahan napas lagi saat melihat pria itu, wajahnya sangat tampan mengalahkan Michael membuat mereka kagum. Termasuk seorang wanita yang duduk disalah satu jejeran disana.
Somi merupakan seorang pengusaha wanita yang cukup terkenal dengan bidang karya akan fashion, perhiasaan, dan kosmetik.
Daya tarik tersendiri adalah wajah jutek dan judesnya, dan sikapnya yang bodo amat. Berumur 20 tahun dengan tinggi 1, 68 cm. Ia seorang blasteran dengan darah kebangsaan Canada dan Belanda tapi lahir di Korea. Fakta dari dirinya yaitu dia adalah seorang spesialisasi taekwondo pemegang sabuk hitam tingkat 4.
Back to Story...
Setelah kejadian itu tiba - tiba pintu terbuka menampilkan seorang pria yang tampan namun sudah berkepala 4 itu dan melangkah tegas kearah Kenzi.
Puk...
Haiden menepuk pundak sang anaknya dan mulai berbicara.
" Semuanya sudah hadir, termasuk media dan wartawan catat dan umumkan ke dunia bisnis dan jangan dilebih lebih atau kurang infonya " Tegas Haiden dan diangguki semua orang termasuk papa Martin yang ikut tadi dan kini duduk di sebelah anaknya.
" Baiklah, perkenalkan pria ini adalah anak saya " Ucap Haiden.
" Anak keberapa pak ? " Tanya Seorang pria paruh baya disana yang Kenzi aka Shizuka kenal, dia papanya Agus.
" Anak pertama " Singkat Haiden dan papanya Agus hanya ber oh ria.
" Umur masih 19 tahun dan saat ini masih menjalankan pendidikan S1 nya di Universitas Seoul " Ucap Haiden membuat mereka berbisik.
...' Ternyata anak pak Haiden sangat jenius, diusianya yang masih muda begini sudah memegang perusahaan '...
...' Anda benar, aku salut kepadanya '...
...' Aku berharap dia bisa menjadi menantuku '...
...' Jangan berharap terlalu tinggi pak '...
...' Aku kira pemuda ini adalah salah satu keluarga dari para CEO ternyata pemuda ini adalah calon CEO yang dinantikan oleh keluarga Jackson '...
' Tidak dimana saja semua langsung seperti ini ' Batin Kenzi malas tapi tetap dengan raut tenangnya.
" Langsung saja untuk mempresentasikan tentang perkenalan perusahaan ini sebagai pembukaan " Ucap Haiden dan berjalan ke tempat duduknya dan membuka lembaran berkas yang sudah sedari tadi ada diatas meja, semuanya pun begitu.
Kenzi pun memprestasikan dengan lancar tanpa hambatan. Menjelaskan tentang perusahaan Jackson dimulai dari tahun berdirinya hingga saham - saham milik Jackson.
" Sekian, terima kasih " Singkat dan datar dari Shizuka sembari menundukkan kepalanya.
Prok...
Prok...
Prok...
" wow, this master was very good at explaining, brief but understandable for all of us " Ucap seorang pengusaha di bidang kuliner Inggris disana.
Arti : " Wah tuan ini tadi sangat bagus menjelaskan, singkat namun dapat dimengerti oleh kami semua ".
" Thank you sir " Ucap Kenzi sembari menundukkan kepalanya.
" geuleohseubnida.i jasehan seolmyeong-e nollassseubnida.i " Ucap seorang pria paruh baya Korea merasa kagum dengan Kenzi.
Arti : " benar sekali, saya kagum dengan pernjelasan rinci ini dan dilihat dari sini ia sudah pantas menjadi Pemimpin perusahaan ".
" Se avessi avuto una figlia, avrei fatto suo genero " Ucap salah satu CEO yang berasal dari Italia.
Arti : " Andai aku mempunyai anak perempuan, sudah saya jadikan mantu ".
" Mijnheer, ik sta versteld van u, aangezien u de leider van het bedrijf bent, zullen de prestaties van de werknemers en werknemers solide en goed zijn " Puji Somi dengan berbahasa Belanda dan ingin menguji apakah Kenzi bisa berbahasa Belanda.
Arti : " Tuan saya kagum dengan anda, dengan kau menjadi pemimpin perusahaan pasti kinerja para karyawan dan karyawati akan kompak dan bagus ".
" Ik hoop, dank u Miss Somi " Singkat Kenzi sembari tersenyum sangat tipis kearah wanita itu membuat Somi merasa jantungnya berdetak sangat kencang.
Arti : " semoga saja, terima kasih nona Somi ".
" Mochiron, kono masutā wa totemo kashikoidesu " Tak diduga salah satu dari mereka, Yuka berada disana untuk menggantikan ayahnya.
Arti : " Tentu tuan ini memang sangat pandai ".
" Yūka-san ogenkidesuka ? " Kenzi berjalan menghampiri Yuka dan bersalaman ala pria tapi Kenzi berbisik ketelinga Yuka.
Arti : " Tuan Yuka apa kabar ? ".
" Jangan terlalu akrab denganku, yang ada nanti seseorang akan membunuhmu " Bisik Kenzi dan dimengerti Yuka.
" Genkidesu ! " Ucap Yuka dengan senyum ramahnya dilayangkan ke arah Kenzi tapi ia merasakan sesuatu laser tak kasat mata menusuk kearahnya membuat ia mengusap tekuknya merinding.
Arti : " Kabar saya baik tuan ".
" Sō sō, koreha watashinotomodachi ka, watashi no shin'yū to iemasu " Ucap Kenzi sembari merangkul leher Yuka dengan tangan kanannya seolah olah mereka sobat yang akrab.
Arti : " Oh iya, perkenalkan ini teman atau bisa dibilang sahabat saya ".
" Uwa ̄ , anata no musuko ga Jakuson-san no musuko no shin'yūda to wa omowanakatta " Ucap salah satu mereka yang bisa berbahasa Jepang secara fasih.
Arti : " Wah tidak menyangka kalau anak tuan Tama sahabat anak tuan Jackson ".
" Hēi, nǐ bù rènwéi wǒ shì péngyǒu " Ucap seseorang pria dengan berbahasa China, ternyata dia adalah Michael.
Arti : " Hei, apa kau tidak menganggapku sahabat ".
Semua pun langsung terkejut kecuali Shizuka yang hanya menatapnya datar dan berjalan ke arah Michael yang dilihat dari pancaran matanya terlihat kecemburuan.
" Lěngjìng diǎn, wǒ zuì hǎo de péngyǒu, wǒ yǒngyuǎn bù huì wàngjì " Ucap sembari memeluk Michael erat layaknya sahabat.
Arti : " Tenanglah, sahabat satu saya ini tak akan saya lupakan ".
" Jangan cemburu atau saya tidak akan menidurkanmu layaknya bayi " Bisik Kenzi dan Michael hanya berdengus.
" This conference ends here. And those who want a brief meeting, please rest because in 1 hour we will have a meeting " Kata Haiden da disetujui semuanya.
Arti : " konferensi ini selesai sampai sini. Dan yang ingin meeting sebentar, silahkan beristirahat karena 1 jam lagi kita akan rapat ".