The Transmigration Of The Goodness Death

The Transmigration Of The Goodness Death
( CHAP 43 )



Happy Reading...


👿👿👿👿👿👿👿


.


.


.


Warningâš 


Entah mengapa, setiap melihat perempuan itu ia merasakan perasaan aneh. Dari perlakuan, sikap, maupun kebiasaan yang tak dimiliki oleh wanita manapun membuat nya ia begitu unik. Perasaan yang selalu ingin membunuh siapapun yang ada di sekitar nya kini melunak terhadap istri pemilik tubuh yang ia tempati ini.


" Michael " Pria itu tersentak dari lamunannya.


" Apa kau melamun lagi? " Michael terkejut. Shizuka, ya... sejak kapan penampilannya begitu... err...


" A-apa-apaan kau ini? " Michael menatap Shizuka denga heran.


Kini Shizuka dengan tampilan imut nya dengan rambut dikuncir kuda disisi kanan dan kiri dengan poni yang entah darimana asalnya, pipi yang merona, mata bulat berairnya begitu indah, dan senyuman yang begitu mempesona dan begitu memikat.



" Hmm... bukan kah aku imut, Mike? " Michael terkejut setengah mati. Dan sejak kapan iblis cantik ini berubah menjadi begitu imut dan jinak?.


Pendengaran tajamnya mendengar semua apa yang dibicarakan oleh orang sekitar.


...Bukankah mereka pasangan yang imut?......


...Kyaa... pasangan itu sungguh menggemaskan!...


...Aku iri dengan hubungan harmonis mereka......


...Dan lain sebagainya......


" Michael, ayo kita bermain " Ucap Shizuka dengan tingkah manisnya namun Michael menangkap samar bahwa ucapan istrinya begitu penuh makna.


" Baiklah " Sepertinya ia akan mengikuti permainan istrinya yang begitu menggemaskan ini, dalam hatinya ia menyeringai.


Disisi lain...


" Saat ini mereka berdua berada di pasar malam yang terletak di ibukota tuan "


" Hmm... "


" Apakah mereka sedang berkencan? Kekeke... menarik "


" Siapkan permainan pertama. Aku ingin tahu apakah mereka bisa lolos dipermainan pertama ku ini " Ucap seorang pria sambil menyeringai. Manik emeraldnya menyala di antara kegelapan, penuh dengan arti yang jahat.



" Hmm... aku tak sabar menggunakan ramuanku ini " Suatu hal mengejutkan terjadi. Tangannya menyinar berwarna merah dengan perlahan sesuatu merambati botol ramuan tersebut dengan wujud naga.



" Apakah ini benar-benar diriku, sial? "


Doeng...


Wajahnya benar-benar datar saat ini. Aksesoris aneh menghiasi kepalanya, sungguh memalukan untuk dirinya yang telah berpasangan dengan pedang dan gelarnya sendiri.


" IMUT SEKALI AH~ " Sedangkan istrinya benar-benar


diluar ekspetasinya.


" Sialan kau... " Desis Michael pelan dengan menggertakan gigi sambil memejamkan matanya, sementara Shizuka hanya terkekeh diam-diam.


" Sayang, jangan marah sama Shizuka ya "


Deg...


BENAR-BENAR GILA ARRGHH!!!...


SIALAN KAU MANUSIA...


KENAPA KAU MEMILIKI ISTRI SEPERTI INI!!...


KALAU AKU AKAN MENARIK NYA KEDALAM PELUKANKU DAN TAK AKAN MELEPASKAN DAN MEMBERIKANNYA KEPADA SIAPAPUN...


GREB...


" ... " Shizuka tertegun ketika Michael memeluknya.


" Sialan kau gadis kecil, kau begitu meresahkan " Bisik Michael serak dan mengeratkan pelukannya tan pants mempedulikan berbagai tatapan serta ucapan dari sekitar nya.


" Cih... " Shizuka berdecih namun membalas pelukan Michael dengan lembut.


Cukup lama mereka berada di posisi tersebut...


" Apa kau sdh siap?... " Bisik Shizuka tiba-tiba dengan dingin.


" ... " Michael hanya diam. Mata mereka perlahan menajam namun masih tetap di posisi yang sama.


Cklek...


" ... "


BOOM!...


Kyaa!!...


Cahaya kejut melewati manik Michael, namun segera ia menggunakan kekuatannya untuk memindahkan dirinya dan Shizuka yang berada di dekapannya.


" Hah... apa kau tak apa? " Tanya Michael berusaha menahan kepanikannya.


" Hem... lihat disana " Asap bertebaran dimana-mana, sosok pria muncul dari sana.


" Ohoho... ternyata kalian berhasil melewati jebakan ranjauku yah? Ah sayang sekali, padahal aku ingin kalian terluka sedikit saja " Ucap pria itu sembrono.


" Raebin " Rendah Shizuka menatap sosok pria itu dengan sangat dingin.



" Mengenalku " Entah sejak kapan pria itu kini berada didepan mereka yang berjarak 1 meter.


" Tentu saja "


" Kau adalah seorang pembuat ranjau terhebat didunia ini " Kekeh Shizuka seram.


" Wah, ternyata aku seterkenal itu padahal aku tidak terlalu mengharapkannya "


" Hm... kau sungguh rendah hati tuan "


" ... "


" Maksud kedatangan saya disini hanya ingin bermain bersama kalian, terutama pada kekasih anda nona " Ucap Raebin dengan ramah.


" Ouh... silahkan saja " Ringan Shizuka membuat Michael diam-diam mendelik.


" Ahaha... terima kasih atas keseganan anda, tapi... "


Ctak...


Shizuka mematung...


" Aku hanya ingin anda tak melihat pemandangan mengerikan kedepannya, saya mohon anda tidur dengan nyenyak hingga kekasih anda sudah mengenaskan dimata anda kekeke... "


" SHIZUKA! "


Brukh...


" Sekarang tinggal kita berdua... "


" Dewa bawah tanah " Manik Amethyst milik Raebin menyala dengan seringai menyeramkan milik nya terbit begitu sempurna diwajahnya.


" Aku akan meladenimu, semut kecil " Kini senyuman yang tak pernah keluar kini terbit dengan begitu menyeramkannya dan lebih mengerikan lagi dengan sebelumnya.


" Ah, aku merinding " Remehnya sambil berlagak merinding.


Kau terlalu meremehkannya xixi...