The Transmigration Of The Goodness Death

The Transmigration Of The Goodness Death
( CHAP 3 )



Keesokan harinya...


Matahari mulai terbit, namun Seorang gadis sudah terbangun dari tidur lelapnya. Ia sudah terbiasa bagun saat matahari belum menunjukkan diri, tapi karena kemarin ia merasa lelah dan terlambat sedikit untuk bangun dari jam biasanya. Ia melakukan olahraga ringan sejenak di lantai agar otot ototnya tidak kaku. Hari ini adalah hari pekan, jadi ia akan memasak sarapan pagi.


Mencepol asal rambutnya membuat ia terlihat imut sekaligus sexy, ia berjalan ke kamar mandi untuk membasuh wajahnya agar terlihat segar.


Setelah itu, ia berjalan keluar kamarnya dengan memasukkan tangan nya ke saku celana membuat ia terlihat cool dan menggunakan lift untuk turun menuju dapur.


Ia melihat pelayan yang melakukan tugas mereka, ia berjalan menghampiri dapur...


Ia menghampiri pelayan yang mau menyiapkan masakan..


" Bi~.. biar Shizuka saja yang ngerjainnya, bibi kerja yang lain saja " Ucapnya dingin namun lembut. Ia akan irit berbicara jika itu memang tidak penting dan lembut kepada yang lebih tua atau anak anak, bisa dibilang ia juga seorang penyayang namun tertutup dengan sikap acuhnya.


" Baiklah nak " Ucapnya lembut sembari tersenyum. Ia memang berniat menolaknya namun nonanya ini tak mau dibantah, jadi terpaksa ia untuk nonanya yang masak itu, kemudian ia berlalu menjauh dari dapur.


Kini dapur sepi karena pekan ini memang hari untuk membersihkan rumah ini jadi semua pelayah serta penjaga halaman dan kebersihan membersihkan rumah yang sialnya sangat besar ini.


Shizuka memulai dari menggunakan celemek agar pakaian aman. Dan memulai mengambil bahan serta alat untuk memasak, ia sangat telaten dan serius hingga tak menyadari seseorang sedang menatapnya tatapan yang tak bisa diartikan.



Hari ini ia akan memasak makanan sehat..


Disisi lain...


" Euughh.. " Bangunlah seorang pria yang sangat dengan wajah bantalnya yang sangat imut namun rautnya kembali menjadi datar tanpa ekspresi, berjalan ke kamar mandi untuk membasuh wajah dan berjalan turun kebawah untuk sarapan. Ia berjalan ke Dapur dan melihat seorang wanita yang sedang memasak tak menyadari dirinya dan merasa familiar dengan wanita itu. Menatapnya sembari berpikir...


' Siapa dia, apakah itu Shizuka ?. Kalau begitu Kenapa ia terlihat sangat berbeda dari sebelumnya ' Batinnya heran. Ia memutuskan untuk menghampirinya di meja makan. Entah mengapa ketika melihat wanita itu membuat jantungnya berdegup kencang.


Shizuka merasakan kehadiran seseorang pun berbalik sembari membawa makanan yang sudah jadi. Ia melihat di meja makan sudah ada seseorang yang lain adalah suaminya sendiri. Ia menunduk memberi salam kepada suami


" Hm " Singkat Suaminya yang dingin yang tak lain adalah Michael Felix Martin Jung.


Sebenarnya ia sangat terkejut bahwa wanita ini ternyata adalah istrinya terlebih lagi ia sangat berbeda dengan sebelumnya. Bagaimana tidak, istrinya ini dulunya seorang pendiam, kutu buku, culun, pendek, pemalu Sedangkan yang sekarang telah berubah menjadi Datar, dingin, tinggi, bahkan terlihat modis.


Shizuka menata makanan dimeja makan. Ia mengambil kotak susu dan menuangkan nya ke gelas dan diberikan kepada sang suami.


" Minumlah susu ini " Singkatnya dan dengan senang hati Michael mengambilnya dan meminumnya, Shizuka juga minum karena memang sudah kebiasaannya di LA ketika mau sarapan.


Shizuka menyajikan Bibimbap untuk suaminya dengan aneka lauk agar suaminya makan dengan enak. Ia tahu bahwa suaminya ini tidak makan sembarangan atau ia tak terlalu menyukainya, jadi hari ini ia membuatnya.



" Makanlah " Datar Shizuka sambil memakan makanannya dan Michael mencobanya sesendok. Mengunyah dan tak lama matanya menunjukkan binaran dan makan dengan lahap sampai nasi belepotan di bibirnya.


Shizuka makan sembari melihat kearah suaminya dan melihat cara makannya membuat ia terkekeh kecil diam diam. Sampai ia melihat bibirnya belepotan dengan nasi pun mengulurkan jari jemari nya kebibir sexy suaminya dan membersihkannya.


Michael merasakan bibirnya disentuh pun menatap si empunya dan menatapnya intens. Merasa ditatap pun mengalihkan penglihatannya dan melihat kearah mata Michael. Shizuka menatap lekat mata suaminya pun membuat Michael salah tingkah dengan pipi yang merona, Micahel merasa panas diwajahnya serta jantungnya berdegup sangat cepat.


Sungguh Michael merasa sangat malu ditatap begitu dengan istrinya namun jujur saja ia sangat menyukai melihat mata indah yang jernih itu serta tatapan nya. walaupun dingin tetapi ketika dilihat lebih dalam, tatapan yang begitu meneduhkan dan lembut penyayang membuatnya merasa tenang. Jantungnya pun tak terkondisikan, hilang sudah citranya sebagai pria dingin dan kejam hanya ditatap intens sang istri. Jika orang melihat Michael pasti akan langsung muntah darah melihatnya seperti itu dan menganggap kiamat akan datang. Michael langsung terbatuk Cool sembari mengumpat di dalam batinnya.


' Shit.. Kenapa jantungku berdetak sangat kencang dan wajah ku terasa panas ' Umpatnya dalam hati namun dapat didengar oleh Shizuka. Michael tak menyadari kalau Shizuka juga malu juga namun sedikit. Semuanya kembali tenang.


Sesekali Michael melirik kearah Shizuka, ia merasa aneh dengan dirinya ini mengapa jantungnya berdebar kencang ketika bersama sang istri dan merasa malu untuk pertama kalinya dan entah kenapa ia menyukai kepribadian Shizuka yang sekarang.


' Perasaan apa ini ? Ini sungguh tidak nyaman '


' Namun ini menyenangkan.. Aku menyukainya ! ' ~ Smirk...