
Happy Reading...
👉👉👉👉👉👉👉👉
Lanjut...
Tangan kecil itu perlahan menelusup di pinggang kekar Michael. Michael seketika menegang dan menggeram hampir mendesah, sial lagi - lagi dia terkena dampaknya. Dia menggertakkan giginya.
Shizuka menatap bingung wajah Michael yang memerah dan seperti menahan sesuatu. Pinggangnya terasa sedikit diremas.
" Ada apa " Serak Shizuka membuat Michael membuang napas kasar melampiaskan suara laknat itu.
" Tidak " Singkat Michael.
Shizuka mengelus punggung Michael dengan lembut.
Seketika Michael mendesah pelan dan memejamkan matanya erat. Shizuka mendengar itu seketika menjauh.
" Kau mendesah " Ledek Shizuka membuat Michael membuka mata dan menatap tajam istrinya itu.
Bruk...
Michael menindih Shizuka, menatap tajam mata Shizuka yang sama juga menatapnya tajam. Posisi mereka menjadi sedikit intim.
Mereka berdiam degan saling melemparkan tatapan tajam masing - masing. Tangan Michael mengelus rahang Shizuka dan leher hingga turun ke bahu mulusnya yang terbuka. Shizuka menegang karena ia tak pernah disentuh dengan seperti itu sebelumnya, bahkan tidak pernah.
" Jangan menyentuhku " Dingin Shizuka.
" Hm... bukankah kau tadi juga sudah menyentuhku dan membelaiku, giliran ku untuk membelaimu. Adil bukan " Goda Michael sambil tersenyum miring.
" Apakah saya mengambil inisiatif sendiri 😬 " Jengkel Shizuka.
" Sama saja kau menyentuhku " Delik Michael tak mau disalahkan.
" Hah, bisahkah kau melepaskan tanganmu " Pasrah Shizuka.
" Kalau saya tak mau " Shizuka menatap Michael sangat - sangat datar.
Bruk...
Michael mengerjapkan matanya melihat Shizuka yang sudah berada diatasnya.
" Hah, kau sangat merepotkan " Shizuka menjatuhkan badannya diatas dada bidang Michael.
" Giliranku untuk memelukmu " Shizuka menelusupkan kepalanya ke ceruk leher Michael dan menghela napas. Lagi - lagi Michael menegang dan menggeram tanpa sadar, telinganya langsung memerah.
" Apa kau mau menggodaku " Gumam serak Michael.
" Saya tak niat " Acuh Shizuka.
Michael mati - matian untuk tidak menerkam Shizuka, walaupun mereka sudah bersuami istri. Ia belum ingin meminta haknya secara paksa dan tetap ingin atas persetujuan dari pihak lain, tidak mau mengambil kesempatan dalam kesempitan. Ia tetap menjaga kehormatan Shizuka, ia sendiri belum mengerti akan perasaannya kepada sang istri.
Terdengar suara napas halus yang berasal dari Shizuka, sepertinya ia tertidur batin Michael yang hanya tersenyum kecil dan mengelus kepala Shizuka. Shizuka menggeliat kecil membuat Michael gemas karena Shizuka terlihat seperti kucing yang manis.
Pipinya merona karena debaran itu menggila. Michael menatap Shizuka dengan tatapan menghangat, hanya untuk Shizuka.
Chup...
Michael menyium pucuk kepala Shizuka, satu kata yang cocok sangat wangi bikin dia betah menghirupnya lama - lama.
Drrt...
Dirrt...
Michael melihat kesamping nakas dan menemukan ponselnya berdering. Dia mengangkatnya...
' Selamat siang Mr. ' - Someone
" Ada apa ? " - Datar Michael.
' Maaf, ada tamu dimarkas. Dia terlihat seperti bukan orang biasa ' - Jawab Someone
' Saya kesana ! " - Dingin Michael.
Tut...
Michael menatap Shizuka dan menurunkannya pelan agar tak terbangun. Meraih kemeja hitam yang sudah di siapkan dan memakai rompi panjangnya.
Sebelum pergi, Michael mendekat dan mencium dahi Shizuka singkat.
" Saya pergi dulu " Bisiknya dan berlalu.
' Orang ' itu ' benar - benar... **** ! '
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
" Selamat siang Mr ! " Michael membalas jabatan tangan sesorang yang datang berkunjung itu.
" Silahkan " Mereka duduk dan terhalang oleh meja.
" Siapa kau " Dingin Michael.
" Saya.... "
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
' Dunia tidak aman lagi, orang ' itu ' telah tiba '
' Dia bereinkarnasi, ku hampir melupakan itu '
' Mayleen '
' Hm ? '
' Apakah kau mau mengorbankan dirimu seperti sebelumnya '
' Entahlah, asalkan dunia baik - baik saja '
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Kakek Xiao sedang berada di sebuah tempat, memandang pemandangan ibukota dihadapannya ini.
" Tak lama lagi... " Menghela napas dan menatap dingin kedepannya.
' Dia masih ingin menghancurkan dan menguasai dunia '
' Betapa berambisinya dia '
' Sudah keberapa turunan penguasaan yang ia musnahkan '
' Apakah kau mengetahui siapa penguasa yang akan datang melawannya '
' Itu masalahnya, aku baru kali ini tak mengetahui siapa orang tersebut. Bahkan dia pria atau wanita, *s**epertinya kali ini spesial* '
' Menarik '
' Hei kau salah satu keturunan penguasa, apa kau tak diincar '
Kakek Xiao menyeringai...
' Aku bukan yang spesial, wajar dia tak mengincarku '
' Sebelumnya penguasa ini berpasangan dan melahirkan anak, entah bagaimana anak itu sekarang '
Seketika Kakek Xiao termerenung.
' Apakah itu tak melanggar hukum ? '
' Pasangan ini dulu menentang hukum alam agar mereka berpasangan. Mereka saling mencintai dan mempunyai anak. Aku mendengar informasi bahwa mereka termasuk tokoh utama pra sejarah beberapa milenium yang lalu, dan anaknya tumbuh menjadi pemimpin yang bijaksana, banyak di hormati dan disegani '
' Bagaimana dia mati ? '
' Seperti sang orang tua, dia mengorbankan kekuatan supranaturalnya karena peperangan '
' Alasannya? '
' Setelah orang tuanya meninggal, banyak yang berubah pada masa itu. Dimana manusia bahkan yang memiliki kultivasi, banyak mengincar harta artefak nenek moyang klan maupun non-klan. Mereka sangat berambisi hingga tega menjadikan anaknya sebagai tumbal untuk ritual pengangkatan roh sang penguasa. Tapi tak ada satupun yang berhasil melakukan ritual tersebut dikarenakan kekuatannya tak sebanding dengan kekuatan penguasa, makam mereka banyak dilindungi oleh roh - roh penjaga alam... '
Kakek Xiao senantiasa mendengar semua penjelasan itu sambil termerenung.
' Banyak yang telah kulewatkan, sepertinya ku sedikit menyesal karena terlambat bereinkarnasi '
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Disisi lain, Shizuka sedang berada disuatu tempat yang disekelilingnya gelap dan dedaunan. Duduk diatas bukit yang di bawahnya ada jurang yang terlihat tak ada ujunnya tapi tanpa diketahui, banyak kekuatan supernatural yang tersegel disekitarnya. Ulah siapa lagi kalau bukan dia sendiri, agar nanti tak ada yang mengincar ini dia menyegelnya atau dunia tak akan seimbang.
Menatap langit yang tertutupi dedaunan pepohonan dengan dingin.
" Perlahan - lahan rahasia yang terkubur akan mencuak dan terdengar oleh ' mereka ', aku tak bisa apa - apa selain menyelesaikan ini untuk terakhir kalinya dan meninggalkan dunia seperti ' sebelumnya "
Terdengar suara helahan napas...
" Sungguh aku tak sabar " Shizuka menyeringai misterius dan terlihat menyeramkan.