The Transmigration Of The Goodness Death

The Transmigration Of The Goodness Death
( CHAP 21 )



Happy Reading...


πŸ‘‰πŸ‘‰πŸ‘‰πŸ‘‰πŸ‘‰πŸ‘‰πŸ‘‰


Lanjut...


" Jangan main main dengan milik saya " Sesudah berbisik Michael berjalan menuju Kenzi dan menarik tangannya untuk keluar dari ruangan.


Tentu bisikan itu terdengar oleh mereka karena mungkin Michael sengaja mengeraskan suaranya agar didengar mereka. Dan mereka tertegun, sejak kapan Michael se overprotektif kepada Shizuka seperti itu.


" Apa kau baik - baik saja " Martin dengan datar.


" I... iya " Gagap Yuka yang masih mematung. Masing terngiang ngiang dikepalanya, bukan perkataan tapi suara itu.


' Astaga, suami bos ini sangat dingin dan menyeramkan. Iiiirgh... apakah bos bertahan dengan suami macam itu ' Batinnya yang dapat didengar kakek Xiao, Martin dan Haiden yang hanya terkekeh kecil.


Sedangkan didalam mobil, Shizuka dan Michael berdiam diri dan suasana nya awkward dikarenakan mood Michael sedikit buruk.


Dan sampai disebuah mall. Ya, Michael mengajak Shizuka untuk merefresing pikiran. Shizuka nampak heran, setaunya Michael sangat tidak menyukai keramaian seperti mall ini.


" Pakai ini dan masuk " Michael keluar duluan dan disusul Shizuka. Wajah mereka sudah ditutupi dengan masker dan topi hitam.



Visual Jungkook ☝


( Visual Michael terserah kalian aja, karena saya juga bingung jadi. Pakai imajinasi kalian aja kalau visual Michael, mau Linyi kah, Lay Yixing, Cris Wu, Tao atau apalah ok terserah kalian πŸ˜‰πŸ‘Œ )


Mereka sedikit menjadi pusat perhatian karena penampilan mereka yang mencolok jangan lupa wanita yang bucinnya sama pria tahu tampan atau tidak juga sudah histeris. Bahkan ada sasaeng mengenal sebagai idola mereka pun langsung mengerumuni Shizuka, bahkan sasaeng itu mendorong Michael membuat sang empu menggeram marah.


Shizuka nampak kelimpungan menghadapi banyak wanita maupun gadis menempel kepadanya pun segera menggeser mereka hingga ia keluar dari kerubunan, Shizuka dengan segera mungkin berlari sembari menyeret Michael.


Michael menyamakan lari Shizuka untuk menghindari mereka. Hingga mereka memasuki sebuah tokoh yang terkenal akan pakaian fashionnya. Masuk ke belakang lemari yang tidak tembus pandang dan tanpa menghiraukan seorang yang mungkin karyawan yang kerja disana, dengan kode yang diberikan Shizuka membuat karyawan itu mengerti dan membiarkannya.


Mereka sekarang berada dibilik dengan posisi sedikit ambigu. Dengan Michael yang bersandar dan Shizuka didepannya dengan menaruh kedua tangannya disisi dan lutut kiri Shizuka menempel di dinding sebelah tubuh Michael.


Tubuh mereka hampir menempel dan Shizuka menahan tubuhnya agar tidak terlalu dekat dengan Michael. Napas mereka sedikit tidak beraturan menerpa wajah masih - masing. Aroma mawar dan mint dari Shizuka dan Michael beraroma melati bercampur mint.


Rona tercipta dipipi mereka namun satunya yang diam - diam salting dan satunya biasa saja.


' Posisi ini, sangat menyebalkan ' Batin Michael yang berusaha menutupi kegugupannya.


Mereka menahan napas ketika terdengar suara keramat yang mereka hindari yang tak lain adalah sasaeng tadi yang sekarang menanyakan dimana Jungkook. Ya, sasaeng itu adalah sasaeng BTS, seperti mengenal lekuk tubuh Jungkook membuat Shizuka yang diduga mirip Jungkook pun harus mengalami hal seperti ini.


Kemudian mereka bernapas lega ketika sasaeng itu telah pergi dan mereka keluar dari sana.


" Selamat sore tuan - tuan, ada yang bisa kami bantu " Ucap karyawan yang tadi dengan sopan.


" Kami belanja pakaian disini " Singkat Shizuka yang dapat dimengerti karyawan itu.


" Baik, silahkan dan jika mau dibantu boleh kekami " Sopan nya dan berlalu.


" Cari pakaian sana " Shizuka berlalu meninggalkan Michael yang sedikit tercengang karena ditinggalkan namun ia berdengus dan berjalan ke tempat pakaian pria.


Setelah mereka mengganti pakaian mereka berkumpul didepan dengan penampilan yang berbeda dan Shizuka dengan penampilan perempuan.


Shizuka menatap Michael dari atas hingga bawah dengan heran. Sejak kapan Michael menggunakan pakaian dengan modis. Biasanya pakaian santainya tidak ada unsur kalung atau rantai di celana seperti itu.



" Apa ada yang salah dengan penampilanku ? " Ucap Michael ragu. Tadi dia menyuruh karyawan memberikannya pakaian keren dan ini untuk terlihat keren dihadapan Shizuka entah kenapa tapi yang penting sekarng jantung nya berdegup kencang karena takut akan penilaian nya kepadanya.



" Tumben kau berpenampilan seperti ini " Michael mencoba mengelak dengan...


" Hanya mencoba " Shizuka mengangguk dan tidak peduli. Meraih tangan Michael dan menautkannya, Michael tegang dan menatap tangan tersebut dengan rona yang tipis.


" Hari ini kita bersenang - senang " Senyum tipis Shizuka membuat Michael terhipnotis terpesona dan mengangguk.


Mereka pun berjalan - jalan bagai seorang kekasih yang sangat serasi dan romantis, dikelilingi dengan bumbu iri dari orang - orang disana.


Esok hari...


Shizuka sudah siap pergi sekolah dihari setelah ia berjabatan CEO kemarin.



Dan dia harus mengurus suaminya sebelum berangkat dengan memilihkan pakaian agar Michael menggunakannya ke kantor.



" Pakai ini " Shizuka memberikan pakaian itu kepada Michael kecuali jasnya.


" Hm " Shizuka keluar dari WIC dan duduk sembari memainkan ponselnya.


Matanya terlihat menajam namun tertutupi dengan poninya karena kepalanya menunduk.


' Damn '


Entah kenapa dia mengumpat didalam hati. Guratan wajahnya terlihat tidak mengenakkan, dingin namun tenang yang berbeda dari biasanya.


Michael yang keluar dari WIC menatap istrinya sambil mengerjap. Apakah dia salah melihat tadi dan hanya berhalusinasi. Ia sekilas melihat raut istrinya yang mengerikan namun entah kenapa sekejap berubah dalam kedipan mata.


" Ada apa ? " Tanya Michael.


" Tidak, hanya kecoak lewat " Sudut mulut Michael berkedut.


Apakah rumahnya ada serangga menjijikan itu, haishh... kalau ada ia akan memanggil tukang bersih bersih dan profesional serangga. Wajahnya tampak dingin lebih seram dari milik Shizuka yang dapat membuat orang orang meneguk susah salivanya dan merasa merinding ketakutan.


Menaikkan sebelah alisnya sedikit, Shizuka bertanya dengan heran.


" Tidak apa - apa " Ucap Michael sembari menghela napas, menjengkelkan.


Shizuka hanya acuh dan berdiri sembari menenteng jas Michael.


" Pakai " Michael menaikkan sebelah alisnya sembari menyeringai tipis.


" Pakaikan " Shizuka hanya menuruti dan mulai memakaikannya dari depan.


Glek...


Sial, entah kenapa ia terkena imbasnya sendiri. Sungguh Michael sekarang sedang menahan kegugupannya yang tiba - tiba melanda.


Wajahnya terlalu dekat dengan Shizuka membuat ia mati matian menahan dorongan untuk mengecup... dahinya yang sedikit tertutupi poni. Dan aroma wangi dari tubuh Shizuka yang tidak bisa disamarkan oleh parfum yang sudah disemprotkan tadi. Aroma menenangkan khas Shizuka membuat Michael sangat menyukai aroma tersebut, sangat menenangkan dan terkadang menaikkan api miliknya.


" Ekhem " Mencoba berdehem untuk menetralkan rasa panas diwajahnya.


Shizuka selesai namun Michael yang tidak tahan pun memeluk Shizuka lembut dan tubuh sang empu menjadi tegang.


" Biarkan seperti ini sebentar saja " Suara serak Michael yang teredam di ceruk leher Shizuka yang tertutupi helaian rambut tebal Shizuka. Shizuka belum menggunakan wig nya ya kawan kawan !.


" Tolong balas " Singkatnya dengan serak.


" Hm " Giliran tubuh Michael yang tegang namun rileks seketika.



Michael mendusel bagai anak yang mencari kenyamanan dipelukan sang ibu.


" Sdh " Shizuka menepuk punggung Michael dengan ringan dan dengan enggan Michael melepaskannya, dia cemberut.


Chup...


Michael tertegun...


" Saya harus berangkat sekarang, saya sdh terlambat. Permisi ! " Shizuka meninggalkan Michael yang melamun sambil menenteng wig dan tasnya.


Tangan Michael bergetar memegang dahinya dengan wajah merah padam. Tubuh Michael sedikit bergetar, ciuman singkat Shizuka yang ada di dahinya sangat mempengaruhi pikiran dan tubuhnya.


Tanpa disadarinya, Shizuka menyeringai jahil disana.


" Dia pasti salah tingkah " Gumamnya sembari terkekeh pelan.


Brum...


Ckit...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Michael Pov...


' S*hit, dasar Shizuka ' Umpatku dalam hati. Rasanya wajahku memanas. Aku tersadar dari lamunanku ketika sebuah bunyi yang keras tak jauh dari ku. Jam wecker itu menunjukkan jam 7 pas.


Aku tersenyum dan menggeleng. Berjalan dan meninggalkan wecker yang masih dalam keadaan berbunyi.


Michael Pov End...


Someone Pov...


" Ming Mayleen, apa kabarmu "


" Kau sudah bangun ternyata "


" Ck, dinginmu tak berubah "


" Cih, kau sama saja. Menjengkelkan "


" Bagaimana dengan reinkarnasimu didunia ini "


" Dia spesial "


" Bagaimana dengan kata spesial itu ? "


" Dia lemah namun licik, dia dari keluarga terpandang tapi berpenampilan culun dan sederhana, dia tidak pandai bela diri namun cerdas dari pada si pensiunan kaisar ' itu ' "


" Wah sepertinya memang spesial, tapi pensiunan kaisar ' itu ' juga ada disini ! "


" Hm "


" Tidak lama lagi... "


" Benar, apakah kau sudah menyiapkan rencana ? "


" Sudah "


" Apakah kau mau memberitahuku "


" Tidak, biarkan rencana ini saya yang jalankan dan tersimpan tanpa orang tahu "


" Saya hanya bisa menyetujui "


" Bagaimana dengan raja ' itu ' ? "


" Dia juga ikut, dan mungkin lebih kuat dari sebelumnya. Dia juga mempunyai hubungan tak biasa denganku "


" Hubungan apa itu ? "


" Pernikahan "