The Transmigration Of The Goodness Death

The Transmigration Of The Goodness Death
( CHAP 4 )



Setelah mereka selesai makan, Michael pergi kekamar untuk membersihkan diri sedangkan Shizuka sedang membereskan meja dan mencuci piringnya serta milik suaminya, Ia sudah terbiasa hidup mandiri di manshion miliknya karena memang waktu jiwanya di zamannya dulu sudah mandiri saat kecil tanpa orang tua yang menemaninya.


Setelah mencuci piring, Shizuka pergi kekamar miliknya. Ia pergi kekamar mandi untuk bersih bersih.



Setelah mandi, Shizuka mengambil Handphonenya, mengetik dan menelpon seseorang...


TIT...


' Halo selamat pagi menjelang siang Queen ada yang bisa saya bantu ' ~ Orang


' Tolong daftarkan saya di SEOUL UNIVERSITY dengan atas nama Kenzi Young. J ' ~ Queen


' Baik Queen ! adalagi yang diinginkan Queen ' ~ Orang


' Tidak ada, terima kasih ' ~ Queen


TUT...


Usai menelpon, keluar dan turun ke ruang keluarga yang disana sudah ada suaminya alias Michael yang menggunakan pakaian...



Terlihat mereka menggunakan pakaian yang serasi tapi tidak ada janji. Michael merasakan ada seseorang pun berbalik dan melihat sang istrinya berjalan dengan biasa namun terlihat tegas, Ia sempat terpesona namun ia menarik kembali kesadarannya. Dan ia kembali berkutat dengan laptopnya.


Shizuka duduk disofa sebelah Michael.



Michael merasakan pergerakan disebelahnya pun melirik dan kembali fokus ke laptop, bisa bisa kalau melihat sang istrinya ini ia akan kebablasan karena melihat kecantikan tiada tara milik istri nya, mencium aroma wangi tubuh sang istrinya yang membuatnya tenang.


Shizuka mengambil remote tv dan menonton siaran yang menurutnya membosankan. Sampai suara memecahkan keheningan...


" Baik " Singkat Shizuka.


" Kau sudah banyak berubah yak " Ucap Michael meledek Datar.


" Heh.. memangnya aku ini Super hero yang bisa berubah " Ledek balik Shizuka membuat Michael dibuat gemas sendiri.


" Ya nggak juga sih.. maksudnya kamu itu dulunya sangat berbeda dari sekarang, berubah 180Β° pokoknya ! " Seru Michael seperti anak kecil namun masih dengan raut datarnya. Shizuka mendengar itu hanya terkekeh pelan sembari mengangkat sebelah tangannya terulur dan mengusap kepala Michael dengan tulus seperti mengelus kepala anak kecil.


Michael merasakan kepalanya dielus sesuatu pun mengadahkan pandangannya ke sang empu yang mengelusnya yang membuat hatinya menghangat, elusan yang tidak biasa ia rasakan dari ayahnya dan elusan ini terasa seperti elusan seorang ibu membuat ia menjadi merindukan sosok ibunya yang sangat ia sayangi walau tak mendapat kasih sayangnya, tatapannya menjadi sendu.


Shizuka mendengar semua batinan Michael hanya diam dan pura pura tidak mengetahuinya namun ia merasa kasihan dengan Michael karena tak mendapat kasih sayang seorang ibu disaat usianya masih dini serta adik iparnya itu.


Bisa Shizuka rasakan bagaimana posisi tersebut bahkan Shizuka lebih memprihatinkan karena ia tak memiliki orang tua disaat masih kecil dan hanya dirawat oleh Bawahan orang tuanya dulu karena peperangan didunianya yang penuh dengan intrik politik, kekuasaan, penghianat, keserakahan yang bertebaran dimana mana membuat orang tuanya itu harus mengorbankan diri mereka saat peperangan setelah ia dilahirkan kedunia seperti dirinya yang mengorbankan diri sendiri untuk melindungi dunia yang masih dalam proses tercatatnya takdir sejarah dinasti dan ia adalah salah satu tokoh utama disana selain orang tuanya.


Ia bersyukur karena jiwanya berpindah kedunia yang dimana sudah ada sistem pemerintah yang berbeda dengan zamannya yang hanya mencari keuntungan namun tak bertanggung jawab dan dapat merasakan gimana rasanya memiliki orang tua walaupun bukan sedarah, Ia mencoba terlihat tegar untuk saat ini.


" Kenapa melamun " Ucap Shizuka sedikit lembut dan Michael kembali ke alam sadarnya dan tatapan nya kembali biasa.


" Tidak apa " Singkat Michael sembari menatap mata yang indah dengan bulu mata lentiknya yang membuatnya terhipnotis seakan akan ingin menjeratnya lebih dalam dengan matanya yang warna hitam itu membuatnya tak yakin apakah itu warna palsu atau asli, namun ia tepis pemikiran itu, Ia juga tak bisa membaca pikiran milik istrinya hanya menyimpulkan bahwa istrinya sedang tidak membatinkan sesuatu.


" Sebentar kita kerumah utama keluarga " Singkat Michael yang dapat dimengerti Shizuka.


" Baiklah " Shizuka menjawab dan terjadi lagi keheningan. Michael selesai dengan Tugasnya di laptop pun menyimpan di rak meja dan ia dengan isengnya menaruh kepalanya di paha milik Shizuka membuat sang empu kaget tapi namun sesaat. Ia mengelus kepala Michael membuat Michael tertegun, ia hanya iseng tapi dianggap serius tapi tak apalah modus dikit sama istri πŸ˜‚πŸ˜‚.


Elusan dari jari lentik istrinya dengan penuh kasih sayang membuat Michael dag dig dug serr rasanya tapi ia merasa kantuk menyerang, Michael tak pernah tidur dengan benar hanya kerja kerja kerja saja yang ia sibukkan dan hari ini mungkin ia akan hibernasi sejenak karena ulah istrinya padahal dia yang iseng duluan, Michael pun terlelap dengan muka polosnya.


Shizuka merasa tidak ada pergerakan di pahanya pun melihat Michael sudah terlelap dengan wajah polosnya dan mendengkur halus hanya tersenyum kecil namun terlihat sangat manis membuat orang diabetes yang tak pernah orang orang lihat bahkan orang terdekat serta sang suami belum pernah melihatnya.


" Masih banyak misteri yang belum terungkap dan kita hanya tunggu waktu yang berjalan menjawab semua seperti arus air mengalir " Gumam Shizuka seakan penuh teka teki seolah olah hanya ia yang mengetahui. Dan ia pun terlelap bersandar di sofa dengan wajah polosnya.