
Happy Reading...
👿👿👿👿👿👿👿
Lanjut...
Cklek...
" KAMU!!! "
" Hehe... Ada apa ini? " Seseorang datang dan membuka pintu di waktu yang tidak tepat.
" Haiden bisa kah kau jangan masuk dulu " Geram Alandra membuat Haiden kelabakan dan bingung.
" Maafkan aku " Haiden tetap minta maaf dengan perasaan bingung.
" Cepat duduk " Haiden segera duduk.
" Kau lanjut kan " Haiden menatap gadis itu.
" Kau! " Mereka menatap Haiden dengan lekat.
" Siapa? "
Bukh...
" Aduh! "
" Jika kau main-main lagi, tunggu saja kubikin jatuh perusahaanmu itu " Geram Martin.
" ... " Se ketika kicep.
Gadis itu melanjutkan memegang topeng nya dan perlahan-lahan...
Cklek...
BRAK!!!...
" SIALAN! " Seseorang yang datang pun tersentak dan terkaget terheran-heran.
" A-ada apa ini? " Gugup seorang wanita yang datang.
" Kazumi Rei Dominic Jonathan " Dengan nada ditekan, Martin menutup matanya sambil menarik napas sabar.
" Mo-mohon untuk te-tenang Martin, dia istriku "
Sedangkan Michael yang melihat semua kejadian itu hanya menahan tawanya diam-diam tanpa ada yang menyadari nya.
" Duduk lah Kazumi " Ucap Abraham.
" ... " Kazumi pun duduk disebelah suaminya.
" Dan kau cepat buka topeng sialan itu " Martin yang memang sudah berada diujung tanduk akan gregetnya, maka nya dia sangat kesal karena banyak pengganggu yang selalu menyeda waktu terbukanya topeng itu.
" Apa kau penasaran? " Giliran gadis itu yang membuat nya bertambah kesal.
" Tentu saja " Tanpa sadar menjatuhkan harga dirinya sebagai seorang raja. Martin keceplosan dan memperlihatkan wajahnya yang samar memelas, mereka yang ada diruangan dibuat terkejut oleh nya.
" Ekhem... " Martin berdehem canggung.
" Jadi kau tak perlu penasaran lagi kepada ku... " Topeng itu pun terlepas sepenuhnya dan membuat orang disana gempar.
" KAU!!!?... " Pekik mereka keras.
" SHIZUKA!!! 💢💢💢 "
" Pa sudah!... " Michael berjalan ke samping Shizuka.
Bruk...
Michael memberikan jasnya dan menutupi tubuh Shizuka hingga sang empu hampir tenggelam di jasnya.
" Temui aku sebentar " Setelah Martin mengatakan itu langsung keluar dari ruangan.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
" Papa mertua sungguh kejam😓 " Shizuka menghela napas.
" Apa-apaan dengan sikap aneh mu ini? " Michael merasa sedikit aneh kepada Shizuka karena biasanya istrinya itu tidak akan pernah mengeluh dengan hal-hal lain.
" Tidak ada hanya saja papa mertua memberiku sedikit pelajaran tadi " Shizuka menaikkan poninya yang tertutup.
" Apa ini!? Kenapa kau tidak mengobatinya! Tunggu sebentar aku akan mengambilkan kompres untukmu " Shizuka menahan tangan Michael.
" Tak usah, sy sdh mengompresnya " Datar Shizuka.
" Hah, kenapa kau mau mengambil resiko seperti ini? " Michael menghela napas dan duduk di sebelah Shizuka.
Mereka saat ini sekarang sedang berada di manshion milik Michael di London.
" Ini seru " Singkat Shizuka.
" Tapi kau hampir terluka " Kata Michael sedikit kesal.
" ... "
Puk...
Michael menyandarkan kepalanya di pundak Shizuka dengan nyaman, Michael merapatkan diri.
" Sy ingin bertanya "
" Hem... "
" Apakah rumah tangga kita akan bertahan? "
" ... "
Orang yang sedari tadi memantau mereka pun menajamkan matanya.
" Seperti nya kau mempunyai sedikit keraguan Michael... "
" Tp jika memang tdk bertahan, sy akan seberusaha mungkin untuk mempertahankannya selagi sy ada di dunia "
" Kenapa kau mengungkit masalah ini? " Dingin Michael.
" Entahlah... " Shizuka melipat tangannya ke dada.
" Tetapi yg pasti... " Menatap Michael yang juga menatap nya.
" Dunia ini tdk aman dan... "
" Takdir kehidupan tdk ada yg tahu "