The Transmigration Of The Goodness Death

The Transmigration Of The Goodness Death
( CHAP 26 )



Happy Reading...


🗿🗿🗿🗿🗿🗿🗿


Malam...


Seorang pria masuk kedalam sebuah rumah mewah yang suasana agak berbeda dari sebelumnya. Seorang gadis yang terlihat dewasa pun ada disana duduk disebuah sofa dengan ponsel digenggamannya. Gadis mengalihkan pandangannya yang melihat sebuah tubuh tegap masuk lewat ruang keluarga.


Tidak mengatakan apapun gadis itu mengalihkan sama halnya dengan sosok pria itu yang mengacuhkan gadis.


Cklek...


Pria itu melihat kearah tempat tidur, setelah masuk kamar dia pergi membersihkan diri. Sebuah pakaian berada diatas tempat tidurnya.



Pria itupun berbaring dengan tangan kanannya berada di bawah kepala, menatap langit - langit. Waktu sudah tengah malam, dia tak bisa tertidur namun dia mengantuk.


Hah...


Menghela napas dan mengusap wajahnya kasar dan beranjak, keluar kamar. Memasuki kamar sebelahnya dan menatap ranjang yang sudah di huni oleh seorang gadis.


Dia mendekat dan masuk ke dalam selimut.


" Shizuka, kenapa kau tak datang kekamarku hm " Serak Michael tak mau memeluk Shizuka terlebih dahulu. Shizuka tak menjawab membuat Michael mengehela napas.


" Saya membutuhkanmu ! Saya tak bisa tidur, saya sangat mengantuk " Akhirnya Shizuka pun berbalik dan memeluk Michael. Membalas dan menenggelamkan wajahnya ke tempat favoritnya.


" Tidurlah " Serak Shizuka yang memang tidur tadi, namun kesadarannya selalu menariknya ketika ada gangguan sekecil pun.


" Shizuka "


" Hm "


" Apa yang kau lakukan kepada ku tadi " Shizuka terdiam.


" Kenapa kesadaran saya hilang ketika menatap matamu tadi dan saya merasa melupakan sesuatu ? " Tanya Michael.


" Shizu- " Dia tidur lagi, batin Michael yang hanya pasrah dan mengecup kening Shizuka sebelum masuk ke alam mimpi.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Keringat membasahi pelipis Michael, menggertakkan giginya dan mencengkram seprei kasur sangat kencang sesekali dia meringis.


Shizuka duduk tak jauh dari sana, dia tahu apa yang terjadi dengan Michael.


" Hah... hah... " Michael langsung terbangun dengan napas memburu.


Shizuka mendekat dengan memberikan segelas air minum ke Michael dan sang empu meminummya dengan rakus.


" Ada apa denganmu ? " Pura pura tak mengetahuinya.


" ... " Michael tak menjawab tapi memeluk Shizuka sambil menyandarkan keningnya dibahu Shizuka.


" Saya hanya lelah " Lemah Michael.


Shizuka mengelus rambut Michael dengan lembut, kepala Michael memang saat ini sakit karena memikirkan apa yang ada pada mimpi nya.


" Pergilah membersihkan diri, saya harus kesekolah "


" Apa kau sudah telat ? "


" Sekarang pukul 07. 45 " Michael melepaskan pelukannya dan Shizuka mengelap keringat Michael dan menyugarnya agar terlihat sedikit rapi.


" Kau belum siap " Michael menatap Shizuka dengan alis terangkat.


" Kondisi mu sedikit menghawatirkan " Datar Shizuka.


" Maaf " Michael mengusap wajahnya kasar.


" Kau boleh pergi, saya ingin mandi " Michael tanpa menunggu jawaban dari istrinya itu pun keluar dan kekamarnya. Shizuka menatap pintu yang sudah tertutup rapat dan sebelum masuk kekamar mandi.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


" Baru kali ini saya menggunakan seragam " Gumam Shizuka aka Kenzi.


Sesampai didapur, Kenzi melihat Michael yang meminum susu. Michael menatap balik dan menyemburkan susu yang sudah ia teguk.


" Hahaha... " Michael tertawa sekeras kerasnya tanpa mempedulikan Kenzi menatap nya heran, sangat herman.



" Ada apa dengan mu ? " Tanya Kenzi sambil melihat lihat penampilannya yang menurutnya biasa biasa saja.


" Why ... why do you look like that hahah ... Look, your face hahah ... ! " Terbahak Michael tak dapat melanjutkan ucapannya.


Artinya : Kenapa... kenapa penampilanmu seperti itu hahah... Lihatlah, wajahmu hahah... !


" What's wrong with my face? " Heran Kenzi sambil meraba wajahnya dengan polos.


Arti : Ada apa dengan wajahku?.


" You look fierce haha ​​... I never thought you could make your face like that " Yang mulia meredakan tawanya.


Arti : Kau terlihat gahar haha... Saya tak menyangka kau bisa membuat wajahmu menjadi seperti itu.


Kenzi memasang wajah datarnya.


" This is not funny " Michael berdehem dan stay cool.


" Saya pergi sekarang " Michael menepuk kepala Kenzi dan berlalu sambil membaca dokumen ditangannya.



Kenzi hanya menggeleng tak mengerti lagi, punya suami yang main pergi - pergi aja.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Kenzi terlambat lagi dan lagi, dia hanya santai dan berjalan ke kelas.


...Kyaa... Jungkook eh salah... Kenzi, Your Handsome the day !...


...Kau hampir aja salah ucap nama...


...My Prince kau sangat menawan dan sexy...


...D*mn... he' s so hot...


...Kenzi, You Bad Boy......


" DIAM ! " Keras guru matematika yang saat ini mengajar di kelasnya membuat kelas menjadi sepi.


" Kenzi silahkan masuk dan perhatikan materi pembelajaran, okay " Kenzi mengangguk dan duduk ditempat duduknya.


Namun ada seseorang yang tak asing duduk disebelahnya. Alessandra, gadis itu ada disini. Kenzi menaikkan sebelah alisnya, sedangkan gadis itu menaikkan kepalanya yang sedari tadi menunduk dan menatap Kenzi dengan senyuman menawan.



Namun kembali datar, Kenzi hanya cuek dan merogoh buku pelajarannya. Selama pelajaran, Kenzi selalu diganggu dan diusik, Ales saat ini sangat cerewet walau sambil berbisik.


" Hei boy, kau terlihat seperti bad boy... namun aku suka " Goda Ales.


" Bisakah kau diam " Dingin Kenzi.


" Ada apa disana, kenapa kalian tak fokus ke pembelajaran " Galak guru matematika tersebut. Kenzi menatap tajam guru tersebut membuat sang empu merinding, dan sorot matanya memancarkan permohonan minta maaf.


Tentu, guru itu sangat takut dan mengenal siapa Kenzi. Muridnya yang satu ini adalah bosnya yang menyamar, dan dia disuruh harus bersikap profesional. Awalnya dia menolak karena takut, namun kalau tidak dia diancam keluarganya akan mendapat ganjarannya.


Dia tak berani menolak lagi, saat itu dia menjadi guru yang agak killer karena sebelumnya dia adalah guru matematika yang terkenal akan sikap ramah dan lembutnya kepada murid - muridnya di sekolah sebelumnya.


Bahkan banyak yang mengidolakan karena sikap maupun ketampanannya yang macho.



Keturunan luar negeri, mengajar di Negara Korea Selatan karena misi dari bosnya. Siapa lagi kalau bukan Shizuka, menjadi guru bosnya sendiri walau bukan jadi wali kelas.


" Orang ini yang berisik " Pemilik yang merasapun mendelik.


" Ish... maaf pak " Malas Ales ketika melihat Kenzi menatapnya dengan sorot yang sangat tajam. Dia menjadi takut namun tak memperlihatkan nya.


" Kau harus diberi hukuman " Ales membantah tak terima.


" Tapi pak... "


" Tidak ada tapi - tapian, hukumannya kau harus membersihkan seluruh toilet sekolah "


" Apa - apaan pak, masa saya disuruh bersihkan kamar mandi dan bagaimana dengan kamar mandi pria "


" Untuk itu nanti pulang sekolah, awas saja kau lari dari tanggung jawab saya kurangi nilai matematikamu "


" Ck... iya - iya " Ales beranjak dengan malas dan melakukan tugas atau bisa dibilang hukumannya.


Sedangkan Kenzi menatap dingin mafiosonya.


Good job


Bibir Kenzi berkomat - kamit dan fokus kembali kebukunya. Dan gurunya itupun membalas dengan senyuman simpul dan melanjukan pembelajaran


...S...


...A...


...Y...


...A...


.... ...


...K...


...E...


...H...


...A...


...B...


...I...


...S...


...A...


...N...


.... ...


...I...


...D...


...E...


.......


.......


.......


...B...


...Y...


...E...


...🙏...