
Senin adalah hari dimana para pekerja, mahasiswa, bahkan anak sekolah memulai aktivitas mereka setelah weekend. seperti hal nya dina hari senin ini ia memulai aktivitasnya sebagai pekerja kantoran. dalam perjalanan dina memyempatkan untuk menjemput sahabat nya amelia. kemudian melanjutkan ke tempat kerja nya..
saat dina dan amelia memasuki lift dina kaget melihat aditya ada di dalam lift, sadar akan dirinya dina dengan cepat menguasai diri agar tidak terlihat canggung di hadapan aditya.
" dina? masuklah kenapa berdiri disana" sapa aditya melihat dina hanya berdiri di depan pintu lift yang sudah terbuka,, amel sudah lebih dulu masuk tadi waktu pintu lift terbuka. kemuadian dina ikut masuk tersadar dirinya yang sejak tadi hanya berdiri saat melihat aditya.
"kamu kerja disini dit? kok aku gak tau yah ?" pertanyaan amel mewakili pikiran dina yang kaget karna aditya yg ternyata juga bekerja di perusahaan yang di tempatinya dan amelia bekerja.
aditya tersenyum krna pertanyaan amelia "iyya mulai hari ini aku bekerja di perusahaan ini" jawab aditya
"kamu di bagian mana ?" merasa amel penasaran krna setahunya perusahaan sedang tidak membuka lowongan pekerjaan
"aku menjadi CEO di perusahaan ini, ayahku sudah lama menginginkan aku mngurus perusahaan ini.
***
semenjak pertemuan nya dengan aditya dan mngetahui ia adalah CEO di perusahaan tempat nya bekerja dina selalu nampak gelisah,, bagaimana tidak lelaki yang sejak lama bertahta di singgasana hatinya kini berada di perusahaan yang sama
aku tidak pernah membayangkan keadaan ini dimana kau dan aku berada dalam jarak yang dekat. sama seperti dulu dimana kita berada dalam jarak yang dekat walau kau tidak pernah tau . bagaimana kau tau dit krna hanya aku. keluh dina dalam hatinya
waktu menunjukan dimana para karyawan bersiap siap krna selesainya waktu bekerja. dina yang sudah selesai bersiap siap berjalan keluar lebih dulu. kali ini dina pulang sendiri karena amel sempat menelfonnya kalau dia akan pulang telat dan akhirnya dina memgendarai mobilanya menuju rumahnya.
dilain tempat amel sedang berada di ruangan aditya menunggu aditya menyelesaikan pekerjaan nya sebab mereka telah janjian untuk pulang bersama.
"aku sudah selesai, bagainana kalau kita makan malam diluar mel?" tawar aditnya pada amel yang sudah sedari tadi menunggunya
"ayo" ajak amel mengiyakan ajakan aditya.
saat hendak akan keluar dari lift menuju lobby dina terperangah melihat amel dan aditya akan memasuki lift. "amel pulang bareng aditya?" gumam dina pada diri sendiri. yang tidak di ketahui dina bahwa mereka sudah janjian untuk pulang bersama.
***
amelia dan aditya sudah berada di restoran, sementara mereka memilih makanan yang akan mereka pesan.
sembari menunggu amelia mendapatkan notif pesan masuk ke handphonenya.
"apa kau sudah sampai di rumah?" pesan yang ternyata dari dina.
"belum din, aku sekarang di luar sedang akan makan bersama teman" balasan pesan amel kepada dina
di tempat lain dina berusaha tersenyum untuk keadaan hari ini dimana dia tidak pulang bersama amelia yang ternya telah janjian untuk pulang bersama aditya.
"bagaimana kabarmu amelia?" tanya aditya basa basi
"seperti yang kau lihat aku baik baik saja"jawab amelia santai
"hmmm, apa kau tidak merindukan aku amelia?" tanya aditya kemudian
"tentu saja aku merindukan mu aditya, bagaimana mungkin aku tidak merindukan lelaki yang aku sayangi, bahkan kau menghilang tanpa aku tau kabarmu, kau membuatku sedih mengingat itu adit".sedih amelia
"maafkan aku amelia, aku sungguh minta maaf untuk itu". sesal aditya
"asal kau berjanji untuk tidak pergi lagi aku akan memafkan mu". ucap amel dengan menatap serius aditya.
"aku berjanji amelia" jawab aditya dengan senyuman