
Aku mencintaimu dalam hayal yang membuatku terbang, hasrat yang meyakinkan ku bahwa aku bisa bermimpi, memikirkan mu membawa senyum di hatiku, melihat mu melelehkan air mata dari beku jiwaku, andai bisikan menjadi mantra dan harap menadi pinta, kan kuteriakkan nama mu dalam doa tersuciku, tahukah kau perpisahan terjauh bukan antara bumi dan surga, tapi saat kau berada di dekatku, dan kau tak tahu aku mencintaimu
Dina mengakhiri curahan isi hatinya pada buku diary miliknya, hanya di buku diarynya dina mencurahkan segala bentuk isi hatinya pada seorang pria yang sudah lama ia cintai.
***
"Mel aku ke rumah kamu yah, kita jalan yok aku bosen di rumah" saat dina menelfon sahabatnya Amelia
"okeyy,, aku tunggu di rumah"sambung amelia seraya menutup telfonya
Amelia adalah sahabat Dina mulai SMA,, mereka di pertemukan di kelas XI IPS II saat penaikan kelas,, mereka berteman kemuadian menjadi sahabat karna mereka saling mengerti satu sama lain.
sudah 7 tahun kelulusan mereka dari sekolah menengah atas dan sekarang bekerja di sebuah perusahaan bersama sahabatnya amelia. amelia lebih dulu bekerja pada perusahaan tempat kerjanya, 2 tahun kemuadian dina juga mendaftarkan dirinya bekerja pada perusahaan dimana sahabatnya Amelia bekerja.
***
dina sementara di perjalanan menuju rumah amelia.
tok tok tok
dina mengetok pintu rumah amelia, dan dibuka oleh ameliaa.
"sudah siap ?" tanya dina sembari melemparkan senyum kepada sahabatnya
"sudah dong, kita jalan sekarang yok?" jawab amel sembari membalas senyuman sahabatnya. "tapi aku pamit sama mamah aku dulu yah" pinta amel sambil masuk ke dalam rumah nya untuk pamit kepada mamah nya.
dina hanya menganggukan kepala tanpa melepaskan senyum dari wajahnya, tak lama amel keluar untuk menuju kedepan rumahnya dimana dina sudah menunggunya disana.
---
di dalam mobil mereka asik ngobrol dengan sesekali dina dan ameliaa mengenang saat masa masa sekolah mereka.
dina memasuki area parkir di sebuah mol ternama di kotanya, setelah memarkirkan mobilnya dina dan amelia keluar dari mobil dan berjalan masuk ke dalama mol.
"kita kemana din ?" tanya amelia
"kita cari makan dulu sajaa, abis itu kita pergi nonton. hari ini kan film X tayang" jawab dina sambil mengajak hana masuk ke dalam cafe yg ada di mol XX. dina dan amelia kemudian menuju ke meja kosong, tidak lama pelayan datang ke meja mereka kemudian memesan makanan. sembari menunggu dina memainkan hp nya begitupun amelia. tidak lama pesanan mereka datang dan mulai menghabiskan nya.
***
"kau mau nonton juga?" tanya laki2 itu
"iyya, hari inikan tayang perdana, gak seru kalau sampai terlewatkan di hari pertama, hehe" jawab dina berusaha tidak tegang
"iyya tentu, kurang seru kalau harus tahu jalan ceritanya dari teman2 yg datang menonton, hahah" laki laki itu menimpali, dan dina membalasnya denngan senyum dan agukan kecil
dan selama film di putar mereka nampak serius dan tegang menonton film nya, secara film yg mereka nonton adalah film action yang penuh dengan pembunuhan
****
"ibu aku pulang"di rumah dina hanya tinggal berdua dengan ibu nya sofia sejak ayah nya meninggalkan mereka. ayah dina meninggal saat usia dina masih terbilang kecil, dan sejak itu ibu nya sofia yang menjadi tulang punggung keluarga.
dina masuk ke kamar dan membaringkan tubuhnya di ranjang, merasa lelahnya sudah sedikit hilang dina masuk ke kamar mandi untuk menyegargan badan nya kembali. setelah selesai mandi dan mengganti pakaian dina keluar dari kamar menuju ke meja makan, krna waktu dina pulang sudah sangat sore menjelang malam.
"kamu tadi kemana saja sayang?" tanya mamah
"dina cuma pergi nonton bu" jawab dina
"owhh pasti seru filmnya, habiskan makan mu din terus istirahat, besok kamu juga harus kerja" sahut ibu
"iyya bu,, tapi selesai dina bantu ibu beresin semua nya yah" jawab dina memberi senyum kepada ibu nya.
dina sangat menyayangi ibu nya krna hanya sofia satu satunya orang tua yang harus ia bahagiakan, krna dina juga sudah di tinggalkan ayahnya sejak kecil jadi hanya ibunyalah yang harus benar2 dina jaga dan bahagiakan begitu janji dina pada dirinya. walaupun tidak pernah merasakan kasih sayang seorang ayah namun dina sayang kepada ayah nya.
***
dina memejamkan matanya mengingat kembali pertemuan nya dengan aditya laki laki yang dina sukai semenjak ia SMA.
(flashback)
"kalian masih mau jalan jalan?" tanya aditya kepada dina dan amel saat keluar dari ruang bioskop setelah film habis
" hmmm " sambil pura pura mikir "kayakny kita langsung pulang aja deh, sekarang juga udah sore banget" jawab dina krna dia tidak mau kalau sampai aditya mengajak nya. yah secara dina menyukai aditya hanya dina tidak ingin salah tingkah kalau sampai harus melanjutkan jalan jalan dengan aditya walaupun tidak berduaa krna ada amel dan juga teman perempuan aditya.
malam semaki larut dan mengharuskan dina untuk istirahat.