
Pasukan ******
ANDRE
ADA BERITA MENGGEMPARKAN GUYS!!
WAWAN
BERITA APA ***!!
BANYU
berita apa?
FAIZAN
Berita apa woi! kalo ngasih
info langsung tancap!
gak usah bertele-tele!!
ANDRE
@faizan KOK NGAMOK?
FAIZAN
Anj-
ANDRE
Tadi pagi, Pak bos bawa Shakilla
gak tau kemana!
Sampe sekarang belum balik!
BANYU
Wah,kayak nya lagi ngapel
belakang sekolah guys!
WAWAN
JADIAN! JADIAN! JADIAN!
ANDRE
BOSS! KELUAR LO!
LO BAWA SHAKILLA KEMANA!!
JANGAN DIAPA-APAIN ADEK
GUE BOS!!
FAIZAN
Shakilla gak mau punya Abang
modelan kaya lo!
SHAKIL
Ke rooftop sekolah bego!!
Jangan pada kesini!!
ANDRE
KENAPA BOS!!
JANGAN MACEM-MACEMIN ADEK GUE!!
SHAKIL
Shakilla lagi sakit!
sekarang dia lagi tidur!
*******
Shakil langsung menutup ponsel nya .
Males meladeni setan gila.Shakil melirik kearah Shakilla,gadisitu masih tertidur dengan nyenyak nya.
Sebentarar lagi bel pulang sekolah berbunyi.Shakil berniat membangunkan Shakilla.
"Shakilla,"sambil nepuk nepuk pipi Shakilla dengan pelan.Shakilla yang merasa terganggu mengeliat kecil.
"Apaa,"ucap Shakilla dengan suara serak khas orang bangun tidur.Kepalanya masih sedikit pusing,sambil mengerjapkan matanya berkali-kali.
"Udah sore.Lo mau tidur disini sampe malam?"
"HAH!!SERIUS!!teriak Shakilla.selama itukah diri nya tidure.
"Gak usah teriak bego!"umpat Shakil Poo ada gadis di hadapannya.Shakilla hanya mencebikkan bibirnya.
"Udah gak pusing?"
"Masih tapi sedikit,"ucap Shakilla sambil menarik ikat rambut nya supaya terlepas.Rambut nya terasa pedas karena tiduredalam keadaan rambut terikat.
Shakilla mulai menundukkan dirinya.Dia heran kenapa kaos Shakil berada di pahanya.
"Kok kaos Lo ada di paha gue?"
"Rok lo terangkat keatas pas Lo lagi tidur jadi gue tutup,"ujar Shakil.Shakilla langsung menutup pahanya.
"Lo gak macam-macamin gue kan?"
tanya Shakilla menatap Shakil tajam.
"Soudson Mulu Lo!Udah gue tutupin juga!!"ketus Shakil sambil menonyor jidat Shakilla pelan.
"Huh! Alhamdulillah,"ujar Shakilla bernafas lega.
*****
"Muka Lo kenapa?Jelek amat!"ujar Shakil mendudukkan bokongnya di samping Shakilla.
"Lo yang jelek!!""jawab Shakilla sambil menatap bintang di langit.
Shakil tidak menghiraukan ucapan Shakilla.Dia fokus menatap ke arah bintang.Keduanya hanya diam saja,kalut pada pikiran masing masing.
"Killa,Lo masih jadi babu gue!Tinggal sembilan belas hari lagi."
Shakilla berdecak kesal,"Iya!!Gue inget kali!"
"Bagus!Besok siapain gue sarapan lagi,tapi sebelum berangkat Lo udah harus sarapan pagi."
"Siap bos pemaksa!"Disertai senyuman terpaksa.
"Bagus,"
"Malam-malam ngapain lo kesini sih?"
"Ya suka suka gue dong!Halaman rumah siapa?"
"Om Raka sama mamah Diana!"Shakil sudah sejak kecil memanggil Diana dengan sebutan mamah, Shakilla pun memanggil mawar dengan sebutan bunda.
"Mereka siapanya gue?"
"Lo itu sebenarnya lemot apa bodoh sih?"
"Gak du-duanya!"
"Lagian.Udah tau orang tua sendiri pake nanya lagi!"
"Taulah!Sana pergi,"usir Shakilla sambil mendorong bahu Shakil.
"Gak mau!Disini siapa bos nya?"
"Lo!"ujar Shakilla malas.
"Jadi siapa yang berhak ngatur?"
"Lo!"
"Kalo gue gak mau berarti jangan di-?"
"Paksa,"
"pinter!"sambil mengusap lembut rambut Shakilla.
"Pengan balapan..."ucap Shakilla sambil mengacak-acak rambut nya.
Tenang ada gue-"ucapan Shakil terhenti karena Shakilla langsung memotong ucapannya.
"Apa?Lo mau bantuin gue ya, supaya bisa balapane,"ucap Shakilla dengan wajah berbinar.
"Ada gue yang aln selalu laporin ke om Raka!"Bahu Shakilla langsung merosot kebawah.
"Makanya kalo orang belum selesai ngomong itu jangan dipotong!"lanjut Shakil
"Lo emang jahat,nakal,tengil pokoknya yang buruk itu semua ada di Lo!!"
"Gapapa yang penting ganteng,"ucap Shakil menaik turunkan alisnya.
PD GILA ANJ-"
Shakil langsung membekap mulut Shakilla dengan tangan kanannya,"Cewek gak boleh ngomong kasar."
"Lagian lo jadi manusia PD nya minta ampun."
"Biarin.Wlee!"sambil menjulurkan lidahnya.
"Gue aduin ya sama bunda Biar uang jajan Lo dikurangin."
"Silahkan,nanti gue bongkar aib lo yang suka nangis,"Sambil tersenyum puas.
"Tail lah!Ngeselin banget sih lo jadi manusia!"Shakilla memukuli bahu Shakil dengan keras,membuat Shakil meringis.
"Lo itu cewek bukan sih?"sambil memegangi bahunya.
"Buta mata lo! udah tau cewek,pake nanya lagi.Emang sinting!"maki Shakilla.
"Cewek kok tenaganya kaya kuli!"
"Diem Lo!"sambil menatap sisis Shakilla.
*****
"HARTA DAN TAHTA, JELEK GAK PAPA ASAL BANYAK DUIT NYA!"teriak Rissa sambil berdiri di atas meja nya.
Shakilla yang melihat tingkah absurd temannya hanya menggelengkan kepalanya.
"Mata duitan Lo!"di sambil menarik tangan Rissa supaya turun.
"Tanpa duit hidup terasa hampa,"ujar Rissa dengan ekspresi seperti sedang membaca puisi.
"Emang gila!"geram Shakilla.
"Killa,lo kalo disuruh milih.mau cowok tampan tapi miskin,apa cowok jelek tapi kaya.Lo pilih yang mana,"tanya Rissa sambil memandang Shakilla
"Nggak dua dua nya.Kalo bisa dapetin cowok tampan plus kaya,kenapa harus cari yang jelek."ujar Shakilla denagn percaya dirinya.
"Mentang mentang tampang cakep,jadi sombong lo!Apalah daya diriku yang kentang ini,"ucap Rissa dengan muka sok sedih nya.
"Sabar,mending lo jadian aja sama Andre."
"Apa hubungan nya dodol!"
"Gak ada sih!ucap Shakilla sambil terkekeh saat melihat raut wajah Rissa yang berubah masam.
"Duduk didepan kelas yuk Killa,barangkali Wawan lewat,"sambil menarik tangan Shakilla.
"Wawan Mulu Lo!Lo suka sama Wawan karena apa sih Riss?kaya gak ada cowok lain aja!"
"Gak tau,Suka aja liat dia,"ucap Risaa sambil tersenyum.
"Tapi Wawan anak nya rada gesrek!Masa kemarin pantat ayam dicium,"sambil bergidik ngeri membayangkan si Wawan yang nyium pantat ayam.
"Dia itu lucu.Bikin gemes,selalu bisa bikin orang ketawa."ucap Risaa
"Emang bucin parah ."
Shakilla melenggang pergi diikuti Rissa dibelakang nya sambil senyum senyum gak jelas.
Shakilla menatap kedepan siswa siswi yang sedang berlalu lalang di depannya.
*****
"Hujan turun artinya rintik,kalo kamu terlalu cantik,"gombal Andre pada Zahra teman satu kelas Shakilla.
Zahra hanyaememutar bola matanya malas.Sudah biasa dirinya di gombalin Andre membuat nya kebal dan gak akan baper.
Shakil yang melihat Shakilla sedang duduk depan kelas langsung menghampiri nya.Diikuti teman temannya yang lain.kecuali Andre yang masih menggoda Zahra.
Shakil mendudukkan bokong nya di samping Shakilla."Woy!"
"Apa!"ketus Shakilla.
"Hai Shakilla,"sapa Banyu dibalas senyuman singkat oleh Shakilla.
Shakilla menyenggol lengan Rissa saat melihat Wawan mulai menghampiri mereka.
"Ciee,ada Wawan tuh,"bisik Shakilla.Risaa hanya senyum senyum malu.
"Apaan sih,"balas Rissa dengan suara pelan.
Wawan.Risaa suka sama lo katanya."
ujar Shakilla lantang pipi Risa sudah memerah karena malu.Cowok-cowok yang ada disitu hanya melongo mereka tak habis pikir bahwa ada yang menyukai teman yang somplaknya naudzubillah.
"Beneran Riss?"tanya wawan.
"Gak! Shakilla boong,"ucap Rissa dengan cepat.
JANGAN LUPA LIKE KOMEN AND VOTE YA TEMEN TEMEN ☺️☺️.