Nayla's Love Story

Nayla's Love Story
Ternyata Oh Ternyata•



Setelah kepulangan Dafa, Nayla langsung masuk kedalam kamarnya dan duduk dikursi di balkon . Nayla sebenarnya penasaran bagaimana si Risa itu ,apakah Risa dengan perempuan yang tadi bertemunya dicafe adalah orang yang sama?. Karena perempuan tersebut selalu mencari gara gara padanya.


Ia akan mencari tau Risa lewat media sosial, yaitu instagram. Pasti orang seperti Risa jelas punya akun instagram.


Nayla sudah membuka pencarian,ia akan mengetikan nama Risa tapi ia urungkan. Kalau cuma mengetik Risa pasti banyak sekali yang muncul.


Lantas ia harus bertanya pada siapa?, pada Dafa? . Oh tidak mungkin.


Nayla berfikir sejenak,Ia baru ingat. Mungkin ia bisa bertanya pada Brian, kan dia sepupu nya pasti tau.


Ia langsung beralih dari instagram ke whatsapp. Ia akan bertanya pada Brian saja.


Nayla


Yan, gue mau tanya. Ini penting.


Brian


Ada apa Nay?. Gue Neta. Brian lagi mandi.


Nayla


Ya udah, nanti tanyain sama Brian, nama lengkap mantannya Dafa siapa. Soalnya ini penting!.


Brian


Oke Nay. Bentar ya.


Nayla hanya membacanya saja, ia terus menunggu balasan dari Brian.


Drrt..drrt..drrt


Ponselnya berbunyi,tapi bukan pesan whatsapp melainkan panggilan dari Brian. Ia lantas menekan tombol hijau.


"Hallo".


"Hallo Yan, jadi siapa nama lengkapnya?".


"Ada apa si emangnya?".


Itu bukan suara Brian tapi Neta.


"Penting Net, ini masalah hubungan gue".


"Kalau gak salah si namanya Clarisa Mawardani".


"Nama ignya lo tau?".


"Sama kaya nama lengkapnya,cari aja yang profil nya pake kaca mata item".


"Oke makasih".


"Nayla,lo harus cerita sama gue".


Neta berteriak diseberang sana.


"Iya pasti gue cerita,kapan kapan. Udah dulu ya bye".


Nayla langsung mematikan sambungan telefonnya. Ia kembali membuka instagram nya dan mengetikan nama clarisamawardani dikolom percarian.


Begitu muncul, ia langsung membukanya. Untung saja akunnya tidak terkunci, jadi ia tak perlu follow terlebih dahulu. Setelah dibuka ,ternyata benar ini akunnya Risa, buktinya Brian mengikuti nya dan Apa! Nayla tercengang, ternyata Dafa juga masih mengikuti nya.


Awas saja. Ingatkan besok,agar Nayla meminta Dafa untuk unfollow, bila perlu sekalian block.


Nayla langsung stalking sampai akar akarnya. Dan benar saja, Risa dengan perempuan yang sering mencari masalah dengannya adalah orang yang sama.


Emosi Nayla sudah sampai ubun ubun, bagaimana bisa foto mereka berdua masih ada dalam postingan sedangkan mereka sudah putus sudah lama.


Dan apa apan ini, Nayla membaca, disana Dafa berkomentar dengan emotikon love.


Nayla berusaha mengatur emosinya, oke!,,,,, ia harus sabar. Orang seperti Risa itu sangat senang kalau Nayla terpancing emosi.


"Sabar sabar", ucap Nayla menenangkan.


Ia masih berselancar melihat lihat postingan Risa. Disana, Nayla juga mendapati ada foto seorang laki laki sedang berpose dengan Risa, tapi wajahnya tak terlalu jelas karena difoto tersebut, laki laki itu wajahnya ditutup dengan tangan Risa. Foto yang diunggah belum lama ini.


Tapi Nayla merasa mengenal lelaki tersebut. Apa dia adalah orang yang sama dengan yang dipanggil kak oleh Risa waktu itu?. Atau justru ia selingkuhan Risa?.


Siapa dia?. Nayla masih penasaran.


Disana hanya tertulis caption Al❣️.


"Al siapa?" ,tanya Nayla pada dirinya sendiri.


Sudahlah Nayla akan mencari tahu nanti, ia sekarang harus masuk kedalam kamar nya, karena hawa diluar semakin dingin. Apalagi sebentar lagi magrib.


Mobil Fara juga sudah terlihat memasuki pelataran rumahnya.


Setelah masuk, ia mengganti celananya menjadi lebih panjang sedikit.


Nayla turun kebawah untuk menemui mamanya.


"Mam" ,panggil Nayla sata Fara baru saja masuk kedalam rumah bersama Raka.


"Loh papa udah pulang".


"Iya pengen makan malam bersama, urusan kantor juga udah selesai" zjawab Raka.


"Yey", ucap Nayla senang.


Akhir akhir ini Raka memang sering sibuk dikantor. Jadi waktu mereka untuk bersama terbatas.


"Ya udah, mama sama papa ke kamar dulu", pamit Fara.


"Oke, jangan lama lama ma, nanti abis magrib kita siapin makanan, nanti Nayla bantuin".


"Oke".


Setelah sholat magrib, Nayla dan Fara sudah berkutat di dapur untuk membuat makan malam. Hanya makanan rumahan saja yang mereka buat.


Tak butuh waktu yang sangat lama, makanan yang dibuat telah tersaji diatas meja makan.


"Ayo makan, makan" ,ucap Nayla.


"Semangat banget si Nay", ujar Fara terkekeh.


"Harus lah, Nayla tuh seneng, akhirnya bisa makan bertiga lagi, papa kan sibuk dikantor".


"Maafin papa ya sayang".


"Udah Nayla maafin, papa sibuk dikantor juga buat Nayla sama mama", ucap Nayla tersenyum.


Fara dan Raka juga ikut tersenyum melihatnya.


"Ayo makan, malah ngobrol terus" ,Nayla kembali berkata.


Mereka bertiga akhirnya makan dengan tenang.