My Precious Lady Villain

My Precious Lady Villain
Blooming Session: Intro Page (1) - Naira




Nama      : Naira Van Vellzhein


BG Story : Putri tunggal (bungsu) dari tiga bersaudara keluarga Archduke.


Cerita dimulai ketika Naira siuman dari koma selama tiga hari setelah terjatuh dari tangga dikediamannya.


penampakan di atas dari kiri ke kanan


Baby Naira yang muncul ketika jiwanya diseret paksa ke dalam mimpi oleh Radja dan dirinya yang menganggap bahwa telah mengalami another isekai-ed ke dalam dunia pararel berjudul doujinshi (LoL)


Naira (5 Th) adalah sosok (main hero) dalam novel ini.


Jiwanya yang digantikan oleh sosok wanita dewasa dari dunia lain berusaha sekuat tenaga untuk lepas dari Bad-ending dalam Rute sang pangeran.


Warna Rambut dan Bola mata berwarna ungu yang ia miliki membuatnya dikucilkan, ditakuti bahkan di jauhi oleh orang-orang selai keluarganya.


Setelah jiwanya tergantikan oleh jiwa lain, kehidupan Naira berubah jadi jauh lebih baik. Namun, bukan berarti tidak ada masalah sama sekali.


Dikarenakan oleh perubahannya yang mengejutkanlah, Naira jadi semakin dicintai oleh orang-orang di sekitarnya.


Sebelum Jiwanya digantikan, Naira sangat membenci warna ungu dan dirinya yang terlahir dengan warna tersebut.


Sedikit spoiler, tapi tentu saja, masa lalu Naira yang sebenarnya akan di jabarkan nanti pada episode yang lainnya (HAHAHA)


Gadis kecil dengan jiwa wanita dewasa ini, terkadang bisa jadi sangat polos tanpa ia sengaja hingga membuat kedua Pangeran yang menaruh hati terhadapnya jadi tepuk jidat dibuatnya.


Naira sangat dicintai bahkan sejak sebelum lahir oleh keluarganya,


Tidak ada satupun dari mereka yang menyangka bahwa bayi Naira terlahir dengan warna Iblis.


Tidak ada pula dari mereka yang mengetahui kenapa, bagaimana atau bahkan apa yang menjadi penyebab Naira terlahir dengan warna tersebut.


Dimana pada salah satu episodenya pernah disinggung bahwa, tidak ada dari sejarah dikeluarga Van Vellzhein bahkan dari leluhur mereka yang memiliki warna Iblis.


Sampai sekarang hal itu masih menjadi misteri dan tengah di selidiki oleh kedua kakak dan Ayahanda Naira.


 


 


 



Sosok Naira (10 Th)


dengan seragam Akademi Fairan, Naira memulai sekolahnya dimana pada awalnya sama sekali tidak mengetahui bahwa Tokoh Protagonist Araya juga masuk ke akademi yang sama dengannya.


Usia mereka yang terpaut dua tahun membuat Naira melupakan kenyataan bahwa dirinya masih harus strugle dengan Rute-rute yang sangat ingin ia hindari.


Di akademi, Naira yang awalnya sempat di benci dan dijauhi karena penampilan dan sikapnya yang (pura-pura) angkuh, pada akhirnya mendapatkan simpati dari teman-teman se kelasnya.


Namun, tidak lama setelahnya insiden dengan si Gila membuat Naira harus kembali dibenci oleh orang-orang disekitarnya.


yang mana nantinya boleh melanjutkan ketingat senior ataupun berhenti sampai disitu.


seperti halnya kedua kakak Naira, Roland dan Arvhein yang sudah lulus dari tahap Awal pendidikan yang kemudian memutuskan untuk melanjutkan pendidikan senioritasnya dengan bekerja di bawah kekiasaran.


sedangkan Pangeran Reynald sendiri yang awalnya berniat melanjutkan tingkat senior di akademi Lakdiva dan kembali ke negaranya.


Akhirnya memutuskan untuk tinggal di Fairan demi Naira.


sementara itu pendidikan akademi untuk anak perempuan tidak di wajibkan untuk golongan Nobility.


sehingga mereka bebas memilih masa depan mereka.


sosok ini akan bertahan sampai session ke empat (Spoiler HAHA)










sebenarnya sosok Naira berusia 15 tahun dan 18 tahun sudah mulai dalam pengerjaan, hanya saja karena ceritanya sendiri belum sampai kesitu jadi untuk sementara di tahan dulu ya (WkWkWk)


Next Page ada para Pangeran


 


[edit]


KOG GAMBARNYA NGGAK MUNCUL YAK TAT)


WHY??


padahal kalau pakai mangatoonweb muncul,


tapi begitu masuk app nya wasalam


KAN PENGEN PAMER TAMPANG IMUT NAIRA DAN PARA PANGERAN **~**) sobs*


Ya sudahlah dah terlanjur dibuat juga Page ini


ntar buat kalian yang penasaran langsung aja yak otw ke mangatoonweb,


kalo pakai app percuman polosan episodenya