
Pagi Rena sudah terbangun oleh candaan dan ketawa putranya bersama suaminya saat Rena masih tidur.
Rena hanya tersenyum saja melihat tingkah Papa dan Anak itu.
"Kalian ini pagi-pagi sudah membangun orang tidur!!"Kata Rena dengan suara yang masih terdengar khas bangun tidur itu.
"Celamat pagi Mama canyang!!"Sapa Sham meniru suara anak kecil itu pada Istrinya.
"Pagi juga sayang, kalau cepat bangun pagi ini, tumben?? "kata Rena mencium pipi putranya itu dan setelah itu berpinda kepipi sebelah putranya, siapa lagi bukan suaminya.
"Nyak tidurnya Sayang, aku lihat kamu gak bangun-bangun dari mulai tidur? " Kata Sham dengan senang melihat istrinya bisa tidur dengan nyaman.
"Kamu mandi sana biar aku antar pulang kerumah sebelum aku keperusahaan. "Kata Sham kembali agar Rena langsung bersiap kembali kerumah nya.
Setelah satu jam berlalu Sham dan Rena sudah siap dengan semua, mereka turun ke lantai satu untuk sarapan pagi dengan kedua mertuanya itu, namun saat bersamaan Rena pas masih berada diruang keluaga mamy Sham lagi bicara dengan seseorang gadis yang sangat cantik.
Rena hanya diam saja memperhatikan gadis itu tersenyum kearah suaminya yang masih berdiri disampingnya dengan Sham masih mengedong putranya.
Rena tidak tahu siapa gadis itu,jadi rena cuek dan acuh saja.
"Hallo Sham, apa kabar kamu?Sapa gadis itu pada Sham yang tampak senang melihat wajah tampan Sham.
"Kenapa kamu berada dirumah mamy ku sepagi ini Bella, apa yang kamu rencanakan? " Tanya Sham tidak suka dengan gadis yang ada dihadapanya itu.
"Maafkan aku Sham atas kesalahanku beberapa tahun lalu padamu, aku menyadari semua kesalahanku yang membuat kamu terluka."Kata Bella mengatakan dengan terang-terangan di depan mamy dan istrinya Sham tampa Bella tahu saat ini ada pihak lain yang akan meresa bingung dengan apa yang dikatakannya.
Rena tidak tahu apa-apa tentang gadis yang ada dihadapanya, entah apa hubungan Sham sebelumnya dengan gadis itu Rena juga tidak pernah tahu.
Rena hanya diam saja mengikuti apa yang lagi dibicarakan oleh Suami itu, Rena hanya mengikuti alur dari Sham saat ini kerena dirinya juga tidak kenal sama sekali dengan gadis yang bicara dengan Sham.
"Tidak semudah itu,kamu memintak maaf apa yang sudah kamu lakukan selama ini padaku dan sepupuku,aku juga tidak mengerti saat ini apa lagi tujuan kamu datang setelah Ronal tidak ada? dan juga saat ini aku sudah memiliki istri dan anak? " kata Sham langsung menembak Bella dengan ucapan yang terang-terangan agar wanita seperti Bella megerti saat ini dirinya sudah menikah.
Dulu kurang apa lagi Sham padanya sehinga Bella tega bermain hati dengan Sepupunya sendiri, dan meningalkan Sham dengan rasa yang membuatnya sakit melihat Bella dan Ronal berbuat curang padanya, Bella dengan tega cintanya berpindah pada Ronal sepupunya Sham sendiri.
"Tapi Sham waktu itu aku hanya kasihan saja pada Ronal yang selalu menyendiri jika dia saat sendiri, aku tidak tega padanya, maafkan aku."Kata Bella dengan wajah sedihnya.
"Aku bukan Sham yang muda kamu percaya Bella aku sudah tahu kelakuan kamu dengan Ronal, akan menghancurkan aku dan keluargaku,jadi pergilah dari rumah orang tuaku sekarang juga sebelum aku memintak orangku megusirmu keluar." Kata Sham benar-benar muak dengan dramah yang dibikin Oleh Bella saat ini.
Sham tidak semudah itu percaya pada wanita yang pernah masuk dihidupnya dan di hatinya selama ini, tiga tahun menjalin hubungan dengan Bella, Namun Saat Sham ingin melamar Bella akan menjadi istrinya,disaat itu Sham melihat Bella bersama sepupunya sendiri bermain dan membohongi dirinya.
Apa lagi saat Sham melihat Ronal lagi bermesraan dengan Bella di apartemen sepupunya itu sendiri dengan matanya sendiri Sham tahu kelakuan mereka, mereka berdua melakukan perbuatan tidak senonoh itu.
Dari mulai dari situlah Sham memutuskan hubungan mereka, dan Sham tidak pernah ingin melihat Bella lagi, dirinya merasa jijik dan benci pada Bella.
Sham hanya mersa ada sesuatu yang direncanakan lagi oleh Bella saat ini kerena selama ini tidak pernah muncul didepan Sham, kenapa sekarang dia dengan terang-terangan datang kerumah orang tunya.
"Tante Risma aku juga mintak maaf pada tante apa yang aku buat pada putra tante selama ini."Kata Bella juga memintak maaf pada Mamy Sham.
"Putraku saja tidak bisa memaafkan kelakuan kamu Bella apa lagi aku, jadi jangan coba untuk membujuk, pergilah saat ini putraku sudah menikah, jangan pernah kamu untuk masuk lagi kedalam kehidupan putraku, kerena kamu waktu itu suda memilih jalan kamu sendiri dengan memilih Ronal sebagai pilihan kamu dan meningalkan Sham."Kata Mamy Risma tidak mau mendegar kata Bella lagi, kerena selama ini putranya yang sudah tersakiti olehnya.
"Tante jangan bengini, aku mencintai Sham." Kata Bella dengan sedih sedikit air mata di pipi nya itu.
"Jangan pernah lagi kamu datang kerumah mamy ku Bella, Aku sudah muak dengan tingkah kamu selama ini yang kamu buat dengan Ronal untuk menjatukan aku." Kata Sham sangat marah.
"Sekarang pergilah,sebelum aku pangil skurity untuk meyuruh kamu pergi dari hadapan kami semua." kata Sham tidak suka dengan Bella.
"Maafkan aku Sham aku mencintai kamu." Kata Bella lagi dengan memegang tangan Sham yang masih menatap nya dengan tatapan mematikan.
Rena hanya terpelogo saja melihat suaminya dipegang oleh mantan suaminya itu, Rena tidak mau ikut campur dengan masalah Sham dan Bella saat ini, biarkan Sham meyekesaikan itu semua.
Rena hanya diam saja mendegar semua ucapan mereka, sedikit demi sedikit Rena bisa mecernah dari ucapan mereka, Rena mengerti saat ini mantan dari suaminya itu ingin kembali lagi.
"Ayok Syang kita pulang, kerena aku tidak ingin melihat wanita seperti dirinya." kata Sham dengan menarik tubuh istrinya itu untuk keluar dari rumah milik orang tunya itu.
"Mamy, kami pamit pulang, teriak Rena sedikit terdesak kerena suami itu sudah memenarik tubuhnya lebih dahulu.
Mamy Risma hanya tersenyum saja melihat menantunya itu denga agak susah berjalan oleh ulah putranya itu.
Mamy Risma kembali bicara pada Bella yang masih menatap Sham pergi denga hati yang sangat marah dan rasa benci melihat paasangan itu.
"Kenapa Bel? kamu merasa dikalahkan dengan menantu ku yang cantik dari kamu, jangan pernah kamu meremehkan putraku selama ini, menyakitinya dengan kamu membohongi agar dia bisa terpuruk dengan rasa cintanya pada kamu? tidak bell !! dia malah senang bisa lepas dari wanita ular seprti kamu."Kata Mamy Ris melontarkan kata tajam yang membuat Hati Bella bertambah marah.
" Sekarang silakan pergi dari rumahku, aku tidak ingin kamu datang lagi kerumahku setelah putraku salah satunya sudah tiada,kau datang kembali untuk menganggu kehidupan putraku yang lain." Kata Mamy Sham meningalkan Bella yang masih berdiri dengan tatapan yang tidak suka pada Mamy Sham. Sebelum Bella meningalkan rumah besar itu, Bella sedikit tersenyum sinis.
"Lihat saja aku akan menghancurkan hidup kalian kerena kalian sudah membunuh Ayah dari anakku." Kata Bella dengan Rasa dendam saat ini pada Keluarga Sham.
Next.........