
Ke esokan harinya Rara terbangun lebih awal dari Dion dia bersiap untuk bangun dan membersihkan diri. Setelah selesai bersiap siap barulah dia bangun dan melihat Rara telah Rapi.
"ahh, cantiknya istriku" ucap Dion
"udah bangun nggak usah lihat lihat terus pakaianmu udah aku siapkan sana pergi siap siap dan turun kita sarapan sama sama" ucap Rara
"OK siap" ucap Dion
Setelah mendengar ucapan Rara, Dion langsung lari menuju kamar mandi dan bersiap-siap sesuai yang di perintahkan Rara. Pagi ini dia bahagian karena keperluannya berangkat ke kantor sudah di siapkan dengan baik oleh Rara. Dion berjalan menuju ruang makan yang sudah ada Rara duduk sedang menikmati makanannya sambil menunggu Dion.
"Malam ini kalo aku pulang telat tidur aja nggak usah mingguan kamu kan paginya mau masuk kerja dan kalo Cika datang nggak usah di suruh masuk" ucap Rara
"nggak apa apa kok aku senang tunggui Rara pulang, di suruh jemput juga aku mau kok dan kalo Cika datang memangnya kenapa?" ucap Dion
"terserah kamu dehh tapi aku nggak suka kalo Cika sering datang di rumah ini" balas Rara
"Kenapa Cika kan teman aku, tidak salah kan dia datang apa lagi Rara suka ninggalin aku sendiri di rumah dan Rara pergi sama teman teman Rara... aku main sama teman aku kok nggak boleh" ucap Dion
Rara yang merasa kesal dengan ucapan Dion itu menghentikan makannya dan langsung mengambil tanya pergi
"terserah kamulah" ucap Rara kesal dan pergi menjauh dari Dion
"Ra pulang cepat ya" teriak Dion
Rara yang sudah tidak mempedulikan ucapan Dion itu berlalu pergi begitu saja tanpa menbalas ucapan Dion. Selama perjalanan dia terus merasa kesal mengingat ucapan Cika semalam dengannya dan ucapan Din tadi pagi belum lagi Pakaian yang di gunakan Cika sangat seksi semakin membuatnya kesal. Rara bertengkar dengan pikirannya sendiri dan bertanya apa dia cemburu tidak mungkin dia punya kekasih yang begitu tampan serta sosok laki laki yang cukup cool dan tidak manja ucap Rara di kepalanya.
"ahhhhhhhh" teriak Rara di dalam mobilnya
.....
Setelah tiba di sebuah mol bersama temannya mereka langsung membeli minum sambil menunggu pacarnya datang, setelah 30 menit menunggu pesan masuk si ponsel Rara kalo Pacarnya itu tidak bisa datang karena sibuk. Rara yang tadinya sudah tidak merasa kesal menjadi kesal kembali setelah membaca pesan singkat itu. Sahabatnya yang merasakan perubahan suasana hati Rara yang berubah berusaha mencair suasana lagi agar Rara bisa kembali happy.
Mereka jalan jalan kedalam mol sambil sesekali melihat barang barang baru yang cantik tapi, karena merasa bosan akhirnya mereka memutuskan untuk pergi ke mol yang di kabarkan baru buka di Kotanya itu.
Tidak lama mereka melakukan perjalanan akhirnya tiba juga mereka ditempat tujuannya dan alangkah kagetnya Rara saat dari kejauhan dia melihat sosok yang dia kenal yaitu pacarnya dengan wanita.
Tapi dia tidak ingin berburuk sangka dulu dia berusaha mengejar orang itu yang di ikuti oleh kedua sahabatnya dan ternyata betul apa yang dia lihat itu adalah Dellan pacaranya yang selama ini dia banggakan itu. Dia mencoba mendekati Dellan dan bertanya apa yang dia lakukan di sini.
"yang kamu ngapain disini" ucap Rara sambil meraih tangan Dellan
Dellan yang menyadari kedatangan Rara sontak terkejut begitu juga wanita yang di samping Dellan.
"What Yang" ucap wanita di samping Dellan
"Aku bisa jelaskan" ucap Dellan
"salah aku panggil Dellan ayang dia itu pacar aku" ucap Rara
"Heyyy jaga mulut kamu ya aku dan Dellan udah hampir setahun pacaran" ucap wanita itu
Rara dan kedua sahabatnya sontak terkejut ternyata selama ini Dellan telah berselingkuh.
"Ternyata kamu sibuk nggak ada waktu buat aku, ternyata kamu selingkuh" ucap Rara menahan tangis
Orang orang yang berada di sekitar mereka memperhatikan apa yang terjadi. Karena Rara tidak ingin menahan malu lebih lama dia segera pergi bergegas dari sana.
"udah kita putus. OK" ucap Rara sambil menarik tangannya
"Ra aku begini karena tidak ada status yang jelas dari hubungan kita, orang tua kamu tidak pernah setuju sama aku" ucap Dellan
"Itu tandanya kamu nggak mau berjuang mengambil hati orang tua Rara" ucap kedua Sahabat Rara
Merasa kesal dengan ucapan kedua sahabat Rara Dellan langsung menjawab "OK kita putus, tidak ada yang bisa aku banggain dari kamu juga"
Rara dan kedua sahabatnya berjalan menjauh dari dellan tidak mempedulikan ucapan laki laki itu dia tidak mau bila air matanya jatuh di depan laki laki kurang ajar itu.
Kedua sahabatnya menenangkannya dan mengajak Rara ke Clab untuk menghilangkan stres Rara.
....
Di rumah Dion menunggu Rara pulang tapi tidak kunjung datang juga jam sudah menunjukkan jam 01.30. Dion tertidur di sofa ruang tamu menunggu Rara pulang hingga pagi dia terbangun dan mencari Rara ternyata belum datang juga dia merasa khawatir pesannya tidak di respon sama sekali.
TING... pesan masuk dan ternyata itu Ibu Dion yang mengabarkan akan datang. Melihat pesan itu dia langsung menghubungi Rara tapi tidak aktif. Sambil menunggu respon dari Rara Dion berbenah diri membersihkan diri agar terasa segar sembari menunggu ibunya dan Rara datang.
jam 11.00 Ibu Dion belum tiba dan dia mencoba menghubunginya tapi tidak aktif.
"Tidak biasanya" ucap Dion
Tidak lama kemudian ayah Dion mengabarkan kepadanya bahwa ibunya telah mengalami kecelakaan dan telah meninggal. Dion merasa sangat terpukul saat itu juga dia menangis sehari jadinya di dalam kamarnya yang membuat para pelayan semua khawatir.
Salah satu dari mereka menghubungi Rara tapi tidak bisa akhirnya menghubungi Cika dan tidak selang beberapa lama Cika tiba dan segera menenangkan Dion.
"Mama aku cika, dia ninggalin aku" ucap Dion
"Kamu sabar ya" ucap Cika sambil memeluk Dion.
cukup lama Dion menangis dan setelahnya segera bergegas ke rumah orang tuanya melihat kondisi ibunya. setelah tiba di rumah orang tuanya Dion langsung di peluk oleh orang tua Rara sembari memberikan semangat dan kekuatan untuk Dion. Dion hanya bisa menangis melihat tubuh ibunya yang kaku itu, dia duduk dan berusaha mencari seseorang tapi dia tidak melihatnya. Dan dia mencoba mendekati ibu Rara.
"Bu Rara mana" ucap Dion
Ibu Rara yang menyadari bahwa anaknya tidak ada di tempat itu segera menghubunginya tapi tidak bisa akhirnya mencoba menghubungi sahabat Rara yaitu Vivi.
Ting...ting bunyi ponsel Vivi...
Melihat nama yang ada di ponselnya itu membuatnya kaget dan segera mengangkatnya
"Halo tante" ucap Vivi
"Vi, Rara dia sama kamu nak tante bisa bicara sebentar" ucap Ibu Rara
"Iya tante ada, tunggu sebentar ya tante" ucap Vivi sambil membangunkan Rara
"Rara ibu kamu" Ucap Vivi
"Haaa" ucap Rara kaget
Rara segera meraih ponsel Vivi dan berbicara dengan ibunya sontak membuatnya kaget dengan berita kepergian Ibu Dion.