
Setelah tiba mereka menyempatkan diri untuk berkeliling menikmati pemandangan yang ada di sekitar termpat mereka bulan madu.
Malamnya mereka berdua menikmati makan malam yang romantis dengan bahagia walaupun pernikahan diantara keduanya secara terpaksa tetapi Dion yang dari awal sudah menyukai Rara sangat bersemangat dengan kegiatannya ini dan Rara yang sudah memiliki perasaan dengan Dion juga menikmati waktu kebersamaan mereka.
setelah selesai mereka kembali kekamar mereka tidak lama kemudian ponsel Dion berbuyi dan ternyata Panggilan dari Cika
"Halo cika ada apa" ucap Dion
"Kamu bentar Bulan madu sama Rara, nggak salah kan"?? ucap Cika
"Iya kan aku sudah bilang sebelumnya" ucap Dion
"Kamu nggak adik ahhh" ucap Cika
Rara yang mendengar percakapan mereka segera merampas ponsel Dion dan mematikannya.
"ini sudah malam cika jangan menghubungi Dion" ucap Rara sambil memutuskan panggilan Cika
"Ra itu belum selesai ngomongnya" ucap Dion
"memangnya ada orang bulan madu dengan istrinya terus suaminya malah telepon telponan di depan istrinya dengan cewek lain" ucap Rara
"Itu sahabat aku" Balas Dion
"Nggak ada persahabatan antara laki laki dan perempuan ya, Mikir lebih dewasa kenapa sih" ucap Rara emosi
Mendengar ucapan Rara, Dion hanya terdiam dan langsung merebahkan diri untuk beristirahat tidak membalas ucapan Rara lagi. Dion merasa kesal dengan ucapan Rara yang selalu menganggap dirinya belum dewasa.
Sore harinya Rara yang tidak tahan melihat Dion terus diam dan hanya sibuk dengan ponselnya akhirnya meluapkannya.
"Dion kamu kenapa sih diam aja, aku nggak suka tahu di diamin kayak gini kalo mau marah ya marah aja sama Rara jangan diam kayak gini" ucap Rara dan akhirnya menangis
Dion yang melihat istrinya sedang menangis itu langsung mendekatinya dan menenangkannya.
"Aku nggak marah kok cuma tidak suka aja kalo Rara ngomong terus terusan kalo Dion belum dewasa" ucapan Dion
"ya maaf" ucap Rara sambil terseduh
Din mengangkat wajah istrinya serta menghapus air matanya itu kemudian mencium bibir istrinya yang membuat Rara kaget dengan yang dilakukan Dion.
Din tersenyum melihat istrinya dan menenangkannya tiba tiba Rara membalas ciuman Dion yang membuat wajah gadis itu menjadi memerah. Menyadari hal yang dilakukan istrinya Dion akhirnya ******* bibir istrinya itu dengan sangat panas yang membuat Rara kaget dari mana Dion bisa tahu cara berciuman itu.
Dion melepaskan ciumannya setelah melihat Rara sulit untuk bernafas.
"Kamu belajar dari mana" tanya Rara
"Nonton Film" ucap Dion yang kembali mencium bibir merah Rara secara panas yang di respon oleh Rara.
Pemainan bibir mereka semakin lama semakin panas dan menghasilkan suara suara erotis dari ciuman mereka. Dion yang seakan sudah terlatih dalam berciuman itu mengangkat tubuh istrinya itu duduk di atas pahanya sehingga mereka berciuman secara nyaman.Rara sangat menikmati ciuman itu dan melingkarkan tangannya ke leher suaminya.
Ciuman panas itu semakin menggoda tangan Dion mulai merambat di punggung Rara mengusapnya dengan lembut tapi penuh dengan nafsu yang menggebu gebu.
Tangan Dion seaakan mencari sesuatu, dia meraba paha halus Rara yang kemudian masuk kedalam baju yang membuat Rara mendesah kecil.