
Dion setelah bekerja langsung pulang kerumahnya yang seperti biasanya Rara belum kembali dan hanya ada pelayan. Pelayan di rumah mereka ada beberapa orang tapi semenjak Rara membuat aturan bahawa setelah makan malam semua para pelayan bisa bersistirahat agar Dion dapat sedikit mandiri, jadi setelah makan malam Dion tinggal sendir di rumah mewahnya itu sambil menunggu Rara.
Dion mencoba mencari di internet sesuai yang di katakan Rara tadi tentang cara membuat adik bayi itu dan dia beralih ke sebuah film yang dia rasa menarik. Dion menonton film itu sendiri yang semakin lama semakin panas Dion memperhatikannya dengan baik-tidak ada satupun yang dia skip dari film itu seakan sedang belajar memperhatikan presentasi guru tentang tata cara pembuatan bayi itu.
stelah menonton cukup lama dia merasakan ada yang aneh dari tububnya. darahnya seakan panas dan nafasnya terasa sangat cepat dan adik kecinya mengeras. Tapi dia tidak tau itu kenapa dia merasa mungkin sedang kurang sehat jadi dia memilih berolahraga sebentar sambil menunggu Rara pulang.
Tidak lama Bel rumah berbunyi Dion berlari keluar karena mengira itu adalah Rara setelah membuka pintu dia sedikit kecewa tapi, itu hanya sedikit kekecewaan karena yang datang adalah Cika setidaknya ada yang menemaninya untuk menunggu Rara. Dion langsung membersihkan Cika masuk, Cika menggunakan dress yang cukup seksi kalo dimata laki laki yang cukup dewasa mereka akan tergoda tapi karena ini Dion jadi itu tidak terlalu. Cika sengaja menggunakan pakaian itu untuk menggoda Dion dan pastinya dia sudah bisa menebak kalo di rumah itu Rara belum juga pulang.
Mereka berdua mengobrol cukup lama bermain game serta menonton film bersama, sesekali Cika mendekatkan dirinya cukup dekat dengan Dion untuk menggodanya tapi itu sia sia saja karena Dion tidak tergoda sama sekali. Cika memilik dada yang cukup padat dan besar dan dress yang digunakannya cukup pendek dapat memperlihatkan sedikit bagian indah itu. sesekali Cika menarik dressnya turun membuat Dion merasa risih di liatnya.
"Apa kamu tidak kedinginan Cika, aku ambikan jaket Rara ya" ucap Dion
"nggak kok aku baik-baik aja, aku merasa nyaman kok" jawab Cika
setelah beberapa jam Rarapun kembali dan dan melihat Cika yang sedang berada di rumahnya itu sedang berduaan dengan Dion menggunakan gaun seksi dan sedikit membuat dia terganggu dengan penampilan Cika itu.
"akhirnya Rara udah balik, aku tadi usah nonton film cara buat adik bayi loh" ucap Dion polos yang sontak membuat Rara dan Cika mebelalakan mata mereka berdua.
"Ini sudah malam dan sangat dingin ngapain kesini dan memakai pakaian seperti itu" ucap Rara
"aku cuma datang nemenin Dion kok yang lagi sendiri dirumah nungguin istrinya pulang dari main sama teman temannya hingga lupa waktu pulang" ucap Cika secara terang terangan menyinggung Rara
"Aku juga punya kehidupan ya, nggak mungkin terus terusan d rumah" jawab Rara
Melihat perdebatan keduanya Din berusaha menjadi penengah dia antara keduanya...
"Nggak apa apa kok Rara kalo mau main sama teman temannya kan cika juga sering main sama aku jadi adilkan" ucap Dion
"Ngak, kamu pulang sekarang sudah malam" ucap Rara yang tidak suka dengan kehadiran Cika
Merasa tidak di belah oleh Dion Cika pun permisi untuk kembali ke rumahnya dengan perasaan jengkel.