My Little Husband

My Little Husband
...



Dion mulai bermain begitu panas di tubuh istrinya itu dia tidak memberi ampun kepada istri seksinya itu hingga istrinya tidak dapat berkutik lagi. Dion menggendong istrinya ke atas kasur dan makin menggila dengan permainannya dia ingin membuktikan kepada istrinya itu bahwa dia bukanlah anak kecil lagi dan telah dewasa serta dia ingin membuat istrinya itu bertekuk lutuk di hadapannya hingga istrinya itu tidak lupa dengar rasa nikmat malam pertama mereka juga ingin membuat istrinya itulah yang akan meminta lebih untuk menyentuh tubuhnya.


Rara sangat menikmati setiap sentuhan dari suaminya itu dia seakan sedang berada di surga dunia dan seakan tidak mengenali orang yang sedang bersamanya itu. Setiap suara panas yang keluar dari mulut Rara membuat Dion semakin bersemangat.


Setelah mereka sampai dititik ke nikmatan mereka, mereka tertidur dengan pulas saling berpelukan seakan tidak ingin dipisahkan tidak ada lagi jarak antara keduanya.


Keesokan paginya Rara terbangun lebih awal dan merasakan ada yang sedang berada di atas tubuhnya. Rara membuka matanya secara perlahan dan melihat Dion yang sedang tertidur diatasi dadanya. Rara memindahkan tubuh dion secara perlahan dan membaringkannya di sampingnya.


Rara tersenyum melihat wajah tampan yang sedang tertidur pulas itu, dia tidak pernah membayangkan laki laki yang selalu ia panggil dengan sebutan belum dewasa itu bisa membuat dia seakan berada di dunia lain dan bisa membuat ia merasakan kenikmatan yang belum pernah ia rasakan sebelumnya.


Rara menyentuh wajah Dion dan merapikan alis tebal suaminya itu dan mengusap bibir pink Dion.


"Bibir ini yang membuat aku tidak dapat berkutik semalam" ucap Rara


"Betapa mengemaskan nya dia saat tertidur seperti ini, aku ingin menggigit bibir manis ini rasanya" ucapnya lagi sambil tersenyum senyum kecil


"gigit lah" ucap Dion sambil masih memejamkan matanya yang sontak membuat Rara kaget.


Dion membuka matanya secara perlahan dan memeluk tubuh Rara secara kuat dia tersenyum melihat wajah istrinya itu yang sedang memerah karena tertangkap basah sedang memuji ketampanannya.


Dion tidak dapat menahan tawanya lagi melihat wajah istrinya yang sedang menahan malu.


"hahahha... hahaha, ada apa sayang" ucap Dion sambil menggoda Rara.


Rara hanya menggelengkan kepalanya dan segera menutup wajahnya itu dengan kedua tangannya yang membuat Dion semakin jail kepadanya.


"Hy, kenapa wajahnya di tutup" ucap Dion sambil meraih tangan istrinya itu


"nggak apa apa kok cuma pengin aja" ucap Rara sambil menahan tangannya tetap menutupi wajahnya


"pengen apa? tadi katanya pengen gigit bibir Dion , ayolah... Dion soap kok" ucap Dion Menjahili istrinya.


Rara mendengar ucapan Dion langsung menyembunyikan wajahnya di dada Dion dan memeluknya.


Dion merasa sangat puas melihat istrinya itu, dia membelai rambut panjang istrinya itu sesekali menciumnya. Dia sangat senang Pagi ini. Dia berharap setiap hari akan terus seperti ini.


Cukup lama Dion memainkan rambut Rara hingga dia tidak sadar bahwa Rara telah tertidur kembali di dalam pelukannya dia merasa bangga bisa membuat Rara tertidur yang berarti dia berhasil membuat Rara merasa nyaman di dalampelukannya.