Miss You, Ndut

Miss You, Ndut
Save your tears



A single teardrop falling from your eye


(tetes air mata jatuh dari matamu )


I don't know why I run away


( aku tidak tahu kenapa aku pergi )


I'll make you cry when I run away


( aku membuatmu menangis saat aku pergi )


Itu adalah lirik lagu The Weeknd yang lagi di nyanyiin oleh si Jo sambil memukul koper Arya dengan tangan seolah-olah Drum.


" Apaan sih Jo ? " tegur Arya kepada Jo , sambil beranjak menghampiri Alexa yang sedang memandang ke arah lain saat dia mulai mendengar Jo bernyanyi.


" Nyanyi gue.. Yak ." jawab Jo dengan wajah tak berdosa .


" Lagu lain kek , gak usah juga yang liriknya di pas pasin sama keadaan ." tegur Arya lebih pelan agar tidak terdengar oleh Alexa.


"Ndut, makan dulu gih , kasihan mama capek -capek masakin kesukaanmu ,habis itu baru kita packing lagi !" kata Arya kepada kekasihnya yang sudah berhari-hari bawaannya diem , tanpa senyum .


" Temani aku Yak ." kata Alexa berusaha tidak menunjukkan raut kesedihan .


" Mau gue temani Lex , biar Arya lanjutin kerjaannya , toh nanti juga kita bakal sering berdua ,siapa yang nemani lu , kalau bukan gue ?" kata Jo dengan mimik mulai serius , memang Jo masih belum menentukan dia mau pilih bareng sama Jo di Australia atau bareng Alexa di Inggris atau bahkan tetap di Indonesia , baginya uang bukan masalah sama sekali , jadi santai aja .


Jo berkata dalam hati , kasihan juga gue lama-lama sama cewek temen gue ini , Alexa itu nasibnya hampir sama kayak gue , punya rumah mewah dan super besar , uang berlimpah ruah bisa beli apa saja , tapi miskin cinta , miskin perhatian dan kasih sayang , bedanya gue cowok dan gue sudah kenal Arya dan keluarganya dari gue SD , gue merasakan perhatian dan kasih sayang yang tulus dari keluarga Arya.


" Bisa nggak sih Jo , kamu gak usah ngingetin terus kalau Arya mau ... per...?" Alexa sudah tidak mau melanjutkan kalimatnya ,dia berusaha untuk tidak menangis di depan Arya dan Jo .


" Percaya sama aku Lex, lebih cepat kamu berdamai dengan kenyataan lebih enteng rasanya beban kesedihanmu ..., yuk makan ....mama Arya sudah nyiapin yang spesial , aku temani , kamu mau nangis dulu baru makan , boleh ..... atau makan dulu baru nangis ,gak masalah , terserah , kali ini gue jadi temanmu yang paling baik ." kata Jo sambil mengandeng tangan Alexa.


Kalau dibilang sedih dia juga sangat sedih, mana ada orang gak sedih harus terpisah jarak ribuan kilometer dengan kekasih hatinya , tapi semua demi masa depan mereka berdua .


Arya akan menunjukkan bahwa dia pantas dibanggakan oleh Alexa , dan dia akan membahagiakan Alexa , semua hanya bisa terwujud jika dia berhasil menyelesaikan studinya dan mendapat pekerjaan segera setelahnya.


Yah , tapi memang mereka akan lama tidak bertemu , sambil berpikir Arya tidak sadar dia melangkah menghampiri meja makan dan duduk di sebelah Alexa .


Dia memeluk Alexa dengan tangan kirinya sambil tangan kanannya di letakkan di meja dengan posisi badan menghadap Alexa .


" Ya elah Yak, gue dari tadi udah setengah berhasil bikin dia nyaris tersenyum , ganti lu yang melo , mending gue main game ama adik lu si Jelita yang emang jelita , daripada gue jadi psikiater tanpa tanda jasa ." kata Jo sambil ngeluyur pergi mencari Jelita, si adiknya Arya.


Begitu Jo pergi , Arya langsung memeluk Alexa dengan erat , dia mencium bibir ,mata ,hidung , seluruh wajah Alexa , leher , kemudian kembali ke bibir Alexa ,kemudian dia kembali mencium leher Alexa dan berdiam di sana , dia ingin mengabadikan aroma Alexa.


Setelah beberapa saat Arya menengadahkan dagu Alexa ,mereka saling memandang wajah pasangan yang sangat mereka cintai.


" Aku akan sangat merindukanmu Ndut, sangatttt, aku belum bisa membayangkan bagaimana hari-hariku jika tanpa kamu , tapi kita harus berjuang demi masa depan kita berdua , aku percaya pada kekuatan cinta kita , bagiku kamu yang pertama dan satu-satunya ."


Alexa tidak mampu bersuara ,dia merasa bibirnya terkunci , hatinya remuk redam , hanya air mata yang jatuh satu per satu di pipinya .


Di mata Arya , tidak pernah Alexa terlihat secantik saat ini , wajah ayu yang dicintainya dengan mata penuh cinta dan air mata sebening kaca yang mengalir di pipinya , dia ingin menghentikan waktu dan mengabadikan moment ini.


" Jangan ada lagi air mata , kita berpisah sejenak agar kita bisa bersama selamanya ." kata Arya sambil menempelkan dahinya di dahi Alexa.


" I Love You ....so much ." kalimat lirih itu terdengar dari mulut Alexa.


Arya memegang wajah Alexa dengan kedua tangannya dan berkata ,


" Simpan air matamu , pegang janjiku , walau terpisah jarak dan waktu , kau satu- satunya gadisku , yang ku inginkan menemaniku menjalani hidup , yang ku inginkan menjadi ibu dari anak- anakku ......I Love you more than anything , Ndut ."