
Hari ini berlalu seperti hari - hari lainnya , tanpa kabar dari Jo , bekerja dari pagi sampai sore, disambung mampir ke BBC Foundation sebagai relawan , bedanya hari ini tidak ada bantingan pintu.
Boss datang dengan tenang , memberi perintah dengan pelan bedanya hari ini boss sering sekali memandang Alexa.
Kalau melihat gelagat Mr Montgomery berarti ada sesuatu yang akan di bahas .
Saat sore menjelang malam Alexa mendengar namanya dipanggil.
" Alexa !"
Tuh kan beneran , kata Alexa dalam hati.
" Ya Mr Montgomery , ada yang bisa saya bantu ? " jawab Alexa sambil masuk ke ruangan boss .
" Kamu cantik dan pintar tapi kenapa kamu
masih sendiri ?"
" Sorry sir ?"
" Kamu sudah dengar kalimatku kan ?"
" Saya tidak ingin membahasnya , permisi !"
"Alexa !" Mr Montgomery bisa melihat betapa Alexa seketika menutup rapat dirinya , berubah 180° saat disinggung masalah pribadinya .
Alexa mendengar namanya dipanggil dan berhenti , dengan ragu-ragu dia kemudian berbalik menghadap Mr Montgomery , dia berusaha menjaga ekspresinya karena bagaimanapun ini adalah atasannya yang selama ini sangat di kaguminya ,.seorang pekerja keras yang sangat adil terhadap bawahannya , dia bukan Ryan Duvall yang selalu menggoda .
" Kalau boleh saya ingin bekerja dengan tenang Sir , saya tidak ingin membahasnya ."
" Aku hanya bertanya , kalau tidak mau menjawab ,its oke Alexa ," timpal Mr Montgomery segera.
Alexa berdiri diam , kemudian Mr Montgomery berdiri menjulang di hadapan Alexa .
" Pulanglah , besok kita anggap percakapan ini tidak pernah terjadi Oke ?!"
q
Alexa meninggalkan Mr Montgomery tanpa suara . Seanggun mungkin Alexa berjalan meninggalkan Mr Montgomery tanpa dia sadar mata elang di wajah yang tampan itu memperhatikannya dengan penghargaan tulus di matanya.
Sepeninggal Alexa, kembali Mr Montgomery duduk di kursinya dan menelpon rekan kerjanya .
" Jadi kita ketemu malam ini ?"
" Jadi !"
" Oke !"
" See you ."
*****
Di sebuah club eksklusif di tengah kota London
Mr Montgomery bertemu dengan rekannya.
" Hallo Sam ."
" Hallo Than ."
" Sudah nunggu lama ?" tanya pria yang baru sampai , dengan perawakan tinggi ,tampan dan jantan sungguh sangat menarik perhatian para gadis yang ada di club .
".Tidak , belum lama ."
" Sorry , agak terlambat ada sedikit hambatan !"
" Santai saja Than , aku senang akhirnya kita bisa bertemu setelah berkali-kali batal ," jawab Sam Montgomery sambil tersenyum .
" Itu karena sekarang aku memiliki asisten yang cekatan , cerdas , pandai dan 2 hal yang paling penting adalah dia tidak takut padaku dan dia bilang dia sama sekali tidak tertarik menjalin hubungan asmara, Tuhan sudah menjawab doaku , aku tidak perlu ganti sekretaris hanya karena mereka dengan cepatnya jatuh hati padaku ," sambung Sam .
" Umur berapa sekretarismu kali ini ?"
" Tebaklah !"
" Lima puluh tahun ? bermata teduh , ibu rumahtangga yang bahagia , dengan stamina prima walaupun harus mengurus keluarga sambil bekerja ?"
" Bermata teduhnya dan memiliki stamina prima bener !! sisanya muda, sexy , cantik dan lajang ," lanjut Sam menegaskan .
" Wow itu seperti kalimat pembuka portofolio model bukan sekretaris pengganti .
" Aku tidak melebih-lebihkan Than , memang physically dia sungguh menawan ditambah karakternya , bagiku dia luar biasa ," papar Sam tentang sekretaris penggantinya yang sudah bekerja dengannya selama 5 bulan.
" Berapa lama lagi masa kerjanya ?"
" Sisa 1 bulan , Than ."
" Oke !"
" Maksud oke mu ?"
" Aku akan ambil dia , aku bermaksud membuka cabang segera , sudah banyak pengajuan untuk menjadi sleeping partner ( mitra kerja yang hanya menanamkan modal ) dan ada beberapa yang aku pertimbangkan ."
" Kau kaya raya Than , kenapa harus terima modal dari luar ?"
" Bisnis tidak hanya tentang berbagi keuntungan tapi juga Risiko kan , aku berbagi keduanya !"
" Yang tidak akan kau bagi adalah hatimu , kau tidak pernah berkencan , yang ada dipikiranmu hanya kerja dan kerja !" tukas Sam .
" Karena itu aku akan sangat berterimakasih kalau kau mau melepas sekretaris pengganti mu bulan depan , aku membutuhkan sekretaris yang tidak genit , yang mau memusatkan perhatian pada pekerjaannya !"
" Dia pasti tidak genit Than , tapi berhati-hatilah mungkin nanti kamu yang tidak bisa memusatkan perhatianmu pada pekerjaan , dia terlalu spesial untuk diabaikan ," kata Sam Montgomery membanggakan sekretaris penggantinya.
" Seperti kamu yang bisa mengabaikannya akupun bisa Sam , kita punya persamaan , Bisnis is number one, right ?!"
" Ada perbedaan disini Than , aku masih bertarung dengan kekuranganku yang tidak terlalu suka lawan jenisku , kamu tahu itu , yang aku masih ragu kenapa kamu masih tetap sendiri dalam kenormalanmu ?" tanya Sam sambil memandang wajah tampan teman di hadapannya .
Sam menatap temannya yang termangu dan diam dengan pandangan yang menerawang jauh seakan sedang membayangkan sebuah peristiwa atau mungkin yang dibayangkannya adalah seraut wajah ?
" Pasti pernah ada seseorang di hatimu , yang mempengaruhimu sedemikian kuat ." tanya Sam .
" Dia sudah menikah Sam , dan episode diantara kami sudah ditutup , selesai ."
" Kapan itu terjadi Than , saat kuliah ?" Kemudian saat Sam menatap wajah temannya dia mendapatkan ingatannya tentang suatu malam , " I see , waktu itu kamu mabukk untuk yang pertama kalinya Than , mabukkk parah sampai aku harus mengantarmu pulang !"
Sam mengingatnya dengan jelas karena temannya bukan orang yang menyentuh minuman keras kecuali malam itu, memang tidak ada yang lebih tragis dibandingkan orang yang kamu cintai menikah dengan orang lain .
" Ah sudahlah Sam kita bahas yang lain saja , bagaimana perkembangan pasar Jepang menurutmu , aku dengar kamu mempercepat rencanamu untuk terjun di pasar Jepang ?"
Dan merekapun meneruskan percakapan tentang rencana ekspansi , rencana go publik dan masih banyak lagi 2 di antara dua orang pengusaha muda yang sukses setelah merasakan banyak kegagalan di awal tapi perjuangan memang harus terus dilakukan bukan , jangan pernah ada kata menyerah .
Malampun semakin larut , kemudian mereka memutuskan untuk pulang .
Sambil berjalan menuju pelataran parkir , Sam mengingatkan temannya ,
" Jangan lupa ya , dua Minggu lagi kita ketemu di hotel M, sebenarnya kita sudah bisa meraba siapa yang nanti dapat penghargaan pengusaha muda berprestasi kali ini , tapi dengarnya perwakilan Forbes akan hadir fulltime , jadi datang aja lumayan kalau dapat promosi gratis kan ?" kata Sam .
" Sebenarnya aku malas untuk datang Sam , paling isinya sama saja , penuh para gadis yang mencari suami mapan , dan sebaliknya para pria yang mencari gadis muda untuk menambah koleksinya !"
" Tapi bagaimanapun yang datang memang orang-orang pilihan Thon , ayolah tidak usah sampai selesai , yang penting ketemu beberapa orang yang tepat kemudian kita pulang , ok ?" Sam berusaha merayu temannya yang memang sangat susah diajak ke pesta kecuali oleh teman-teman dekat di sekitar lingkaran pergaulan mereka.
Dan merekapun memasuki mobil masing-masing meluncur pulang , mengakhiri malam yang panjang .