Miss You, Ndut

Miss You, Ndut
Musim Semi di Australia



Alexa mendarat di Canberra , saat itu adalah musim semi , dalam cuaca yang cerah Alexa menempuh perjalanan menuju hotel yang sudah di pesannya .


Sepanjang perjalanan bunga liar dan jacaranda bermekaran membuat pemandangan menjadi sangat spektakuler, begitu cerah begitu indah , begitu ceria bertolak belakang dengan suasana hati Alexa yang sedang gundah gulana.


Alexa bertanya-tanya dalam hati bagaimana sambutan Arya saat melihatnya setelah sekian lama tidak berjumpa.


Apalagi kedatangannya saat ini tanpa pemberitahuan sebelumnya.


Dalam hidup ini kita tidak pernah tahu apa yang akan kita hadapi, kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi , semua masih menjadi misteri hingga saat kita mengalami barulah jelas dan sepasti mentari pagi baru lah saat itu kita bisa melihat rancangan Sang Pencipta dalam hidup kita .


Seperti saat ini, Alexa hanya menuruti kata hatinya untuk bertemu dan melihat bagaimana kelanjutan hubungannya dengan Arya tapi di lain pihak dia tidak ingin menunggu dan tidak sabar untuk bisa segera kembali ke Inggris


, jadi dalam hati Alexa bertanya sebenarnya apa rencanaNya dalam hidupnya, kenapa dia begitu terombang-ambing oleh perasaannya sendiri ?.


Tapi Alexa bukan orang yang jahat dan bukan seorang pengecut , dia akan menghadapi semuanya segera.


Saat Alexa sampai di hotel , dia baru saja turun dari taksi yang membawanya tiba-tiba handphonenya berdering dengan nada dering yang sudah sangat dikenalnya.


" Hai ... "


" Hai ... "


" Gimana perjalanannya ? "


" Baik Jo , lancar "


" Lagi di mana ?"


" Check in di hotel A ,Jo ".


Kemudian lama tidak terdengar suara Jo , hanya helaan nafas panjang yang seakan menyiratkan kelegaan .


" Kamu tidak tinggal di ..... "


" Maksudmu aku tinggal di rumah Arya ? "


" bukan Lex, maksudku di rumah tantenya Arya ? "


" Aku bukan sedang bermain pasang-pasangan Jo , tapi aku sedang berusaha untuk dapat memahami hidupku , berdamai dengan kenyataan , aku ingin melihat Arya berbahagia dengan wanita yang sungguh-sungguh mencintainya dengan tulus , wanita yang tidak takut untuk berbahagia ".


" Tidak lagi Lex , wanita itu sudah tidak ada , beri aku kesempatan Lex ,aku ingin bersamamu saat kamu meraih kebahagiaan , saat kamu bersedih dan berjuta saat - saat yang akan ada dalam hidupmu !"


" Terimakasih Jo, aku naik dulu ya , nanti malam aku tilp kamu Jo ". ujar Alexa


Di Inggris Jo sedang termenung , dia merasa Alexa tidak mungkin meninggalkannya , tapi dia pun tahu bahwa bukan Arya yg merebut kekasih orang tetapi dia , dia si Jonathan yang tidak dapat mengelak dari takdirnya yang terlanjur mencintai Alexa.


Alexa sudah sampai di kamar dan bersiap membongkar barang-barang bawaannya yang tidak terlalu banyak itu.


Saat itulah dia melihat panggilan dari Arya yang muncul di HP nya .


" Hallo Yakk ".


" Hallo Ndut "


" Ada apa Ndut ? kenapa kamu gak angkat tilp k u ? aku tilp apartementmu di Inggris , juga hanya di terima mesin penjawab telepon ".


" Tumben kamu tilp di luar jadwal Yak , ada apa ?" Alexa bertanya karena tidak biasanya Arya menyempatkan diri menelpon Alexa selain hari Minggu .


" Ndut , aku berhasil masuk tim inti !!" teriak Arya , senang dia bisa berbagi kabar gembira dengan Alexa.


" Di kampus Yak ? selamat Yak " , kata Alexa memberi selamat .


" Bukan Ndut , di Kantor , kami sedang merancang sistem baru yang canggih dan aku masuk tim inti itu Ndut , bayangkan saat nanti semuanya selesai dan proyek ini berhasil , wow ...wow ....amazingg Ndut !?" , Arya kembali bercerita dengan nada yang sangat bahagia.


" Hebat Yak , memang kamu jagonya , dari dulu kamu nggak pernah menyerah, itu passionmu Yak , kamu selalu ingin mencoba hal baru menciptakan sesuatu yang baru , semoga berhasil ". Alexa berdoa dengan tulus dari dalam hati , ia selalu mendoakan agar Arya berhasil.


" Hari ini apa rencanamu Yak ? " tanya Alexa


" Hari ini aku ingin merayakannya Ndut , seandainya aku bisa terbang ke sana !" sesal Arya.


Alexa tahu jika dia ingin bertemu dengan Arya , dia harus dia tiba sebelum malam , agar Arya masih belum keluar untuk merayakannya bersama teman-temannya.


Satu sisi dia senang Arya mulai menemukan kesuksesannya sehingga saat nanti dia membawa berita sedih, Arya tidak akan terlalu terpuruk tapi di sisi yang lain dia ragu-ragu, dia tidak ingin datang dan membawa berita yang akan mengurangi kebahagiaan Arya.


Alexa mendesah dalam dada , betapa dia adalah orang yang sangat penuh dengan kebimbangan , mungkin karena bintangnya yang Libra , aduhh , sudahlah aku akan mengakhiri percakapan ini dan segera bersiap-siap untuk meluncur ke rumah Arya.


" Ya udah Yak , selamat dan semoga sukses ya , Bye bye ".


" Ndut , I miss you !"


" Sama Yak, lama kita gak ketemu ", Alexa merasa pasti Arya bingung dengan reaksinya , jangankan Arya ,aku sendiri aja bingung dengan diriku , aku senang Arya mulai sukses , aku senang akan bertemu Arya , tapi aku juga tahu senangku sebatas apa , tidak bisa melebihi perasan mendalam yang sudah ku kenal saat bersama Jo.


" I Miss you Ndut , so much , bye ....", Arya pun menutup teleponnya .


Alexa segera bergegas mandi , berganti pakaian ringan sesuai keceriaan musim semi yang hangat , dia memakai dress bunga-bunga perpaduan kuning dan hijau muda yang sangat menyegarkan , dia mengurai rambutnya yang indah , kemudian memakai sepatu kuning muda yang lembut , dan segera bergegas menuju rumah Arya .


Setelah memberikan alamat ke supir taxi , Alexa kembali menikmati alam Australia yang indah melalui kaca jendela taxi yang melaju membelah lalu lintas yang belum terlalu padat.


Akhirnya Alexa tiba di daerah rumah-rumah yang cukup tua dengan halaman luas yang tertata dan teratur , daerah yang nyaman .


Taxi berhenti di salah satu rumah yang semua kusennya berwarna coklat kayu dengan dinding berwarna putih tulang .Inilah rumah tante Arya dimana Arya tinggal selama berada di Australia .


Terdengar tawa dan canda dari dalam rumah itu, di samping denting piano yang lamat-lamat terdengar , gelak tawa lepas terdengar begitu melegakan , Alexa menduga Arya mengundang teman-teman nya untuk merayakan kebahagiaannya .


Alexapun menapak jalan melingkar menuju pintu depan , karena tidak di tutup , Alexapun berdiri diam di depan pintu dan melayangkan pandangannya ke dalam rumah .


Ada dua orang pria yang berdiri di belakang sofa ,mereka memandang seorang wanita berambut pirang yang sedang duduk di seberang sofa dan bercerita , ada seorang wanita lain yang sedang memainkan piano, dan ada sepasang pria dan wanita yang berdiri di dekat jendela dan asyik membahas sesuatu.


Kemudian tatapan Alexa bertemu dengan salah seorang dari dua pria di belakang sofa itu dan seketika pria itu dan temannyaberhenti berbicara dan hanya memandang Alexa.


Kemudian salah satu pria itu bersuara " kenapa kamu tidak bilang kalau kamu akan mengundang bidadari malam ini Arya ?"


Ruangan menjadi sepi hanya denting piano yang masih terdengar , itu pun kemudian berhenti saat wanita yang memainkannya menyadari keadaan sekitar yang mendadak sunyi.


Yang merasa namanya dipanggil pun memandang pria itu kemudian membalikkan badan dengan penasaran ingin tahu siapa malaekat yang di maksud .


Dan seketika pria itu berseru dengan tidak percaya ,


" Alexaaa ?" tapi kemudian terdiam seakan ada yang menarik tombolnya .