
Pria yang tadi bertanya pada Arya ,segera bergegas mendekati Alexa kemudian mengulurkan tangan dan memperkenalkan dirinya sambil tersenyum dan menatap Alexa lama sekali .
" Nick , cukup sudah acara perkenalannya ," ujar pria lawan bicara Nick yang belakangan Alexa kenal sebagai Mitch.
Mereka semua memperkenalkan diri ,hanya tinggal si gadis pemain piano yang menonton apa yg terjadi dalam diam .
Alexa kemudian berkata kepada Arya ,
" Selamat Yak, kamu selangkah lebih dekat ke arah cita-citamu sebagai seorang ahli komputer yang sukses ."
Arya membalas jabatan tangan dari Alexa kemudian dia memeluk Alexa dengan segenap kerinduan yang tertahan, dia mendapati Betapa Alexa bertambah cantik dan sangat memukau, ada yang baru dalam ekspresi Akexa tapi dia tidak tahu itu apa.
Kemudian Arya mengajak Alexa duduk dan berbaur dengan teman-temannya mereka mulai makan berbagai macam camilan yang disediakan tapi Alexa menghindari minuman karena dia tahu kekuatan tubuhnya , dia tidak pernah kuat kalau harus minum minuman beralkohol.
Sampai sedemikian jauh mereka bercakap-cakap dan bersenda gurau Alexa tetap masih belum diperkenalkan kepada si Gadis pemain piano dan itu adalah hal yangt cukup aneh mengingat mereka semua sudah saling diperkenalkan.
Arya bertanya dimana Alexa tinggal untuk sementara ? .
Alexa menerangkan bahwa dia tinggal di hotel dan berusaha menghubungi Arya kemaren .
Arya sedang berada dalam kebingungan , dia bingung bagaimana memperkenalkan Alexa dengan Caitlin , tanpa harus terlihat rikuh si hadapan mereka .
sebenarnya dengan Caitlin , Arya tidak mengikat hubungan asmara ,.mereka hanya saling menghibur satu sama lain , berbeda
dengan hubungannya dengan Alexa yang sudah terjalin sekian lama.
Alexa menunggu sampai semua kawan-kawan Arya pulang satu persatu, hingga akhirnya tinggal satu orang yaitu si Gadis pemain piano.
" Hm , Alexa aku antar pulang jam berapa ? "
" sebenarnya ada yang ingin aku omongin sama kamu Yak , tapi kalau malam ini gak bisa besok aja aku kembali ." Alexa merasa kelegaan yang amat sangat di dadanya karena dia bisa melihat ada sesuatu yang terjadi antara Arya dan si gadis pemain piano.
" Eh , Lex ...ok besok aku jemput kamu , sekarang aku antar pulang , ehm tapi kalian belum berkenalan bukan ? , kenalkan Lex ini Caitlin , satu kantor dan satu tim dalam penelitianku , Caitlin kenalkan ini Alexa , eh dari Indonesia , sekarang sih masih kuliah di Inggris ." Arya mengakhiri penjelasannya yang panjang lebar dan tidak runtut , penjelasan yang lompat sana lompat sini laksana anak kodok di musim hujan.
" Yuk Lex , kita berangkat ," Arya mengulurkan tangannya kepada Alexa, sambil menggenggam tangan Alexa, Aryapun mulai berangkat menuju garasi dan mulai bergerak mengantar Alexa pulang .
" Ndut , aku akan berusaha menjelaskan , aku tidak pernah dari awal berniat menghianati cinta kita, kejadiannya begitu cepat dan ......"
" tidak apa apa Yak ,aku tidak bisa memahami ,tidak bisa mengerti tapi aku akan menerima , memang berat kalau kita harus jauhan," kata Alexa.
Arya bingung harus berkata apa tadi , bingung harus bertindak bagaimana,
Akhirnya mereka berkendara dalam keadaan diam dan hanya melihat pemandangan Australi di musim semi di malam hari yang cerah .
Kemudian Arya memecah keheningan dan berkata :
" I miss you Ndut , sangat , tapi ...." belum selesai Arya berbicara , Alexa pun ikutan nimbrung dan berkata " kita yang merancang dan sebagus apapun rancangan kita tetap hasil akhirnya di tangan Tuhan .
" Aku pun di Inggris tidak selalu sendiri Yak , akhir - akhir ini ada yang menemani dan kamu mengenalnya Yak .
" Aku mengenalnya ???" Arya terpana .