
Jo pulang dengan luka yang menganga , dia tahu Alexa tidak salah , dengan mata terbuka dia yang masuk ke dalam hubungan Alexa dan Arya , walaupun berawal dari kesalahpahaman ,tapi saat dia sudah merasakan Alexa dalam pelukannya , dia tahu dia harus benrjuang , dia mau mengambil resiko apapun demi bisa membahagiakan Alexa .
Tetapi dia baru merasakan sakitnya hati saat orang yang dicintai menyebut nama orang lain saat mereka bermesraan .
Dari awal dia tahu , Alexa akan membandingkan dia dengan Arya,. dia tahu mereka sudah berpacaran lama dan sangat serius.
Bahkan dia tahu dia bukan orang yang pertama menyentuh tubuh Alexa , Arya lebih dulu dari dia tapi dia akan menerima Alexa dengan segala masa lalu yang mengikutinya ,baginya itu bukan hal besar , tetapi jika saat bermesraan Alexa teringat kemesraan yang sama dengan orang yang berbeda , itu baru sangat menyakitkan , mengoyak hatinya .
Jo , berputar-putar di jalan , ingin melampiaskan gairahnya dengan teman wanita yang lain yang pasti akan dengan senang hati menyambutnya , tetapi dia tahu ,hatinya tidak menginginkan yang lain , dia hanya ingin Alexa .
Dia sudah bukan Jo yang dulu , yang dengan ringan menjalani segala aktivitasnya , yang tanpa hati menjalani hubungan asmaranya , hanya bersenang- senang saja , dia sudah berubah .
Dia mulai membayangkan masa depan dengan wajah ayu Alexa di dalamnya .
Jadi Jo mengarahkan mobilnya menuju apartemennya yang mewah , kembali mandi air dingin dan berusaha untuk tidur ,
besok dia akan memikirkan apa yang harus di lakukannya tapi malam ini dia ingin melupakannya jika dia bisa.
.......
Alexa berusaha melewati malam , dia berpikir keras ,tapi dia tidak menemukan jawaban apa yang membuat Jo berhenti .
Sama sekali tidak ada jawaban bahkan yang samar samar pun tidak .
Karena Jo pun tidak memberikan jawaban pasti. maka sampai Alexa tertidur itu masih menjadi tanda tanya yang besar di dalam hatinya .
Esok harinya .....
Alexa bangun , dan bersiap- siap ke kampus ,tapi dia mendengar Hp nya yang bergetar , kemudian dia mengangkatnya tanpa melihat pengirim, dalam hati dia berharap itu Jo.
" Hallo ".
" Hai Ndut ..., I miss you ".
" Hai ...Yak ".
" Balas Yak ".
" Belum Ndut , baru kemaren aku kirim , yah tidak seperti biasanya sih , karena mendadak aku kangen kamu Ndut ".
" Gimana Inggris ? "
" Baik Yak , seperti biasa lembab Yak ".
" Ndut ... kamu baik-baik aja kan ? ,gak seperti biasa Ndut ".
" Baik Yak , aku gak apa apa kok !"
" Biasa kalau aku tilp ,kamu pengen tahu kabarku, kuliahku, kerjaanku sampai kabar tetangga ku yang rajin kirim makanan ".
" Jangan- jangan kamu udah terpikat sama temen - temen bule yang ngejar- ngejar kamu selama ini Ndut ?" ujar Arya dengan bercanda.
" Bule apaan Yak, aku gak pernah dan gak ingin jalan dengan mereka ".
" Syukurlah , aku hanya bercanda Ndut , soalnya aku sadar kekasihku ini cantik , sexy dan baik hati , siapa yang gak terpikat ?"
" Yak , aku mau nanyak "
" tumben ,nanya pakai prolog dulu Ndut".
" Kamu di sana pernah jalan sama cewek lain gak Yak ?"
Arya terdiam cukup lama , kemudian Alexa mendengar Arya menarik nafas panjang dan menjawab,
" Oh , kamu takut aku di sini ngelirik cewek lain Ndut ? ,makanya kamu jadi lain ? , aku bilangin ya Ndut , di sini nih biarpun ada yang naksir aku secantik apapun , aku gak punya waktu Ndut , aku sedang berjuang demi masa depanku , masa depan kita ".
Alexa terdiam cukup lama , dia teringat perkataan Arya , Arya menjawab secantik apapun penggodanya dia tidak punya waktu bukan karena sudah ada aku .