Miss You, Ndut

Miss You, Ndut
Rindu yang tertunda



Jo pulang dengan luka yang menganga , dia tahu Alexa tidak salah , dengan mata terbuka dia yang masuk ke dalam hubungan Alexa dan Arya , walaupun berawal dari kesalahpahaman ,tapi saat dia sudah merasakan Alexa dalam pelukannya , dia tahu dia harus benrjuang , dia mau mengambil resiko apapun demi bisa membahagiakan Alexa .


Tetapi dia baru merasakan sakitnya hati saat orang yang dicintai menyebut nama orang lain saat mereka bermesraan .


Dari awal dia tahu , Alexa akan membandingkan dia dengan Arya,. dia tahu mereka sudah berpacaran lama dan sangat serius.


Bahkan dia tahu dia bukan orang yang pertama menyentuh tubuh Alexa , Arya lebih dulu dari dia tapi dia akan menerima Alexa dengan segala masa lalu yang mengikutinya ,baginya itu bukan hal besar , tetapi jika saat bermesraan Alexa teringat kemesraan yang sama dengan orang yang berbeda , itu baru sangat menyakitkan , mengoyak hatinya .


Jo , berputar-putar di jalan , ingin melampiaskan gairahnya dengan teman wanita yang lain yang pasti akan dengan senang hati menyambutnya , tetapi dia tahu ,hatinya tidak menginginkan yang lain , dia hanya ingin Alexa .


Dia sudah bukan Jo yang dulu , yang dengan ringan menjalani segala aktivitasnya , yang tanpa hati menjalani hubungan asmaranya , hanya bersenang- senang saja , dia sudah berubah .


Dia mulai membayangkan masa depan dengan wajah ayu Alexa di dalamnya .


Jadi Jo mengarahkan mobilnya menuju apartemennya yang mewah , kembali mandi air dingin dan berusaha untuk tidur ,


besok dia akan memikirkan apa yang harus di lakukannya tapi malam ini dia ingin melupakannya jika dia bisa.


.......


Alexa berusaha melewati malam , dia berpikir keras ,tapi dia tidak menemukan jawaban apa yang membuat Jo berhenti .


Sama sekali tidak ada jawaban bahkan yang samar samar pun tidak .


Karena Jo pun tidak memberikan jawaban pasti. maka sampai Alexa tertidur itu masih menjadi tanda tanya yang besar di dalam hatinya .


Esok harinya .....


Alexa bangun , dan bersiap- siap ke kampus ,tapi dia mendengar Hp nya yang bergetar , kemudian dia mengangkatnya tanpa melihat pengirim, dalam hati dia berharap itu Jo.


" Hallo ".


" Hai Ndut ..., I miss you ".


" Hai ...Yak ".


" Balas Yak ".


" Belum Ndut , baru kemaren aku kirim , yah tidak seperti biasanya sih , karena mendadak aku kangen kamu Ndut ".


" Gimana Inggris ? "


" Baik Yak , seperti biasa lembab Yak ".


" Ndut ... kamu baik-baik aja kan ? ,gak seperti biasa Ndut ".


" Baik Yak , aku gak apa apa kok !"


" Biasa kalau aku tilp ,kamu pengen tahu kabarku, kuliahku, kerjaanku sampai kabar tetangga ku yang rajin kirim makanan ".


" Jangan- jangan kamu udah terpikat sama temen - temen bule yang ngejar- ngejar kamu selama ini Ndut ?" ujar Arya dengan bercanda.


" Bule apaan Yak, aku gak pernah dan gak ingin jalan dengan mereka ".


" Syukurlah , aku hanya bercanda Ndut , soalnya aku sadar kekasihku ini cantik , sexy dan baik hati , siapa yang gak terpikat ?"


" Yak , aku mau nanyak "


" tumben ,nanya pakai prolog dulu Ndut".


" Kamu di sana pernah jalan sama cewek lain gak Yak ?"


Arya terdiam cukup lama , kemudian Alexa mendengar Arya menarik nafas panjang dan menjawab,


" Oh , kamu takut aku di sini ngelirik cewek lain Ndut ? ,makanya kamu jadi lain ? , aku bilangin ya Ndut , di sini nih biarpun ada yang naksir aku secantik apapun , aku gak punya waktu Ndut , aku sedang berjuang demi masa depanku , masa depan kita ".


Alexa terdiam cukup lama , dia teringat perkataan Arya , Arya menjawab secantik apapun penggodanya dia tidak punya waktu bukan karena sudah ada aku .