
Jo , tidak dapat lagi menahan dirinya , sejak Alexa memutuskan untuk berangkat ke Australia , Jo tidak pernah bisa tidur nyenyak dia selalu memikirkan banyak hal , dia bukan pria yang lembek , tapi membayangkan gadis yang dicintainya terbang ribuan kilometer untuk menemui kekasihnya , walaupun tujuannya untuk menjadikan pria itu mantan kekasih ,tetap saja Jo merasa sangat amat gelisah .
Seharusnya dari awal dia memaksakan untuk ikut ke Australia karena dia merasa, sebagai pria dialah yang harus di depan , dialah yang harus bertanggung jawab karena bagaimanapun dia adalah orang ketiga dalam hubungan mereka dan dia tidak pernah menyesali hal itu.
Sebagaimana dia mengenal Alexa gadis yang sangat lembut yang tidak pernah ingin mendatangkan keributan, yang selalu berusaha mendamaikan semua orang, jadi saat Alexa mengatakan dia akan berangkat sendiri, dan dia akan menyelesaikannya dengan sesedikit mungkin ada pihak yang tersakiti, sesedikit mungkin membuat Arya terluka , Jo pun menyetujuinya walaupun itu bukan keinginannya.
Tapi saat dia mendengar Arya berteriak terhadap Alexa dia tidak lagi mampu menahan dirinya tidak mungkin dia membiarkan gadis yang dicintainya bertarung sendiri untuk mereka , pria macam apa dia, jadi dia memutuskan saat itu juga , detik itu juga dia akan berangkat ke Australia bagaimanapun caranya, naik apapun yang dia bisa asalkan dia bisa tiba segera di Australia .
Dari awal dia tahu memang seharusnya dia , bukan Alexa yang berhadapan dengan Arya .
Jo bertekat bulat dia akan menjelaskan nanti kepada Alexa saat dia tiba di Australia , mungkin Alexa akan kaget kemudian marah , biarlah , dia akan menerima kemarahan Alexa, tetapi tidak mungkin dia diam saja mendengar Arya berteriak menyuruh Alexa jangan berteriak , pasti mereka sangat serius sampai Alexa berteriak , seumur-umur dia belum pernah melihat Alexa berteriak , jadi di sini lah dia sekarang di bandara sebentar lagi pesawatnya akan terbang menuju Australia, saat ini di Inggris jam 7.00 AM sedangkan di Australia jam 10.00 PM , kalau dia memutuskan berangkat sekarang 5 jam lagi dia akan sampai di Australia , berarti Dini hari dia akan tiba , tapi dia tahu hotel Alexa , dia akan menuju ke hotel Alexa , pagi baru dia akan pergi ke rumah Arya atau ke kantornya atau ke kampusnya , ke mana saja asal dia bisa segera menuntaskan masalah yang sudah menjadi duri dalam dagingnya .
Dia tidak ingin menunda sedetik pun , dia begitu cemas dengan keadaan Alexa.
Drrrtt. drrrrttt ,
Jo meraba handphone di sakunya , dan dia terkejut , yang muncul di layar adalah nama yang selalu dirindukannya , Alexa .
" Sayang ? "
" Jo ..."
" Hai ...belum tidur ?"
" Baru mau tidur Jo , gimana kabarmu ? lagi ngapain ? " tanya Alexa beruntun .
" Kabarku yah begini ini, memendam rindu ,
aku kangen sekali Lex , aku ingin memelukmu ,merasakan lembut tubuhmu bersatu denganku , tapi aku akan bersabar , aku bisa menunggu sampai tiba waktunya, tidurlah Lex , nanti aku bangunkan ." lanjut Jo .
" Kok mau cepet- cepet ditutup Jo , aku masih pengen denger suaramu , pacarku yang cakep dan pinter dan baik hati dan ......" belum selesai Alexa berbicara Jo sudah langsung menyela ,
" Beraninya kalau lagi jauhan , awas ya sayang , kalau sampai kita ketemu kamu gak ngomong gitu lagi , lihat aja !" Jo sangat senang mendengar kalimat Alexa , karena biasanya Alexa sangat menahan diri ,mungkin karena merasa masih terikat janji dengan Arya .
" He he he , merajuk lagi musim ya ? " desah Alexa manja , Jo merasakan dadanya semakin mengembang .
" Lex , tunggu aku ya ?"
" Bukannya kita berdua lagi di perantauan ? di negeri orang ? aku nunggu kamu ke mana Jo ?"
Jo heran sendiri kenapa jadi kemana - mana percakapan mereka , tapi memang Jo sedang menanamkan modal di 2 usaha yang memiliki masa depan cerah .
Biasa dia menjalani hidupnya biasa-biasa saja , uangnya sudah sangat banyak, investasi yang diikutinya dengan berani sudah memberikan keuntungan berlipat-lipat kaliganda , jadi uang direkeningnya semakin gemuk , gak akan habis di makan anak cucunya .
Tapi dia tetap ingin melakukan sesuatu yang bermakna, menolong orang banyak dan yang pasti bisa membuat Alexa bangga dengannya dan nantinya dapat diwariskan kepada anak-anak yang akan dimilikinya dengan Alexa sebagai ibunya.
" Jo , jika kamu menginginkannya , aku akan selalu menunggumu , aku akan selalu ada untukmu , selalu dan selamanya " Alexa menjawab dengan sangat hikmat .
Terjadi keheningan selama beberapa detik .
" Sayang , tidurlah , mimpikan aku , I LOVE YOU SO MUCH ," Jo berkata tidak kalah hikmatnya dan menekankan setiap katanya , dia ingin Alexa merasakan betapa dalam cintanya .
Walaupun Alexa belum mengatakan cinta padanya dia akan menunggu ,dia tahu hati Alexa sudah menjadi miliknya , dan dia berjanji dalam hati untuk menjaga miliknya dengan segenap jiwa raganya .
Seolah-olah dia tidak sedang berada di bandara dan akan segera bertemu dengan pujaan hatinya , yang Jo heran kenapa Alexa sepertinya tidak terganggu dengan pertikaiannya dengan Arya ? apa mereka telah menyelesaikannya dengan baik-baik ? .
" Jo , jangan pergi ke manapun sebelum kita bertemu , janji ?"
" Lex , aku tidak bisa berjanji untuk tidak pergi kemana pun , tapi aku akan selalu kembali kepadamu secepat yang aku bisa !" janji Jo pada Alexa , kekasih yang sangat di kasihinya ,yang sudah merebut hatinya , semua tak bersisa.
" Ya udah Jo ,besok kita sambung lagi ya , aku mau bobok dulu , dag sayang ." pamit Alexa .
Jo mendengar ada senyum dalam suara Alexa .
Dan Jo pun tersenyum dan menjawab Alexa dengan mesra " dag sayang ....., see you soon !"
Alexa menutup handphone dan sambil senyum-senyum dia mulai beranjak ke kamar mandi untuk sikat gigi dan mandi dengan air panas , sudah kebiasaan sebelum tidur dia akan mandi air panas dahulu supaya tidurnya nyenyak dan pulas .
Sambil Alexa mandi , dia mulai heran dengan kata-kata Jo , .....tidur dulu nanti aku bangunin ......see you soon .....dan masih banyak lagi yang menyiratkan mereka akan segera bertemu.
Yah ,semoga mereka akan segera bertemu lagi ,dan kali ini kebersamaan mereka tidak lagi terganggu oleh perasaan - perasaan bersalah , perasaan - perasaan seakan-akan mereka sedang mengkhianati orang lain , tapi mereka bisa bersama dengan leluasa mengexplore rasa cinta dalam diri mereka buat pasangan tersayang .
Akhirnya Alexa sudah selesai sikat gigi dan mandi , dia kemudian memakai gaun tidur hadiah ulang tahun dari sahabatnya di kampus , kalau bukan hadiah tidak mungkin dia memiliki gaun tidur yang begitu berani , gaun tidur yang diciptakan dengan tujuan akhir hanya satu yaitu memikat hati seorang pria .
Gaun itu melekat dengan manja ke tubuh Alexa , dengan leher berbentuk V di bagian muka dan belakang ,Alexa bagaikan dewi dengan tubuh penggoda dan wajah malaikat.
Alexa menyurukkan badannya ke bawah selimut yang tebal dan empuk , dan seketika dia sudah mulai terlelap tanpa menyadari sedikitpun bahwa Jo sedang berada di pesawat yang akan segera membawanya kepada Alexa .