Miss You, Ndut

Miss You, Ndut
Rahasia Yang Terkuak Tapi Tetap Rahasia



Setelah seharian di kantor Alexa pergi ke kantor BBC Foundation tempat ia menjadi relawan , hari ini dia dan timnya yang terdiri dari 4 orang akan mengunjungi sebuah tempat penampungan remaja


Ada banyak remaja dengan berbagai penyebab , ada yang kena pengaruh narkoba , ada yang putus sekolah dan pergi dari rumahnya , ada yang memang benar-benar tidak memiliki tempat tinggal ,dengan berbagai perbedaan yang ada mereka memiliki satu persamaan yaitu miskin kasih sayang .


Itulah yang membuat Alexa sangat bersemangat melaksanakan tugasnya yang tidak menerima upah ini , karena dia merasa dia bisa melakukan sesuatu buat anak-anak dan remaja yang mengalami nasib sama dengan dia yaitu tumbuh tanpa kasih sayang orang tua, tanpa pelukan hangat orang-orang tercinta dan kaum keluarga.


Sesampainya di tempat penampungan mereka berkelompok di ruangan yang berbeda , ada 4 kelompok kecil , Alexa memimpin kelompok dengan 2 orang remaja gadis dan 1 remaja pria yang kesannya sangat gelisah dan ingin segera pergi dari tempat itu .


Ada 5 ketrampilan dasar yang harus mereka kuasai sebelum mereka diterjunkan melayani diantaranya comunnication skills dan emphaty skills dan malam ini Alexa berusaha mengingat dengan baik semua ilmu yang di dapatnya karena dia bisa menangkap ada masalah yang berat dalam diri mereka .


" Oke kita akan mulai malam ini , masing-masing dari kalian akan bergantian menceritakan apa keberhasilan dan kegagalan kalian selama satu minggu ini , dan ingat semua yang kita dengar hanya untuk kita ,tidak ada orang lain yang akan tahu apa yang kita bagi di kelompok ini , itu adalah bagian dari upaya latihan kita untuk bisa menjadi orang yang bertanggungjawab !"


Kemudian gadis 1 menceritakan tentang harinya di sekolah , pulang sekolah menjadi penjaga toko sampai malam , dia merasa itu sebuah keberhasilan bisa sekolah sambil bekerja dan dia merasa tidak ada kegagalan .


Pria satu-satunya di kelompok itu bercerita bahwa harinya biasa saja dan dia tidak merasa punya keberhasilan yang ada hanya kegagalan demi kegagalan .


Giliran si gadis ke 2 , lama dia menatap wajah Alexa kemudian dia berkata dengan wajah yang luar biasa gelap .


" Aku tidak percaya kau bisa merasakan apa yang ku rasakan apalagi memberi solusi !" kata gadis ke 2 kepada Alexa .


" Cobalah ," Alexa menjawab


" Keberhasilanku hari ini adalah aku berhasil mencegah diriku bunuh diri !" kata si gadis ke 2 sambil menatap Alexa.


Alexa tidak melakukan apapun , dia menunggu si gadis melanjutkan kalimatnya.


Suasana sangat hening tidak terdengar suara apapun seolah-olah mereka tidak bernafas .


Alexa memecah keheningan dengan berkata ,


" Keberhasilan dan kegagalan ada dua kubu yang berlawanan , bagaimana cara kita memandang lah kuncinya !"


" Dan sebelum kalian bilang saya tidak bisa merasakannya , saya akan bercerita pada kalian , kalian tahu sebelum hari ini berat saya 65 kg , sampai teman dekat saya selalu memanggil saya "Ndut" , telepon aku Ndut, I Miss You Ndut dll. tapi dalam hitungan jam kedaaan bisa berubah seketika , kita tidak bisa memilih situasi apa yang akan kita hadapi , yang kita bisa adalah mengendalikan reaksi kita ."


"Dalam sekejap mata saya kehilangan sahabat , kekasih hati dan itu sudah berarti habis, karena hanya itu orang-orang terkasih yang saya miliki."


"Tapi itu belum seberapa di banding apa yg harus saya tanggung selama ini , dulu saat saya seumur kalian , suatu hari ketika saya sedang ujian piano untuk kenaikan tingkat tiba-tiba saya tidak sadarkan diri kemudian teman mengantar saya pulang."


" Singkat cerita saya di periksa oleh dokter dan ternyata hasilnya saya menderita Endometriosis hingga tidak bisa hamil, bayangkan saya tidak bisa memiliki anak selamanya ".


"Saya hidup dalam kesedihan yang dalam , tidak mudah menerima bahwa selamanya saya tidak bisa mempunyai keturunan bukan ?"


Alexa tidak pernah membuka hal ini pada siapapun , tidak Arya, tidak Jo , tidak siapapun , baru malam ini dia menceritakannya dan itu seperti membuka luka lama yang masih segar.


Alexa berusaha menahan airmata kesedihannya kemudian berkata sambil menatap mereka satu persatu.


" Jadi kalau kalian bilang hidup kalian susah , hidup kalian sengsara, saya sudah lebih dahulu ada disana , dan tidak seorangpun bisa merubahnya kecuali kita sendiri , jangan sekedar berusaha tapi berjuanglah untuk merubah hidupmu !" kemudian Alexa berdiri dan keluar dari ruangan mereka menuju halaman , dia harus menenangkan diri sebelum kembali berkumpul dengan timnya .


Di saat-saat sedih seperti ini bayangan Jo kembali menghantuinya , berbagai "seandainya " membayanginya terus menerus, seandainya dia tahu salahnya , seandainya dia tidak terlalu memaksa datang ke Austrlaia , seandainya dulu dia berani datang ke apartemen Jo , dan masih banyak lagi seandainya yang membuat Alexa merana .