Miss You, Ndut

Miss You, Ndut
Persimpangan Luka



Drrrrrttttt .....drrrttttt....


Bunyi samar Handphone Alexa bergetar , sebelum Alexa melihat nama yang muncul di layar dia sudah tahu siapa yang menelpon.


Yah ,Sarah sudah tidak sabar menunggu pagi , malam-malam begini sudah berusaha menghubungi Alexa .


Akhirnya Alexa pun mengangkat telepon Sarah .


" Finally , Lex ... kamu sendirian ..atau .. ?"


" Sendiri lah ," jawab Alexa.


" Ok , please kamu cerita sekarang juga Lex , bagaimana kamu bisa kenal Jo ? Pria Idaman di kampus C , George bilang banyak yang antri pengen jalan sama Jo , tapi Jo menanggapi mereka dengan santai ."


" Dan sekarang tiba-tiba ,temen gue yang katanya cinta mati sama kekasihnya di Australia ___ gak mungkin terpikat pada pria lain siapapun orangnya ___bisa kenal sama Jo , lebih dari sekedar kenal , Jo seperti menemukan miliknya yang hilang dan ingin menguncimu dan menelan kuncinya ," lanjut Sarah dengan berapi-api.


" Panjang ceritanya Sar !"


" Tenang, lu cerita aja pelan - pelan , sampai pagi gue gak masalah , atau besok aja kita ketemu di tempat biasa , aku ajan ajak Diane !"


" Ok , see you !"


*****


Sarah dan Diane sedang duduk di Cafe menunggu Alexa yang akan segera bergabung dengan mereka .


Sarah dan Diane menawarkan diri untuk menjemput Alexa , tapi Alexa menolak karena masih harus mampir belanja sebentar sepulang kerja .


Saat sedang di supermarket Alexa mendengar HP nya berdering tapi karena masih sibuk dengan belanjaannya sehingga tidak dapat mengangkatnya , pasti Sarah yang lagi gak sabaran menunggu ,pikir Alexa.


Sambil menunggu kasir menghitung barang belanjaan nya ,kembali HP nya berdering dan Alexa segera mengambil HP dan menjawab .


" Hallo ?"


Dari ujung satunya terdengar suara dalam yang **** , yang akhir - akhir ini sangat sering di dengarnya .


" Lex ..?"


" Ya ....?"


" Makan yuk , aku jemput ya .."


"Emmm.... ," Alexa bingung harus menjawab apa.


" Janji jangan peluk dan cium aku lagi , ok ? "


" Aku tidak bisa berjanji untuk tidak menciummu lagi , saat hanya itu satu-satunya yang ku inginkan ."


Alexa terdiam , dia seperti mendengar suara hatinya sendiri.


Alexa semakin bingung , hari -hari yang mereka lalui sangat membingungkan sekaligus meresahkan tapi juga membahagiakan.


Dia bisa melihat bahwa Jo sangat memegang janjinya, jika Alexa bilang stop maka Jo akan stop , Alexa tidak ingin menghianati Arya , tapi dia juga mulai merasakan gairah mudanya kembali hidup .


Dia senang berbelanja ditemani oleh Jo , dia merasa aman kemana - mana ada pengawal tampan yang selalu siap menemani .


Tak jarang Jo memaksa untuk membayar belanjaan Alexa tapi di tolak oleh Alexa.


" Tapi malam ini aku sudah terlanjur janji keluar dengan Sarah dan Diane , Jo ."


" Sayang sekali , tapi bukan alasan menghindariku kan ?"


" Terserah Jo , aku pergi dulu ya ditunggu Sarah dan Diane ," tukas Alexa.


" Kalau begitu nanti malam aja aku ke rumahmu Lex ", kata Jo sambil menutup tilpon .


*****


Alexa tiba di Cafe sudah terlambat Sara dan Diane sudah menghabiskan 2 gelas besar Capuccino Milk .


Dari kejauhan Alexa melihat teman-temannya sedang bercanda dengan kelompok pria - pria tampan yang juga baru pulang dari kantor.


Mereka yang sedang bercakap-cakap pun seketika menghentikan kegiatannya saat Alexa datang menghampiri mereka.


Alexapun menceritakan apa yang terjadi antara dirinya dan Jo dalam versi yang cepat.


Alexa berusaha untuk bersenda gurau dengan mereka tetapi yang ada dipikirannya adalah Jo yang sedang menunggu di rumah.


Selama ini dia cukup bisa bertahan sehingga mereka tidak sampai lakukan hal yang tidak-tidak , Alexa ingin menghormati janji yang dibuatnya baik terhadap diri sendiri maupun janji terhadap Arya , walaupun saat ini ia berada di persimpangan yang rentan terluka.


Namun cukup banyak kebetulan kebetulan yang terjadi sejak mereka berkenalan sehingga dia mulai diombang-ambingkan oleh perasaannya sendiri.


Oh kenapa Cinta harus datang lagi ? ataukah ini yang sebenarnya ? yang pertama ?