LOVE FOREVER

LOVE FOREVER
PART 9



charles benar-benar merasa senang bahwa pemuda itu adalah anaknya dan dia mengira jika gadis disamping anaknya adalah calon menantunya..


charles terus menunggu pemuda itu sadar


tian mulai tersadar kepala nya terasa sangat pusing.tiba-tiba


"kamu sudah sadar nak"tersenyum


"anda siapa ?? syifa!"kaget


"saya charles.wanita yang kamu cari ada disampingmu "ramah


"syukurlah dia nggak papa "bernafas lega


"oh ya nak nama kamu siapa?? "


"nama saya christian om "


"nama yang bagus.nak tian boleh aku bertanya padamu? "


"boleh om,tanya apa ?? "


"kalau boleh tau siapa nama orang tua kandungmu? "


"saya juga nggak tau om.saya hanyalah anak angkat dari seorang supir pribadi dan kedua orang tua angkat saya juga meninggal sebelum saya tau siapa orang tua kandungku " tertunduk


seketika charles langsung memeluk tian


"saya ayahmu nak "menangis


"tunggu,maksud om?" melepas pelukan charles karna bingung


"ibumu bernama dessy dan aku adalah ayahmu. kemungkinan ibumu tidak menyadari sedang mengandungmu saat kami berpisah karna kakekmu tidak setuju " jelas charles


"benarkah!"


"benar nak kalau tidak percaya baca ini " menyerahkan hasil tes dna


tian benar-benar merasa bahagia.


"tapi kenapa ayah berpisah dengan ibu?"


"dulu kami............ " charles panjang lebar menjelaskan pada tian


" sekarang ibuku ada dimana?"


"ayah juga nggak tau? sekarang ayah sedang menyelidikinya "


" ngomong ngomong dia kekasihmu nak "


"hmmmm masih butuh perjuangan yah "menggaruk kepalanya yang tidak gatal


"bagus.terus berjuang pertahankan ok " menyemangati


"sip. oh iya Yah sebaiknya aku membawa nya pulang dulu pasti orang tuanya kawatir "


"baiklah nak hati-hati.. aku akan menyuruh hamdan mengantarmu pulang "


"terima kasih yah "memeluk ayahnya


tian pun menggendong syifa naik ke mobil


"komplek melati ya pak " ucap tian pada hamdan


"siap tuan "


setelah beberapa jam perjalanan akhirnya mereka sampai


dirumah, vino dan zahra sangat menghawatirkan syifa . karna polisi belum juga memberi kabar tentang keberadaan syifa dimana?.


tiba-tiba terdengar klakson mobil.vino dan zahra bergegas melihat keluar.


tian menggendong syifa masuk ke dalam rumah


vino pun mengambil alih menggendong syifa membawanya ke kamar syifa


"syifa bangun nak! "membangunkan syifa


syifa perlahan membuka matanya


"mah.. " ucap syifa lirih


"iya nak mama disini!apa ada yang sakit? " panik


"kepala syifa pusing mah "


"yaudah kamu istirahat aja! "


"oh ya ma dimana tian "dia teringat terakhir kali tian berusaha menenangkannya pada saat itu tapi malah dipukul oleh seseorang.


" tian ada diluar.tadi dia yang nganterin kamu pulang "


" aku mau nemuin tian mah " berusaha bangun


" nanti aja tunggu keadaaanmu stabil dulu "


" hmm yaudah deh " membaringkan tubuhnya kembali


zahra pun meninggalkan syifa untuk beristirahat.dia menghampiri tian dan vino diruang tamu yang sedang mengobrol.


tian menceritakan semuanya pada vino bahkan tian juga berencana memperkenalkan ayahnya pada orang tua syifa.


setelah itu tian kembali kerumah.


dia kira hamdan sudah pulang ternyata belum


"loh pak hamdan masih disini!? " ucap tian


"iya tuan muda.tuan besar meminta saya untuk menjaga tuan muda"


" nggak usah repot-repot pak saya bisa menjaga diri saya sendiri "


"maaf tuan muda tapi ini perintah tuan besar saya tidak bisa membantahnya "


"yasudah kalau begitu mari ikut saya masuk saya akan tunjukan kamar untuk pak hamdan"


" iya baik terima kasih tuan muda "


"pak hamdan ! " panggil tian


"iya tuan muda ada apa ?? "


"ayah saya itu seperti apa sih orang nya dan bekerja dalam bidang apa ?? "


"oh tuan besar,, orangnya sangat baik , dermawan ,bijaksana semuA pegawainya sangat menghormati tuan besar tapi semenjak beliau kehilangan ibunya tuan muda tuan besar jadi arogan dan jahat .saya sangat berharap dengan adanya tuan muda ,tuan besar dapat berubah seperti dulu "berharap


"oh begitu..baiklah pak saya akan berusaha membawa ayah kejalan yang benar " percaya diri


akhirnya mereka sampai dikamar pak hamdan.


tian meninggalkan hamdan sendiri agar bisa beristirahat..


hamdan menelpon charles untuk memberi tahu kabar tian.


"(hallo tuan.. tuan muda sudah sampai rumah dengan selamat tadi tuan muda juga mengantarkan gadis itu kerumahnyA)"


"( kerja bagus.. bagaimana pendapatmu saat bertemu orang tua gadis itu? )"


"( mereka sangat baik dan kayaknya mereka juga menyukai tuan muda )"


"( bagus.. lanjutkan pekerjaanmu jaga terus tian jangan sampai ada orang tau jika tian adalah putraku )"


" ( baik tuan )" ucap hamdan menutup ponselnya dan membaringkan tubuhnya ke kasur ..