
setiba nya Marcel dirumah. dia langsung membawa Anas ke kamar mandi nya dan mulai menyalakan sower air dingin untuk menyadarkan Anas.
"ckk sial kenapa tubuh pujaan hatiku begitu indah " tanpa sadar memperhatikan tubuh Anas yang terbasahi air
" ehh aku dimana ?" anas mulai sadar
" ada dirumah aku " tiba-tiba muncul dengan wajah yang polos
" bapak ngapain disini? dan kenapa saya basah begini ?" kebingungan
" karna ini rumah ku jadi saya disini . lain kali jangan minum apapun dari orang yang kamu kenal ok " berlalu pergi
" oh ya satu lagi . anggap rumah sendiri ok " berjalan keluar
wajah anas merona saat menyadari jika lekuk badannya terlihat jelas karna baju yang basah.
" ya ampunnn dia nggak apa-apaain gue kan " memeriksa tubuhnya . hingga ia tak menemukan keanehan Anas menghela nafas lega.
" syukurlah nggak terjadi apa-apa"
setelah membersihkan badan Anas keluar kamar mandi . dia mencoba mencari baju ganti tapi tak satupun yang muat dipakai nya.akhirnya Anas memutuskan untuk memakai kaos milik marcel.
dibawah Marcel membuat makan malam dan menaruhnya satu persatu ke meja.
Anas terlihat menuruni anak tangga . Marcel terpaku melihat Anas yang menggunakan kaos gombrong dan celana pendeknya.
"hmmm makasih ya pak sudah menolong saya " malu
" ya sama-sama. kalau dirumah panggil marcel saja. karna saya belum setua itu untuk menjadi bapak anda " tersenyum
" baik pak eh marcel " duduk dimeja makan
" mari makan. saya memasak ini kusus untuk anda " tersenyum
" hmm wah ini enak banget " memakan makanannya .
" hehehe nggak usah begitu memuji saya ini bukan apa-apa. masih banyak keahlian saya sebagai orang paling tampan didunia " penuh percaya diri
"ckk narsis nya mulai lagi dah "
" oh ya nona ini baju untuk anda ganti " menyodorkan sebuah gaun
" terima kasih pak. nanti akan saya kembalikan setelah saya mencuci nya " tersenyum
"arhggg kenapa dia begitu imut " berbunga-bunga
" tadi marcel ngomong apa ya ?"
" bukan apa-apa " tersenyum
" tolong ke komplek melati pak eh maksudku marcel " canggung
" loh bukannya rumahmu masih satu komplek dengan saya ya ?" bingung
" itu rumah ayah saya. tapi saya ingin kerumah ibu saya "
" baiklah " mulai melajukan mobil nya.
setibanya dirumah tian.
" sampai disini saja pak marcel " menuruni mobil
" baiklah. cepat istirahat besok datanglah tepat waktu "
" baik " berjalan masuk
marcel mulai pergi.didalam gerbang sudah ada tian yang tak sengaja melihat sang adik diantar seorang laki-laki.
" hayooo mamaaa anas punya pacar baru " berteriak masuk
" kakakkkk !!" kesal
" ada apa sih tian? jangan teriak-teriak!"
" Anas diantar cowok loh ma " menggoda Anas
" wah anak ibu sudah dewasa " tersenyum
" ihh ibu itu nggak bener ! dia itu cuma bos ku saja nggak lebih " jelas anas
" wah wah liat ini ma " menunjuk banrol baju yang lupa dilepas Anas
" Astaga 5 juta untuk sebuah gaun ?" terkagum-kagum
" ahh ibu ,kakak nyebelin " kesal dan masuk kamar
" seperti nya ibu akan segera mendapatkan menantu baru. aku akan mencari tahu asal usul nya " berbicara serius
" sudahlah itu urusan adikmu . tak usah ikut campur " menasehati
dikamar Anas berdecak kesal karna kakak dan ibunya terus saja menggoda nya. dia juga tak mengira jika gaun yang dia pakai begitu mahal.
"sebaiknya aku kembalikan besok " merapikan gaun tadi dan berganti gaun tidur .
pagi harinya dikantor Anas menemui marcel .
" permisi pak "